
TUGUJOGJA – Simak doa haji mabrur lengkap dalam bahasa Arab, Latin, dan artinya, beserta tata cara membaca, waktu yang dianjurkan, dan keutamaannya.
Ibadah haji menjadi puncak perjalanan spiritual umat Islam yang memiliki kemampuan. Tidak sekadar menunaikan rukun Islam kelima, setiap jamaah tentu mengharapkan predikat haji mabrur, yakni ibadah yang diterima oleh Allah swt dan membawa keberkahan.
Predikat ini memiliki makna yang sangat istimewa karena tidak hanya menunjukkan kesempurnaan ibadah, tetapi juga menjadi jalan untuk meraih ampunan serta ridha Allah swt. Bahkan, balasan bagi haji mabrur disebut sebagai surga dengan segala kenikmatannya.
Makna dan Pentingnya Haji Mabrur
Haji mabrur dipahami sebagai ibadah haji yang dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, sesuai tuntunan syariat, serta memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mencapainya, jamaah harus meluruskan niat hanya karena Allah swt, bukan karena tujuan duniawi.
Selain itu, seluruh rangkaian ibadah harus dilakukan sesuai ketentuan, mulai dari rukun hingga kewajiban haji. Sikap dan perilaku selama menjalankan ibadah juga menjadi faktor penting, seperti menjaga akhlak, mengendalikan emosi, serta berbuat baik kepada sesama.
Doa untuk Meraih Haji Mabrur
Selain usaha lahir, jamaah juga dianjurkan untuk berikhtiar secara batin melalui doa. Imam Ibnu Rajab ad-Dimisyqi (wafat 795 H) dalam salah satu karyanya menganjurkan bacaan doa berikut:
ุงูููููููู ูู ุงุฌูุนููููู ุญูุฌููุง ู ูุจูุฑูููุฑูุง ููุฐูููุจูุง ู ูุบูููููุฑูุง ููุณูุนูููุง ู ูุดูููููุฑูุง
Allahummajโalhu hajjan mabrura, wa dzamban maghfura, wa saโyan masykura
Artinya, โYa Allah, jadikanlah ia (ibadah haji ini) sebagai haji yang mabrur, doa yang terampuni dan usaha yang disyukuri.โ
Waktu dan Tata Cara Membaca Doa
Imam Ibnu Rajab menjelaskan bahwa doa tersebut dianjurkan dibaca setelah jamaah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Momen yang dimaksud adalah ketika memulai tahalul dari ihram, tepatnya setelah melempar jumrah aqabah pada hari raya qurban.
Dalam keterangannya disebutkan:
ููุดูุฑูุนู ููููุญูุงุฌู ุฅูุฐูุง ููุฑูุบู ู ููู ุฃูุนูู ูุงูู ุญูุฌูููู ููุดูุฑูุนู ููู ุงูุชููุญูููููู ู ููู ุฅูุญูุฑูุงู ููู ุจูุฑูู ููู ุฌู ูุฑูุฉู ุงููุนููุจูุฉู ููููู ู ุงููููุญุฑู ุฃููู ูููููููู: ุงูููููููู ูู ุงุฌูุนููููู ุญูุฌููุง ู ูุจูุฑูููุฑูุง ุงูุฎ
Artinya, โDisyariatkan (sunnah) bagi orang haji ketika sudah selesai dari kewajiban hajinya dan memulai untuk tahalul dari ihramnya dengan melempar jumrah aqabah pada hari raya qurban, untuk membaca doa: allahummajโalhu hajjan mabrura dan seterusnya.โ (Imam Ibnu Rajab, Lathaiful Maโarif fima li Mawasimil โAm minal Wadhaif, [Damaskus: Dar Ibn Katsir, 1999], juz I, halaman 61).
Doa untuk Umrah (Mabrurah)
Sementara itu, Syekh Sulaiman al-Jamal mengutip pendapat Imam al-Isnawi bahwa bacaan doa tersebut dapat disesuaikan bagi orang yang melaksanakan umrah.
ููุงูู ุงููุฅูุณูููููููู ููุงููู ูููุงุณูุจู ููููู ูุนูุชูู ูุฑู ุฃููู ููููููู ุนูู ูุฑูุฉู ู ูุจูุฑููุฑูุฉู
Artinya, โImam al-Isnawi berkata: Adapun yang pantas bagi orang yang umrah adalah berdoa umratan mabrurah (bukan hajjan mabrura).โ (Sulaiman al-Jamal, Hisyiyatul Jamal โala Syarhil Minhaj, [Beirut: Darul Fikr, tt], juz II, halaman 440).
Berikut bacaan doanya:
ุงูููููููู ูู ุงุฌูุนูููููุง ุนูู ูุฑูุฉู ู ูุจูุฑููุฑูุฉู ููุฐูููุจูุง ู ูุบูููููุฑูุง ููุณูุนูููุง ู ูุดูููููุฑูุง
Allahummajโalha umratan mabrurah, wa dzamban maghfura, wa saโyan masykura
Artinya, โYa Allah, jadikanlah ia (ibadah umrah ini) sebagai umrah yang mabrurah, doa yang terampuni dan usaha yang disyukuri.โ
Keutamaan Haji Mabrur
Keutamaan haji mabrur sangat besar dan menjadi dambaan setiap jamaah. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Rasulullah saw bersabda:
ุงููุญูุฌูู ุงููู ูุจูุฑููุฑู ููููุณู ูููู ุฌูุฒูุงุกู ุฅููุงูู ุงููุฌููููุฉู
Artinya, โHaji mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga.โ (HR Muslim).
Selain itu, Imam Ibnu Rajab juga menjelaskan:
ููุงููุญูุฌูู ุงููู ูุจูุฑูููุฑู ูููููููุฑู ุงูุณูููููุฆูุงุชู ูู ููููุฌูุจู ุฏูุฎููููู ุงููุฌููููุงุชู
Artinya, โHaji yang mabrur akan menghapus kesalahan-kesalahan dan bisa menjadi penyebab masuk surga.โ (Imam Ibnu Rajab, Lathaiful Maโarif fima li Mawasimil โAm minal Wadhaif, [Damaskus: Dar Ibn Katsir, 1999], juz I, halaman 61).
Doa-Doa Pendukung Lainnya
Selain doa utama, terdapat beberapa doa lain yang dapat diamalkan oleh jamaah, di antaranya:
ุงููููู
ูู ุงุฌูุนูููููุง ุญูุงุฌูุง ู
ูุจูุฑูููุฑูุง ูู ุฐูููุจูุง ู
ูุบูููููุฑูุง
Allaahummaj-‘alhaa hajjan mabruuran wa dzanban maghfuuraan.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah ia (ibadah) sebagai ibadah haji yang mabrur dan dosa yang diampuni.”
ุฒููููุฏููู ุงูููููู ุงูุชููููููู ููุบูููุฑู ุฐูููุจููู ููููุณููุฑู ูููู ุงููุฎูููุฑู ุญูููุซูู
ูุง ููููุชู
Zawwadakallaahut-taqwaa, wa ghafara dzan-baka, wa yassara lakal-khaira haitsu maa kunta.
Artinya: “Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu dalam jalan kebaikan di mana pun kau berada.”
ุฃูุณูุชูููุฏูุนู ุงูููููู ุฏูููููู ููุฃูู
ูุงููุชููู ููุฎูููุงุชููู
ู ุนูู
ููููู
Astaudi’ullaha diinaka wa amaanataka wa khawaatima ‘amalik.
Artinya: “Aku menitipkan agamamu, amalanmu dan akhir amal perbuatanmu kepada Allah.”
Meraih haji mabrur bukan hanya bergantung pada pelaksanaan ritual semata, tetapi juga pada niat, keikhlasan, serta akhlak selama menjalankan ibadah. Doa menjadi salah satu ikhtiar penting yang dapat dilakukan agar ibadah yang dijalani diterima oleh Allah swt.
Dengan memahami tata cara, waktu, serta keutamaannya, diharapkan setiap jamaah dapat memaksimalkan ibadah haji sebagai perjalanan spiritual yang bermakna.***