
TUGUJOGJA โ Lautan manusia membanjiri stasiun-stasiun utama di wilayah Daerah Operasi 6 (Daop 6) Yogyakarta sepanjang longweekend peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Data resmi mencatat, sebanyak 219.400 penumpang naik-turun kereta api selama periode 4โ7 September 2025.
Jumlah ini melonjak 37 persen dibanding longweekend sebelumnya pada 28โ31 Agustus 2025 yang hanya mencatat 159.908 penumpang.
Atmosfer hiruk-pikuk perjalanan terasa sejak hari pertama longweekend. Ratusan ribu penumpang memadati Stasiun Yogyakarta, Solo Balapan, hingga Lempuyangan.
Pemandangan antrean panjang di pintu masuk, suara pengumuman keberangkatan, dan deru lokomotif yang silih berganti melintas seolah menegaskan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat.
Feni Novida Saragih, Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, menegaskan bahwa lonjakan ini membuktikan kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI.
Secara total selama periode longweekend minggu ini, KAI Daop 6 berhasil melayani 219.400 penumpang naik dan turun, dengan rincian 106.534 penumpang berangkat dan 191.819 penumpang datang di Daop 6 Yogyakarta.
“Kenaikan volume penumpang kali ini cukup signifikan, menunjukkan animo masyarakat yang meningkat dalam bepergian dengan KA memanfaatkan momen longweekend kali ini,โ ujar Feni.
Ia menambahkan, KAI berkomitmen menjaga kualitas pelayanan meski jumlah penumpang melonjak tajam. Pihaknya terus menghadirkan perjalanan yang selamat, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan.
Stasiun Utama Jadi Pusat Mobilitas
Lonjakan arus penumpang paling besar terjadi di tiga stasiun utama Daop 6 yang berperan sebagai simpul transportasi antarmoda.
Penumpang Berangkat:
- Stasiun Yogyakarta: 46.849 penumpang
- Stasiun Solo Balapan: 22.735 penumpang
- Stasiun Lempuyangan: 21.018 penumpang
Penumpang Datang:
- Stasiun Yogyakarta: 49.254 penumpang
- Stasiun Solo Balapan: 25.105 penumpang
- Stasiun Lempuyangan: 21.892 penumpang
Data tersebut menegaskan bahwa Stasiun Yogyakarta masih menjadi magnet utama pergerakan penumpang di wilayah Daop 6. Sementara Solo Balapan dan Lempuyangan berperan vital dalam menghubungkan mobilitas masyarakat Solo, Sleman, dan sekitarnya.
Momentum Liburan Maulid Nabi
Suasana longweekend kali ini terasa berbeda. Masyarakat memanfaatkan momentum Maulid Nabi untuk pulang kampung, berwisata, maupun sekadar berlibur ke Yogyakarta dan Solo.
Pergerakan penumpang yang menumpuk sejak subuh hingga larut malam menggambarkan bagaimana kereta api tetap menjadi pilihan utama karena tarifnya terjangkau, waktu tempuh kompetitif, dan kenyamanan terus meningkat.
KAI Daop 6 juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar terhindar dari kehabisan tiket. Pihaknya menyediakan berbagai promo tarif yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian lebih hemat.
“Kami ingin memastikan setiap perjalanan dengan kereta api tetap nyaman, menyenangkan, dan selamat,โ tutup Feni.