Banyak Wisatawan Batalkan Kunjungan ke Goa Pindul usai Dispar DIY Sebut 18 Destinasi Rawan Longsor, Pengelola: Pernyataan Pejabat Ngawur tanpa Dasar!

Bagikan :
Aktivitas wisata susur goa di Goa Pindul yang terdampak pembatalan trip. (Eln)

TUGUJOGJASituasi pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendadak memanas setelah Dinas Pariwisata (Dispar) DIY merilis daftar 18 destinasi wisata rawan longsor.

Publikasi resmi tersebut langsung memicu efek berantai: wisatawan panik, batal berlibur, dan pengelola objek wisata menanggung kerugian besar.

Salah satu yang paling terdampak adalah Goa Pindul, destinasi susur goa yang selama bertahun-tahun menjadi ikon wisata Gunungkidul.

Pengelola mengaku terpukul berat setelah wisatawan berbondong-bondong membatalkan perjalanan mereka akibat melihat pemberitaan viral terkait pernyataan Dispar DIY.

Ratusan Wisatawan Membatalkan Trip, Dampak Menghantam Pengelola

Arif Sulistyo, operator wisata Dewa Bejo, mengungkapkan bahwa ia mulai melihat โ€œjejak kerusakanโ€ dari pernyataan tersebut di media sosial. Publik yang membaca berita itu langsung menghubungkan Goa Pindul dengan ancaman bencana.

“Saya mencatat 300 orang membatalkan perjalanan ke Goa Pindul untuk tanggal 12, 18, 24, dan 25 Desember 2025. Untuk bulan Desember, jumlah itu sangat banyak,โ€ keluh Arif.

Para wisatawan tidak hanya membatalkan, namun juga menuntut pengembalian uang muka yang telah mereka bayarkan. Rombongan keluarga hingga komunitas wisata mengurungkan niatnya karena takut terseret longsor ketika sedang berlibur.

Baca juga  Disundul dari Belakang saat Menunggu Lampu Merah, Siswi di Gunungkidul Dilarikan ke Rumah Sakit

Momentum pembatalan tersebut memuncak saat publik masih terbayang bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh dan Sumatera. Kekhawatiran massal itu pun merembet ke destinasi-destinasi di DIY, salah satunya Goa Pindul.

Tangkapan layar unggahan viral dan pesan percakapan wisatawan membatalkan kunjungan ke Goa Pindul. (Ist)

Pelaku Wisata Menilai Pernyataan Dispar DIY tanpa Kajian Lapangan

Arif menyatakan bahwa pernyataan Dispar DIY tidak hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga tanpa dasar ilmiah. Sebagai pejabat harusnya mengeluarkan statement dengan dasar yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Pernyataannya ngawur. Tidak ada kajian akademis. Sejak 2010 kami membuka Goa Pindul, belum pernah ada ahli geologi yang datang meneliti struktur bebatuan di sini. Padahal ahli di DIY banyak,โ€ tegasnya.

Menurut Arif, pemerintah semestinya melakukan kajian lapangan lebih dahulu sebelum merilis pernyataan resmi mengenai tingkat kerawanan bencana suatu destinasi.

Ia juga menegaskan bahwa efek domino dari pernyataan tersebut mengancam rantai ekonomi lokal.

“Dampaknya berantai ke UMKM, restoran, penginapan, hingga transportasi. PAD Gunungkidul sebagian besar berasal dari sektor pariwisata,โ€ tambahnya.

Ketegangan Masih Berlanjut: Pengelola Desak Dispar DIY Klarifikasi

Pengelola Goa Pindul kini menunggu langkah resmi dari Dispar DIY. Mereka berharap pemerintah segera memberikan klarifikasi agar tidak terjadi gelombang pembatalan yang lebih besar, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Baca juga  Harga Tiket HeHa Sky View 2026 dan Jam Buka Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

“Kami menunggu klarifikasi. Jangan sampai satu pernyataan merusak ekosistem pariwisata yang sudah kami bangun bertahun-tahun,” tuturnya.

BUMDes Goa Pindul Turut Mengecam Pernyataan Pejabat

Ketua BUMDes pengelola Goa Pindul, Saryanto, membenarkan gelombang pembatalan tersebut. Ia menyesalkan langkah pejabat yang menurutnya terburu-buru dan tidak mempertimbangkan dampak ekonomi.

“Pejabat menyampaikan pernyataan yang tidak bijak dan tidak bertanggung jawab,โ€ ujarnya dengan nada kecewa.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menggelar rapat internal untuk memetakan dampak kerugian dan mengevaluasi langkah berikutnya.

Inilah Daftar 18 Destinasi DIY yang Disebut Rawan Longsor oleh Dispar DIY

Berikut daftar lengkap destinasi wisata yang Dispar DIY sebut rawan longsor saat musim hujan:

  1. Puncak Suroloyo
  2. Sendangsono
  3. Embung Tonogoro
  4. Nglinggoโ€“Tritis
  5. Tumpeng Menoreh
  6. Puncak Widosari
  7. Goa Pindul
  8. Kalisuci
  9. Goa Jomblang
  10. Dewi Wukirsari
  11. HeHa Sky View
  12. Bukit Bintang
  13. Mangunan (Becici dan Pengger)
  14. Air Terjun Sri Gethuk
  15. Imogiri
  16. Dewi Jatimulyo
  17. Dewi Tinalah
  18. Nglanggeran

 

Dispar DIY merilis daftar tersebut dalam Forum Wartawan di Gedung DPRD DIY pada Rabu (3/12). Sekretaris Dispar DIY, Lis Dwi Rahmawati, menjelaskan bahwa wilayah-wilayah tersebut memiliki rekam jejak historis sebagai kawasan rawan bencana sehingga membutuhkan pengamanan ekstra saat musim hujan.

Baca juga  5 Tempat Wisata Air di Gunungkidul: Lagi Hits, Pilihan Tepat untuk Liburan Long Weekend

Dispar DIY Klaim Sudah Koordinasi dengan BPBD dan Pelaku Wisata

Lis menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD DIY, Satpol PP, dan pelaku wisata untuk memastikan keamanan wisatawan.

“Kami berproses. Fokus kami adalah menghadirkan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan, terutama saat potensi bencana meningkat,โ€ jelasnya.

Meski demikian, pernyataan tersebut tidak serta-merta meredam polemik karena pengelola menilai penyampaian tentang risiko bencana tanpa kajian spesifik akan memicu kepanikan publik. (Ef Linangkung)

toto togel

situs toto

situs togel

toto togel

link togel

situs toto

situs slot

rtp slot

link togel

slot resmi

toto slot

togel online

slot gacor hari ini

bandar togel

toto togel

slot online

situs gacor

slot online

link slot

link gacor

togel online

link slot

situs slot

slot resmi

toto togel

link toto

slot online

slot gacor

situs togel

togel online

link slot

situs toto

Berita Terbaru

raperda hpr
Terungkap 126 Anjing Dibunuh per Hari, DIY Resmi Larang Perdagangan Hewan Penular Rabies untuk Pangan
kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13โ€“19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogjaโ€“Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Soloโ€“Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai

IMG_3413

UC Hotel UGM Tawarkan Ruang Meeting Jogja dan Paket Meeting Terjangkau di Lokasi Strategis