
TUGUJOGJA – Cek hitungan mundur Ramadhan 2026 lengkap dengan perkiraan awal puasa, durasi Ramadhan, penetapan pemerintah dan Muhammadiyah, cara memasang widget hitung mundur, hingga jadwal libur Idul Fitri 2026.
Menjelang pergantian tahun, perhatian umat Islam mulai tertuju pada satu momen penting, yakni datangnya bulan suci Ramadhan 2026. Bulan penuh berkah ini selalu dinanti karena menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, memperbaiki diri, serta mempererat kebersamaan dengan keluarga dan sesama.
Antusiasme menyambut Ramadhan biasanya diiringi dengan berbagai persiapan, mulai dari kesiapan fisik dan mental, pengaturan aktivitas harian, hingga perencanaan kebutuhan selama menjalankan ibadah puasa. Tidak heran jika pertanyaan mengenai sisa hari menuju Ramadhan 2026 mulai banyak dicari.
Hitungan Mundur Menuju Ramadhan 2026
Berdasarkan perhitungan astronomi, awal Ramadhan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Jika dihitung sejak Sabtu, 13 Desember 2025, maka jarak menuju hari pertama puasa tersisa sekitar 67 hari.
Meski demikian, perlu dipahami bahwa tanggal awal Ramadhan belum bersifat final. Penetapan resmi awal bulan puasa tetap menunggu hasil sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Sidang ini akan mempertimbangkan data hisab dan hasil rukyatul hilal dari berbagai wilayah di Indonesia sebelum menentukan 1 Ramadhan secara resmi.
Penetapan Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah
Sementara itu, Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid telah menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah berdasarkan metode hisab hakiki kontemporer dan Kalender Hijriah Global Tunggal. Dalam penetapan tersebut, 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026.
Menurut perhitungan ini, puasa Ramadhan 2026 diperkirakan berlangsung selama 29 hari dan akan berakhir pada 19 Maret 2026. Setelah itu, umat Islam akan memasuki masa perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Cara Memasang Widget Hitung Mundur Ramadhan 2026 di Ponsel
Agar lebih mudah memantau sisa waktu menuju Ramadhan, banyak orang memilih menggunakan widget hitung mundur di layar ponsel. Fitur ini membantu pengguna melihat jumlah hari tersisa setiap kali membuka layar utama.
Berikut panduan pemasangan widget hitung mundur Ramadhan 2026 di ponsel.
Untuk pengguna Android:
Buka Play Store dan cari aplikasi Countdown Widget atau Islamic Calendar Widget
Unduh dan pasang aplikasi yang diinginkan
Buka aplikasi lalu buat hitungan mundur baru dengan target tanggal 18 Februari 2026
Beri judul seperti Ramadhan 1447 Hijriah atau Puasa 2026
Tekan dan tahan layar utama ponsel
Pilih menu Widget dan cari widget dari aplikasi yang telah diinstal
Seret widget ke layar utama dan atur tampilannya sesuai kebutuhan
Untuk pengguna iPhone:
Unduh aplikasi Islamic Calendar atau Muslim Pro melalui App Store
Buka aplikasi dan aktifkan fitur widget hitung mundur
Atur target tanggal ke 18 Februari 2026
Kembali ke layar utama dan tekan lama area kosong
Ketuk ikon tambah di pojok kiri atas
Cari aplikasi yang telah diinstal dan pilih ukuran widget
Tambahkan widget dan sesuaikan posisinya
Dengan widget ini, persiapan menyambut Ramadhan bisa dilakukan lebih terarah karena hitungan mundur selalu terlihat.
Perkiraan Jadwal Libur Idul Fitri 2026
Selain menantikan awal Ramadhan, masyarakat juga mulai mencari informasi terkait libur Idul Fitri 2026. Pemerintah telah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri.
Berdasarkan surat keputusan tersebut, Idul Fitri 2026 diproyeksikan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Adapun rincian liburnya sebagai berikut:
- Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
- Sabtu, 21 Maret 2026: Libur nasional Idul Fitri hari pertama
- Minggu, 22 Maret 2026: Libur nasional Idul Fitri hari kedua
- Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
- Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
Menariknya, rangkaian libur Lebaran 2026 ini berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi. Kondisi tersebut berpotensi menciptakan libur panjang hingga sekitar satu minggu, tergantung pada kebijakan cuti tambahan di masing-masing instansi dan perusahaan.
Dengan mengetahui perkiraan awal Ramadhan, durasi puasa, serta jadwal libur Idul Fitri sejak dini, masyarakat dapat menyusun rencana ibadah, aktivitas keluarga, hingga perjalanan mudik dengan lebih matang.
***