38 Persen Jalan Kabupaten di Gunungkidul Masih Rusak, Pemkab Intensifkan Penambalan Jelang Mudik Lebaran 2026

Bagikan :
Potret salah satu ruas jalan di Gunungkidul menjelang arus mudik Lebaran 2026. (Ist)

TUGUJOGJA – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengintensifkan program penambalan jalan menjelang arus mudik Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan karena sekitar 38 persen kondisi jalan kabupaten di wilayah tersebut masih dalam kondisi rusak.

Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul menyatakan pemeliharaan jalan akan dilakukan hingga H-1 Lebaran.

Upaya tersebut bertujuan mengurangi potensi gangguan perjalanan dan risiko kecelakaan ketika volume kendaraan meningkat pada musim mudik.

Program penanganan cepat ini difokuskan pada titik-titik kerusakan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Kondisi Jalan Kabupaten yang Rusak Masih 38 Persen

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul masih menghadapi persoalan infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya berada dalam kondisi baik. Berdasarkan data DPUPRKP, total panjang jalan kabupaten di wilayah tersebut mencapai 1.086,144 kilometer.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, menyampaikan bahwa jalan yang masuk kategori mantap baru mencapai sekitar 62 persen dari total panjang jalan kabupaten.

Dengan demikian, masih terdapat sekitar 38 persen ruas jalan yang berada dalam kondisi rusak dengan tingkat kerusakan berbeda.

โ€œUntuk yang 38 persen, kondisinya masih rusak dengan skala berat, ringan hingga sedang,โ€ ujar Wadiyana.

Baca juga  Kepergok Warga Saat Curi 3 Kotak Infaq dan Sangkar Burung Murai, Dua Pelaku di Bantul Mengaku Terpaksa untuk Menebus Motor Gadai

Menurutnya, pemerintah daerah terus melakukan upaya perbaikan jalan secara bertahap setiap tahun.

Namun, pelaksanaan peningkatan kualitas jalan tersebut harus menyesuaikan kemampuan anggaran daerah yang tersedia.

Perbaikan Jalan Dilakukan Bertahap

Wadiyana menjelaskan bahwa Pemkab Gunungkidul tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam upaya memperbaiki kondisi jalan kabupaten.

Pemerintah daerah juga berupaya mendapatkan dukungan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat untuk mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan.

Pemkab Gunungkidul secara aktif mengajukan bantuan kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta pemerintah pusat untuk membantu penanganan ruas jalan yang membutuhkan perbaikan lebih besar.

โ€œBerbagai cara terus kami lakukan agar kondisi jalan kabupaten bisa masuk kategori mantap sehingga tidak membahayakan bagi pengguna jalan,โ€ kata Wadiyana.

Upaya tersebut menjadi bagian dari program jangka panjang pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di wilayah Gunungkidul.

Penambalan Jalan Difokuskan Jelang Mudik Lebaran

Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan menghadapi arus mudik Idulfitri 2026.

Baca juga  Kota Yogyakarta Siap Bergabung dalam Proyek Danantara: Ubah Sampah jadi Energi Listrik, Ubah Masalah jadi Berkah

Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan pengecekan kondisi ruas jalan kabupaten serta menyiapkan penanganan cepat terhadap titik kerusakan.

Menurutnya, perbaikan yang dilakukan menjelang Lebaran bukan merupakan proyek peningkatan jalan berskala besar.

Pemerintah daerah hanya melakukan pemeliharaan ringan berupa penambalan pada titik-titik kerusakan.

โ€œKalau perbaikan skala besar baru dimulai pada triwulan kedua 2026. Sedangkan untuk menyambut mudik hanya dilakukan pemeliharaan dengan cara ditambal,โ€ jelas Rakhmadian.

Langkah tersebut dilakukan agar kondisi jalan tetap dapat dilalui dengan aman oleh pengguna jalan selama periode mudik.

Anggaran Pemeliharaan Jalan Rp1,5 Miliar

DPUPRKP Gunungkidul mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk kegiatan pemeliharaan jalan secara swakelola.

Anggaran tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan pemeliharaan jalan sepanjang tahun anggaran berjalan.

Namun menjelang Lebaran, program penambalan jalan menjadi prioritas karena diperkirakan terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan.

โ€œTapi menjelang Lebaran akan kami intensifkan program penambalan jalan. Tujuannya untuk memberikan dukungan terhadap kelancaran saat musim mudik tiba,โ€ ujar Rakhmadian.

Penyisiran Jalan Rusak Dilakukan Selama 15 Hari

DPUPRKP Gunungkidul juga mulai melakukan penyisiran terhadap ruas jalan yang mengalami kerusakan.

Baca juga  Daftar Lokasi Pasar Hewan di Jogja untuk Persiapan Kurban Idul Adha 2026

Tim teknis diturunkan ke lapangan untuk memetakan titik-titik kerusakan seperti lubang atau permukaan jalan yang berpotensi membahayakan pengendara.

Proses penambalan jalan diperkirakan berlangsung selama sekitar 15 hari.

โ€œKita alokasikan waktu selama 15 hari untuk penambalan jalan. Tapi yang ditangani hanya yang berstatus jalan kabupaten sesuai dengan kewenangan yang dimiliki,โ€ kata Rakhmadian.

Penanganan tersebut difokuskan pada ruas jalan yang berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten.

Penanganan Infrastruktur untuk Mendukung Mobilitas

Arus mudik setiap tahun menjadi salah satu momentum penting bagi daerah, termasuk Kabupaten Gunungkidul yang dilalui jalur menuju sejumlah kawasan wisata di wilayah selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kondisi infrastruktur jalan dinilai berpengaruh terhadap keselamatan pengguna jalan serta kelancaran mobilitas masyarakat.

Selain itu, kondisi jalan juga berkaitan dengan aktivitas ekonomi di daerah yang dilalui jalur transportasi tersebut.

Dengan program penambalan jalan yang dilakukan hingga menjelang Lebaran 2026, pemerintah daerah berupaya memastikan perjalanan masyarakat yang melintas di wilayah Gunungkidul tetap berjalan dengan aman.

Berita Terbaru

kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13โ€“19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogjaโ€“Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Soloโ€“Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai

IMG_3413

UC Hotel UGM Tawarkan Ruang Meeting Jogja dan Paket Meeting Terjangkau di Lokasi Strategis