
TUGUJOGJA – Harga emas Antam di Pegadaian pada 12 Juni 2026 turun dibanding sehari sebelumnya. Simak daftar harga terbaru, buyback, serta faktor global yang memengaruhi pergerakan emas hari ini.
Bagi sebagian orang, harga emas yang turun justru menjadi kabar baik. Saat banyak instrumen investasi bergerak tidak menentu, emas masih menjadi pilihan favorit untuk menyimpan nilai aset dalam jangka panjang. Nah, pada perdagangan Jumat, 12 Juni 2026, harga emas Antam di Pegadaian kembali mengalami koreksi setelah sebelumnya berada di level yang lebih tinggi.
Penurunan ini langsung menarik perhatian para investor maupun masyarakat yang sedang mempertimbangkan membeli logam mulia. Sebab, setiap perubahan harga emas sering kali menjadi momentum yang dinanti untuk menentukan waktu terbaik membeli atau menjual.
Harga Emas Antam di Pegadaian Turun Rp 25.000 per Gram
Berdasarkan data terbaru dari Galeri 24 Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp 2.797.000. Angka tersebut turun Rp 25.000 dibandingkan harga pada Kamis, 11 Juni 2026, yang tercatat sebesar Rp 2.822.000 per gram.
Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga jual kembali juga menjadi perhatian. Untuk emas Antam ukuran 1 gram, buyback hari ini berada di level Rp 2.482.000.
Meski mengalami penurunan, harga emas saat ini masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan posisi awal tahun. Hal ini menunjukkan bahwa logam mulia tetap menjadi aset yang diminati di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global.
Daftar Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini
Berikut rincian harga emas Antam di Pegadaian per Jumat, 12 Juni 2026:
- 0,5 gram: Rp 1.451.000
- 1 gram: Rp 2.797.000
- 2 gram: Rp 5.531.000
- 3 gram: Rp 8.271.000
- 5 gram: Rp 13.749.000
- 10 gram: Rp 27.441.000
- 25 gram: Rp 68.471.000
- 50 gram: Rp 136.859.000
- 100 gram: Rp 273.637.000
Sementara harga buyback emas Antam di Pegadaian adalah:
- 0,5 gram: Rp 1.241.000
- 1 gram: Rp 2.482.000
- 2 gram: Rp 4.965.000
- 3 gram: Rp 7.447.000
- 5 gram: Rp 12.412.000
- 10 gram: Rp 24.825.000
- 25 gram: Rp 61.759.000
- 50 gram: Rp 123.519.000
- 100 gram: Rp 247.039.000
Harga Emas Antam di Logam Mulia Justru Menguat
Menariknya, harga emas Antam di butik Logam Mulia menunjukkan arah berbeda. Pada Jumat pagi, emas Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.709.000 atau naik Rp 20.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Sementara harga buyback di Logam Mulia melonjak lebih tinggi, yakni naik Rp 55.000 menjadi Rp 2.450.000 per gram.
Perbedaan harga antara Pegadaian dan Logam Mulia merupakan hal yang lumrah karena masing-masing lembaga memiliki mekanisme penetapan harga serta biaya operasional yang berbeda.
Emas Dunia Masih Jadi Penentu Utama
Pergerakan harga emas dalam negeri tidak bisa dilepaskan dari kondisi pasar global. Pada perdagangan internasional, harga emas sempat menguat tajam lebih dari 3 persen setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Pasar sempat dikejutkan oleh aksi militer terbaru Amerika Serikat terhadap Iran yang mendorong investor memburu aset safe haven seperti emas.
Namun, situasi kemudian berbalik setelah muncul optimisme mengenai peluang tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran. Harapan tersebut membuat minat investor terhadap aset berisiko kembali meningkat sehingga harga emas mengalami tekanan.
Pada Jumat pagi, harga emas dunia tercatat berada di level 4.191,75 dollar AS per ons, turun sekitar 0,50 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Kebijakan Bank Sentral Ikut Menekan Harga Emas
Selain faktor geopolitik, kebijakan bank sentral juga menjadi sorotan utama pasar.
Bank Sentral Eropa (ECB) baru saja menaikkan suku bunga acuannya untuk pertama kali sejak 2023. Langkah tersebut diikuti dengan peningkatan proyeksi inflasi untuk beberapa tahun ke depan.
Di Amerika Serikat, data terbaru menunjukkan harga produsen naik 6,5 persen secara tahunan pada Mei 2026. Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa Federal Reserve masih berpeluang menaikkan suku bunga kembali.
Ketika ekspektasi suku bunga meningkat, emas biasanya menghadapi tekanan karena investor cenderung melirik instrumen yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi.
Saatnya Beli atau Tunggu?
Pertanyaan ini mungkin sedang muncul di benak banyak orang. Jawabannya sangat bergantung pada tujuan investasi masing-masing.
Jika tujuan Anda adalah investasi jangka panjang, koreksi harga seperti saat ini sering dianggap sebagai kesempatan untuk menambah kepemilikan secara bertahap. Strategi membeli secara berkala atau dollar cost averaging juga bisa membantu mengurangi risiko akibat fluktuasi harga harian.
Namun bagi investor yang mengejar keuntungan jangka pendek, pergerakan harga emas global dan kebijakan bank sentral masih perlu dicermati karena berpotensi memicu volatilitas dalam beberapa waktu ke depan.
Yang jelas, emas masih mempertahankan statusnya sebagai salah satu aset pelindung nilai yang paling diminati ketika kondisi ekonomi dan geopolitik dunia belum sepenuhnya stabil.
***