Mural di Yogyakarta Jadi Sorotan, JPW Ingatkan Polisi Tidak Paranoid

Bagikan :
Ilustrasi | JPW minta Polisi tidak khawatir terhadap mural seniman jalanan di Yogyakarta. (AI/Tugujogja)

TUGUJOGJA – Suara publik kembali menggema dari dinding-dinding kota. Mural-mural yang muncul di berbagai sudut Yogyakarta memantik reaksi beragam.

Jogja Police Watch (JPW) melalui Kadiv Humasnya, Baharuddin Kamba, menegaskan bahwa polisi tidak perlu khawatir terhadap karya seniman jalanan. Ia menilai mural bukan ancaman, melainkan bentuk ekspresi rakyat yang sah dan perlu dihormati.

Baharuddin Kamba menyatakan, karya mural hanya menjadi medium kreatif bagi seniman untuk menyampaikan kritik maupun aspirasi atas persoalan bangsa.

Menurutnya, sikap aparat yang meminta mural dihapus justru berisiko memunculkan lebih banyak mural baru di titik-titik lain.

“Kami menilai polisi tidak perlu merasa khawatir apalagi sampai meminta mural dihapus. Kalau mural itu dihapus, bisa jadi akan muncul mural-mural lain, bahkan di tempat yang lebih banyak,” ujar Kamba.

JPW: Polisi Jangan Reaktif, Beri Ruang Ekspresi Seniman

JPW menekankan bahwa reaksi berlebihan terhadap mural justru memperlihatkan ketidakmampuan aparat menghadapi kritik. Baharuddin menyarankan agar kepolisian lebih bijak dengan memberi ruang berekspresi kepada seniman jalanan.

“Lebih baik polisi memberi ruang bagi seniman jalanan. Jangan terlalu reaktif. Kalau memang diperlukan, undang saja ahli bahasa untuk memberi masukan santun seperti apa dalam membuat mural,” tambahnya.

Baca juga  Antisipasi Kebakaran, Pemkot Jogja Targetkan Setiap RT Miliki Minimal 1 APAR

Ia bahkan membandingkan perlakuan aparat terhadap mural dengan baliho-baliho raksasa yang justru dibiarkan bebas berdiri menutupi keindahan kota. Kalau hendak bicara estetika, Kamba justru menilai baliho-baliho ukuran cukup besar dan menutupi keindahan.

“Baliho-baliho segede gaban itu yang menutupi keindahan Gunung Merapi. Tapi kenapa mural yang kecil dan penuh makna justru dikhawatirkan?” katanya.

Baharuddin menilai, mural yang belakangan muncul di Yogyakarta bukan sekadar corat-coret, melainkan peringatan keras agar pemerintah benar-benar menyelesaikan persoalan bangsa dari akar masalahnya. “Mural itu hanya mengingatkan agar pemerintah serius. Tidak ada niat buruk. Ini kritik sehat, cara rakyat menyuarakan keresahan,” ucapnya.

Menurut JPW, setiap orang memiliki caranya sendiri untuk menyampaikan kritik. Ada yang melalui tulisan, musik, panggung teater, hingga mural di jalanan. Karena itu, Kamba menegaskan bahwa polisi tidak perlu bersikap berlebihan.

“Setiap orang punya cara menyampaikan pendapat. Ada yang menulis di media, ada yang bersuara di forum, ada juga yang menggambar di dinding. Jadi apa yang perlu dikhawatirkan?” pungkasnya.

Demokrasi Jangan Dibungkam dengan Penghapusan Mural

JPW menegaskan bahwa demokrasi akan kehilangan ruhnya jika mural seniman jalanan terus ditekan dengan penghapusan. Kritik melalui mural merupakan ekspresi publik yang harus dihargai, bukan dibungkam.

Baca juga  Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi di UIN Sunan Kalijaga, Tuntut Reformasi DPR hingga TNI-Polri

Dengan suara lantang, Baharuddin Kamba mengingatkan aparat agar tidak bersikap paranoid terhadap cat semprot di dinding kota. Baginya, mural adalah cermin kegelisahan masyarakat, bukan kejahatan yang perlu diberantas.

Yogyakarta pun sekali lagi menjadi panggung dinamika demokrasi. Dari tembok ke tembok, suara rakyat mengalir deras lewat mural-mural penuh simbol dan pesan moral.

Kini, publik menanti: apakah polisi memilih merangkul kritik itu dengan kepala dingin, atau terus menghapusnya dan memicu gelombang ekspresi yang lebih besar?

situs togel

sydney night

bento4d

situs slot

bento4d

bento4d

bento4d

toto slot

bento4d

situs toto

situs gacor

situs toto

toto

pafibengkuluutarakab.org

situs toto

situs togel

bento4d

bento4d

bento4d

situs gacor

slot online

situs toto

bento4d

bento4d

slot gacor

situs toto

bento4d

bento4d

situs gacor

situs slot

toto

toto

toto

bento4d

situs slot gacor

toto

slot gacor hari ini

situs toto

toto togel

link gacor

link slot

toto

situs togel

link gacor

situs slot gacor

situs slot gacor

Baca juga  Alat Berat Mulai Keruk Sungai Code Yogyakarta, Normalisasi Ditargetkan Kelar Dua Minggu

slot gacor

rtp slot

situs togel

slot gacor hari ini

toto

link slot

situs toto

toto

situs toto

situs togel

situs slot

toto slot

situs gacor

link slot

slot gacor

toto

link slot

slot gacor hari ini

link slot

situs toto

toto slot

toto

link slot

situs slot

situs toto

link slot

link slot

link slot

situs gacor

bento4d

bento4d

situs gacor

toto togel

bento4d

situs gacor

bento4d

bento4d

situs togel

situs togel

toto togel

toto

bento4d

toto togel

slot online

situs toto

rtp slot

situs slot gacor

link slot

link slot

situs gacor

situs slot

toto

situs gacor

bento4d

slot maxwin

situs slot

bento4d

bento4d

toto

bento4d

situs toto

toto

situs toto

toto

situs slot

toto

situs toto

situs gacor

toto

situs slot

bento4d

toto slot

toto

toto

situs togel

link gacor

situs slot

situs toto

toto

toto togel

bento4d

toto

situs slot gacor

situs togel online

bento4d

bento4d

situs slot gacor

bento4d

situs toto

bento4d

situs slot

toto

Berita Terbaru

raperda hpr
Terungkap 126 Anjing Dibunuh per Hari, DIY Resmi Larang Perdagangan Hewan Penular Rabies untuk Pangan
kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

IMG_3413

UC Hotel UGM Tawarkan Ruang Meeting Jogja dan Paket Meeting Terjangkau di Lokasi Strategis

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai