23 Juni Ada Hari Janda Internasional, Begini Sejarah dan Tujuan Peringatannya

Bagikan :
Hari Janda Internasional akan diperingati tanggal 23 Juni, berikut sejarah serta tujuan peringatan tersebut, foto ilustrasi (Pexels// Pixabay)

TUGUJOGJA – Setiap tanggal 23 Juni, masyarakat dunia akan memperingati Hari Janda Internasional atau International Widows’ Day.

Peringatan ini telah diresmikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi Nomor A/RES/65/189 yang berlaku sejak tahun 2011.

Mungkin tak semua orang mengetahui keberadaan hari penting ini.

Padahal, peringatan ini membawa pesan penting untuk memperjuangkan hak-hak serta pengakuan penuh bagi para janda di seluruh dunia.

Sejarah Hari Janda Internasional 23 Juni

Latar belakang lahirnya Hari Janda Internasional bermula dari perhatian PBB terhadap banyaknya permasalahan yang dihadapi para janda, terutama di negara berkembang.

Melansir laman resmi PBB, diketahui ada berbagai tantangan yang kerap dihadapi para janda.

Misalnya kemiskinan, kekerasan, kesehatan, hingga keterlibatan mereka dalam situasi konflik.

Para janda ini sering kali menjadi kelompok yang terpinggirkan dalam masyarakat.

Bagi mereka, kehilangan pasangan hidup bukan hanya menyisakan duka mendalam, tetapi juga memunculkan tantangan berat secara fisik, emosional, hingga sosial.

Bahkan tak jarang mereka harus menghadapi stigma negatif, isolasi sosial, dan kesulitan ekonomi akibat hilangnya tulang punggung keluarga.

Baca juga  BMKG DIY Deteksi Siklon 93S, Gelombang Setinggi 4 Meter Berpotensi Hantam Pesisir Selatan Gunungkidul

Tujuan Peringatan Hari Janda Internasional

Peringatan Hari Janda Internasional ditujukan untuk mengangkat suara, pengalaman, serta perjuangan para janda, sekaligus mendorong dunia agar memberikan dukungan nyata yang mereka perlukan.

Kemudian diharapkan mampu menghapus stigma sosial, diskriminasi, dan praktik berbahaya yang seringkali menimpa para janda.

Peringatan ini juga sejalan dengan komitmen global dalam upaya menghapus segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan.

Tak Sekadar Simbolik

Jadi kesimpulannya, Hari Janda Internasional menjadi momen penting bagi masyarakat dunia untuk menyadari betapa besar peran dan kontribusi janda dalam kehidupan sosial.

Dengan adanya kampanye ini, maka diharapkan masyarakat semakin peka terhadap ketidakadilan yang sering mereka alami.

Mulai dari keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan, kesulitan ekonomi, risiko kekerasan yang meningkat dan lain sebagainya.

Dan melalui peringatan ini, masing-masing individu serta lembaga diharapkan dapat ikut serta menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung, sehingga para janda dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak, bermartabat, dan sejahtera.***

toto slot

slot gacor

togel online

Baca juga  Perbedaan Magang Berdampak dan Magang Merdeka: Tujuan Sama tapi Beda Pendekatan

situs slot

situs togel

situs toto

toto togel

toto togel

situs gacor

link gacor

situs togel

situs slot

situs toto

toto togel

situs togel

link togel

situs slot

toto togel

bandar togel

situs toto

link slot

situs gacor

toto slot

situs slot

link slot

situs gacor

link slot

situs slot

toto togel

toto slot

situs slot

toto slot

toto togel

situs slot

situs toto

togel online

toto 4d

link gacor

link togel

situs togel

Berita Terbaru

kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai

IMG_3413

UC Hotel UGM Tawarkan Ruang Meeting Jogja dan Paket Meeting Terjangkau di Lokasi Strategis