
TUGUJOGJA – Kemenag Kalteng mengusulkan 375 formasi CPNS 2026. Simak rincian kebutuhan, tahapan dari BKN, dan kapan seleksi kemungkinan dibuka.
Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah mengusulkan ratusan formasi untuk kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026. Usulan ini mencakup berbagai posisi strategis, mulai dari guru madrasah hingga penghulu.
Langkah tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat, apakah ini menjadi sinyal bahwa rekrutmen CPNS 2026 akan segera dibuka dalam waktu dekat.
Usulan 375 Formasi dari Kemenag Kalteng
Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, Yusi Abdhian, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan kebutuhan formasi ASN sesuai dengan surat resmi dari pusat.
“Usulan yang kami sampaikan berjumlah 375 formasi, terdiri dari 140 guru, 121 penyuluh agama, 56 penghulu, dan 58 formasi lagi untuk formasi jenis lainnya,” beber Yusi saat dihubungi Kompas.com, Jumat (17/4/2026).
Pengusulan ini merujuk pada Surat Kepala Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI Nomor: B-015568/B.II/KP.00.1/03/2026 tanggal 25 Maret 2026 tentang pembahasan pengusulan formasi ASN Tahun Anggaran 2026.
Kebutuhan Pegawai Masih Tinggi
Yusi mengakui bahwa kebutuhan pegawai di lingkungan Kemenag Kalteng masih cukup besar, khususnya untuk posisi penyuluh agama, penghulu, dan tenaga pendidik di madrasah.
Kondisi tersebut menjadi dasar utama pengajuan formasi dalam jumlah signifikan, guna mendukung pelayanan keagamaan dan pendidikan di wilayah tersebut.
Meski demikian, hingga saat ini pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait jumlah formasi yang akan disetujui.
“Yang jelas untuk CPNS, kami menunggu resminya dari Menpan RB terkait kapan dibuka, jumlah formasi dan proses seleksinya,” kata dia.
Jadwal CPNS 2026 Mengacu Pemerintah Pusat
Sebagai instansi vertikal, Kanwil Kemenag Kalteng menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi CPNS akan mengikuti petunjuk teknis (Juknis) dari pemerintah pusat.
Mulai dari pengumuman formasi, pendaftaran, hingga seleksi, semuanya akan ditentukan oleh kebijakan Kementerian PAN-RB dan instansi terkait lainnya.
Yusi juga mengimbau masyarakat yang berminat mengikuti seleksi CPNS untuk terus memantau informasi resmi.
“Ketika formasi dibuka, mendaftar lewat situs resmi SSCASN, persiapan paling utama adalah data diri sesuai identitas harus resmi terdaftar dan update/sinkron antara data identitas KTP dengan data dukcapil,” jelasnya.
Persiapan Pelamar: Perhatikan Data dan Kualifikasi
Selain memastikan data identitas valid, pelamar juga diingatkan untuk menyesuaikan kualifikasi pendidikan dengan formasi yang dilamar.
Menurut Yusi, kesesuaian antara ijazah, Nomor Induk Kependudukan (NIK), serta kelengkapan administrasi menjadi faktor penting dalam proses seleksi.
“Jika semua sudah memenuhi syarat, persiapkan diri untuk mengikuti SKD dan SKB. Ujian SKD secara online dengan CAT BKN (TWK, TIU, TKP),” bebernya.
Tahapan Nasional Penyusunan Formasi ASN 2026
Sementara itu, Badan Kepegawaian Negara menjelaskan bahwa proses penyusunan kebutuhan ASN 2026 telah berjalan sejak tahun sebelumnya.
Direktur Perencanaan Kebutuhan ASN BKN, Muhammad Ridwan, menyebut bahwa seluruh instansi telah mengajukan kebutuhan sejak 2025.
“Formasi atau perencanaan kebutuhan formasi tahun ini, atau 2026,” kata Ridwan dikutip dari YouTube #ASNPelayanPublik, Senin (20/4/2026).
Ia menambahkan bahwa pengajuan dilakukan melalui sistem eSASN, yang kemudian diverifikasi oleh BKN sebelum diserahkan kepada Kementerian PAN-RB.
“Pada akhir Maret 2025, teman-teman di instansi menyampaikan perencanaan kebutuhan instansinya ke BKN melalui sistem yang kami sebut sebagai eSASN layanan perencanaan,” ujarnya.
Potensi Pengumuman Formasi pada Mei 2026
Ridwan menjelaskan bahwa setelah melalui proses verifikasi dan koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Keuangan, formasi nasional akan ditetapkan.
Proses tersebut mencakup penilaian kemampuan anggaran negara, baik melalui APBN maupun APBD.
“Sedemikian, sehingga akhir bulan Mei tahun 2026, mestinya formasi untuk masing-masing kebutuhan formasi bisa dikeluarkan oleh Menteri PAN RB,” ucapnya.
Jika mengacu pada tahapan tersebut, maka proses seleksi CPNS 2026 berpotensi dimulai setelah pengumuman formasi.
“Proses seleksi ASN nya bisa mulai berlangsung pada setelah itu. Setelah bulan Mei, bulan Juni gitu,” pungkas Ridwan.
Menunggu Kepastian Resmi
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi terkait pembukaan CPNS 2026. Namun, berbagai tahapan yang telah berjalan menunjukkan bahwa prosesnya sedang menuju tahap penetapan akhir.
Dengan adanya usulan formasi dari berbagai instansi, termasuk Kemenag Kalteng, peluang dibukanya rekrutmen CPNS 2026 semakin terbuka.
Masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi pemerintah guna menghindari kesalahan informasi terkait jadwal maupun proses seleksi.***