7 Hewan Ternak di Gunungkidul Mati, 6 Positif Terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Bagikan :
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Retna Widiastuti/Foto: Pemkab Gunungkidul

TUGUJOGJA– Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul melaporkan tujuh ekor hewan ternak mati pada bulan Januari 2026.

Hasil uji laboratorium mengonfirmasi bahwa enam ekor ternak positif terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), sedangkan satu ekor terdeteksi menderita penyakit parasit darah.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Retna Widiastuti, menjelaskan bahwa ketujuh hewan ternak tersebut berasal dari beberapa wilayah berbeda.

“Ternak yang mati berasal dari Kedangsari, Ngawen, Semin, dan Gombang Ponjong. Dua UPT Puskesmas di wilayah tersebut melaporkan kejadian kematian ternak ini,” ungkap Retna.

Retna menambahkan, pemerintah kabupaten segera memberikan bantuan penggantian ternak sapi kepada para peternak yang terdampak.

Besaran kompensasi berbeda-beda berdasarkan umur ternak. Sapi berusia di atas dua tahun mendapatkan Rp5 juta per ekor, sapi berumur 1–2 tahun menerima Rp3,5 juta, dan sapi di bawah satu tahun diberikan bantuan Rp1,5 juta.

“Dana bantuan ini bertujuan untuk meringankan kerugian peternak sekaligus menekan penyebaran PMK,” kata Retna.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Penyakit Mulut dan Kuku sudah menjadi penyakit endemis di wilayah kabupaten ini.

Baca juga  Tembus 1 Juta? Segini Besaran Denda Tilang Operasi Patuh Progo 2025

Kasus PMK biasanya meningkat pada bulan November hingga Desember ketika curah hujan tinggi, dan mulai menurun pada Januari.

“Vaksinasi ternak tetap kami lakukan secara berkala sebagai langkah perlindungan. Kami juga mendorong masyarakat untuk segera melaporkan kasus ternak sakit atau mati melalui aplikasi Lapor Truk EEE, yang memudahkan petugas mengendalikan penyebaran penyakit dan mencegah konsumsi bangkai ternak,” tambah Retna.

Dinas mencatat beberapa lokasi terdampak PMK di Gunungkidul.

  • Sambeng, Sambirejo, Ngawen
  • Guyangan Lor, Mertelu, Gedangsari
  • Dringo, Bendung, Semin
  • Tobong, Sambirejo, Ngawen
  • Keburuan Kidul, Gombang, Ponjong
  • Sambeng, Sambirejo, Ngawen
  • Hargosari Tegalrejo, Gedangsari

Retna menegaskan, pemerintah terus memantau wilayah terdampak dan melakukan vaksinasi secara bertahap. Langkah ini akan menekan angka kematian ternak akibat PMK sekaligus melindungi stabilitas peternakan di Gunungkidul.

“Peternak diharapkan segera melaporkan ternak yang sakit melalui petugas atau aplikasi digital. Dengan koordinasi yang baik, kita bisa mencegah penyebaran lebih luas dan menjaga kesehatan hewan ternak di Kabupaten Gunungkidul,” tutup Retna. (ef linangkung)

Baca juga  Pemkab Gunungkidul Gelar Lagi Tradisi “Ngguyang Sapi Neng Tlogo”, Tetapkan Dua Kebijakan Baru untuk Peternakan

bandar togel

link gacor

toto togel

monperatoto

monperatoto

link gacor

situs togel

toto togel

toto togel

slot gacor

situs togel

link gacor

monperatoto

monperatoto

monperatoto

situs toto

monperatoto

toto slot

slot

situs toto

monperatoto

monperatoto

monperatoto

Berita Terbaru

fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus
Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret di Jogja
Fakta Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret, Simbol Perlawanan Indonesia yang Mendunia
Fenomena Kekeringan Gunungkidul
Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

6129583033871878726

Ketika Display Kebudayaan Menambah Meriah Upacara Penurunan Bendera di Istana Negara Yogyakarta