Kenapa Saat Demo Kerap Ada Ban Dibakar? Begini Penjelasannya

Bagikan :
Ilustrasi – Aksi bakar ban saat demo

TUGUJOGJA – Jika kita mencermati pemberitaan di media daring, medsos maupun televisi, ada satu pemandangan yang hampir selalu muncul ketika aksi unjuk rasa berlangsung. Tidak jarang, di tengah kerumunan demonstran terlihat kepulan asap hitam pekat membubung ke udara, berasal dari ban yang sengaja dibakar.

Fenomena ini sudah menjadi hal yang lumrah, bahkan seolah identik dengan demonstrasi. Namun, pernahkah kita bertanya, mengapa ban yang dipilih untuk dibakar, bukan benda lain?

Tradisi membakar ban dalam aksi massa bukan tanpa alasan. Rupanya ada sejumlah penjelasan yang berkembang di masyarakat dan di kalangan pengamat sosial.

Dari banyaknya alasan tersebut setidaknya terdapat dua alasan utama yang sering disebutkan, yaitu alasan simbolis dan alasan praktis. Melansir dari berbagai sumber, berikut ulasan lengkapnya.

Alasan Aksi Bakar Ban Saat Demo

Simbol Api yang Sulit Padam

Alasan pertama berkaitan dengan simbol. Ban yang terbakar akan menghasilkan api besar yang bertahan lama dan sulit dipadamkan.

Api yang menyala ini kerap diartikan sebagai gambaran keresahan, amarah, dan tuntutan massa yang tidak bisa lagi dibendung.

Baca juga  3.195 Orang Diamankan Polisi Buntut Demo Ricuh di Sejumlah Daerah Termasuk Yogyakarta

Asap pekat yang membubung ke langit menjadi pertanda bahwa aksi yang dilakukan sudah berada pada tahap serius.

Dengan kata lain, pembakaran ban menjadi simbol bahwa demonstran benar-benar bersungguh-sungguh memperjuangkan aspirasi mereka.

Selain itu, kepulan asap hitam juga efektif untuk menarik perhatian publik dan pihak berwenang agar fokus pada pesan yang sedang disuarakan.

Ban Bekas Lebih Mudah Ditemukan

Selain faktor simbolis, ada alasan praktis yang membuat ban sering digunakan dalam demonstrasi.

Ban bekas sangat mudah ditemukan, baik di bengkel maupun di pinggir jalan. Harganya pun murah, bahkan sering kali tidak bernilai ekonomis lagi.

Karena itulah, ban menjadi pilihan paling sederhana dan cepat untuk digunakan saat aksi. Ketika dibakar, ban akan menghasilkan asap hitam pekat yang terlihat dari jarak jauh.

Efek visual ini menambah kesan dramatis dan memperkuat pesan bahwa demonstrasi sedang berlangsung dengan tekanan yang serius.

Strategi Menghambat Aktivitas

Tidak hanya sebagai simbol dan efek visual, ban yang dibakar sering kali ditempatkan di tengah jalan.

Baca juga  Toko Laptop Jogja Terdekat dan Serba Ada, Cocok Buat Mahasiswa dan Pekerja

Tujuannya adalah untuk menghalangi arus lalu lintas dan menciptakan hambatan. Dengan kondisi ini, aktivitas masyarakat sekitar terhalang dan pihak berwenang didorong untuk segera memberikan tanggapan.

Strategi tersebut dipandang sebagai salah satu cara untuk meningkatkan daya tawar dalam aksi.

Jadi, selain menyalakan semangat massa, ban yang terbakar juga berfungsi sebagai alat taktis dalam mengendalikan situasi di lapangan.

Menjadi Simbol hingga Mudah Didapatkan

Dari berbagai alasan tersebut, kini diketahui bahwa aksi bakar ban saat demo menyimpan makna simbolis yang melambangkan amarah dan semangat perjuangan. Kemudian, ada pula alasan praktis yang berkaitan dengan ketersediaan ban bekas dan efek yang ditimbulkan.

Meski begitu, perlu disadari pula bahwa aksi demonstrasi sebaiknya tetap berlangsung dalam koridor damai serta tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat sekitar.***

Berita Terbaru

raperda hpr
Terungkap 126 Anjing Dibunuh per Hari, DIY Resmi Larang Perdagangan Hewan Penular Rabies untuk Pangan
kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

IMG_3413

UC Hotel UGM Tawarkan Ruang Meeting Jogja dan Paket Meeting Terjangkau di Lokasi Strategis

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai