
TUGUJOGJA – Simak doa lengkap walimatussafar jamaah haji dalam bahasa Arab, Latin, dan artinya, beserta penjelasan tradisi dan hukumnya di Indonesia.
Tradisi walimatussafar menjadi bagian yang tak terpisahkan dari budaya masyarakat Indonesia menjelang keberangkatan ibadah haji. Kegiatan ini umumnya diisi dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar calon jemaah diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Haji sendiri merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh umat Muslim yang mampu secara fisik dan finansial. Sebelum berangkat, masyarakat biasanya menggelar acara walimatussafar sebagai bentuk syukur sekaligus doa restu.
Pengertian Walimatussafar dalam Tradisi Masyarakat
Walimatussafar berasal dari dua kata, yaitu “walimah” yang berarti jamuan atau pesta, dan “safar” yang berarti perjalanan. Secara umum, istilah ini merujuk pada acara syukuran bagi seseorang yang akan melakukan perjalanan jauh, termasuk ibadah haji.
Dalam praktiknya, walimatussafar di Indonesia biasanya diisi dengan pembacaan doa, tausiah singkat, serta makan bersama keluarga, tetangga, dan kerabat. Tradisi ini juga menjadi momen untuk mempererat silaturahmi sebelum calon jemaah berangkat ke Tanah Suci.
Doa Walimatussafar Jamaah Haji (Arab, Latin, dan Artinya)
Berikut bacaan doa lengkap walimatussafar yang umum dibacakan dalam acara pelepasan jamaah haji:
Doa Pembuka
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
Allāhumma ṣalli wa sallim wa bārik ‘alā nabiyyinā Muḥammad wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi ajma’īn.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ لِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ عَزَمُوا عَلَى الْحَجِّ إِلَى بَيْتِكَ الْحَرَامِ:
Allāhumma innā nas-aluka li-ikhwāninā alladzīna ‘azamū ‘alal-ḥajji ilā baytikal-ḥarām:
اللَّهُمَّ يَسِّرْ لَهُمْ سَفَرَهُمْ، وَطَوِّلْ أَعْمَارَهُمْ، وَصَحِّحْ أَبْدَانَهُمْ، وَوَفِّقْهُمْ لِإِتْمَامِ مَنَاسِكِهِمْ عَلَى سُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
Allāhumma yassir lahum safarahum, wa ṭawwil a’mārahum, wa ṣaḥḥiḥ abdānahum, wa waffiqhum li-itmāmi manāsikihim ‘alā sunnati nabiyyika Muḥammadin ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam.
Doa Inti
اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجَّهُمْ حَجًّا مَبْرُورًا، وَسَعْيَهُمْ سَعْيًا مَشْكُورًا، وَذَنْبَهُمْ ذَنْبًا مَغْفُورًا، وَدُعَاءَهُمْ دُعَاءً مَقْبُولًا.
Allāhumma aj’il ḥajjuhum ḥajjan mabrūrā, wa sa’yahum sa’yan maskūrā, wa dhanbahum dhanban maghfūrā, wa du’ā-ahum du’ā-an maqbūlā.
اللَّهُمَّ كُنْ لَهُمْ وَلِيًّا وَنَصِيرًا، وَكُنْ لَهُمْ عَوْنًا وَظَهِيرًا، وَأَعِدْهُمْ إِلَيْنَا سَالِمِينَ غَانِمِينَ، مَعَ الْمَغْفِرَةِ وَالرِّضْوَانِ وَالْقَبُولِ.
Allāhumma kun lahum waliyyan wa naṣīrā, wa kun lahum ‘awnan wa ẓahīrā, wa a’id’hum ilainā sālimīna ghānimīna, ma’al maghfirati war-riḍwāni wal-qabūl.
اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْ فِي سَفَرِهِمْ مَشَقَّةً إِلَّا خَفَّفْتَهَا، وَلَا دَعْوَةً إِلَّا أَجَبْتَهَا، وَلَا ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ.
Allāhumma lā taj’al fī safarihim masyaqqatan illā khaffaftahā, wa lā da’watan illā ajabtahā, wa lā dhanban illā ghafartah.
Doa Penutup
اللَّهُمَّ ارْزُقْهُمْ حُسْنَ الدُّعَاءِ فِي عَرَفَةَ، وَأَجِبْ دُعَاءَهُمْ، وَاكْتُبْ لَهُمْ رِضْوَانَكَ وَجَنَّتَكَ.
Allāhumma urzuqhum ḥusnad-du’ā-i fī ‘Arafah, wa ajib du’ā-ahum, wa uktub lahum riḍwānak wa jannatak.
اللَّهُمَّ احْفَظْ أَهْلَهُمْ وَأَوْلَادَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ فِي غِيَابِهِمْ، وَارْزُقْهُمْ صَبْرًا وَسَكِينَةً وَثَبَاتًا.
Allāhumma iḥfaẓ ahlahum wa aulādahum wa amwālahum fī ghiyābihim, wa urzuqhum ṣabran wa sakīnah wa ṯabātā.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ جِيرَانَهُمْ وَأَصْحَابَهُمْ مِنَ الْمُحْسِنِينَ، وَاكْفِهِمْ شَرَّ كُلِّ شَانِئٍ وَحَاسِدٍ.
Allāhumma aj’il jīrānahum wa aṣḥābahum minal-muḥsinīn, wa ikfihim syarra kulli syāni-in wa ḥāsid.
اللَّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا وَلَهُمْ بِالسَّعَادَةِ وَالشَّهَادَةِ، وَاجْمَعْنَا جَمِيعًا فِي دَارِ الْكَرَامَةِ مَعَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ، وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا.
Allāhumma ikhtim lanā wa lahum bis-sa’ādati wasy-syahādah, wa ijma’nā jamī’an fī dāril-karāmah ma’an-nabiyyīn waṣ-ṣiddīqīn wasy-syuhadā-i waṣ-ṣāliḥīn, wa ḥasuna ulā-ika rafīqā.
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا، إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، وَتُبْ عَلَيْنَا، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ.
Rabbana taqabbal minnā, innaka anta as-samī’ul-‘alīm, wa tub ‘alainā, innaka anta at-tawwābur-raḥīm.
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
Wa ṣallallāhu ‘alā sayyidinā Muḥammad wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallam, wal-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn.
Artinya
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan berkah kepada Nabi kami Muhammad, juga kepada keluarga dan seluruh sahabatnya.
Ya Allah, kami memohon kepada-Mu untuk saudara-saudara kami yang telah bertekad melaksanakan ibadah haji ke Baitullah Al-Haram.
Ya Allah, mudahkanlah perjalanan mereka, panjangkanlah umur mereka, sehatkanlah badan mereka, dan bimbinglah mereka untuk dapat menyelesaikan seluruh manasik hajinya sesuai dengan sunnah Nabi-Mu Muhammad, shalallahu ‘alaihi wa sallam.
Ya Allah, jadikanlah haji mereka sebagai haji yang mabrur, usaha mereka sebagai usaha yang Engkau syukuri, dosa mereka sebagai dosa yang Engkau ampuni, dan doa-doa mereka sebagai doa yang Engkau kabulkan.
Ya Allah, jadilah Engkau pelindung dan penolong mereka, dan kembalikanlah mereka kepada kami dalam keadaan selamat dengan membawa ampunan serta keridhaan-Mu.
Ya Allah, ringankan setiap kesulitan dalam perjalanan mereka, kabulkan doa mereka, dan ampuni dosa-dosa mereka.
Ya Allah, karuniakan kepada mereka doa terbaik di Arafah, kabulkan permohonan mereka, dan berikan ridha serta surga-Mu.
Ya Allah, jagalah keluarga dan harta mereka selama ditinggalkan, serta berikan kesabaran dan ketenangan.
Ya Allah, lindungi mereka dari keburukan orang yang dengki dan benci.
Ya Allah, akhirilah hidup kami dan mereka dengan kebahagiaan, serta kumpulkan kami bersama orang-orang saleh.
Wahai Tuhan kami, terimalah doa dan taubat kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
Doa Singkat dari Rasulullah untuk Musafir
Selain doa panjang di atas, terdapat doa singkat yang diajarkan Rasulullah saw. bagi seseorang yang hendak bepergian:
زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ
Zawwadakallâhut taqwâ, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsumâ kunta.
Artinya: “Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu dalam jalan kebaikan di mana pun kau berada.”
Hukum Pelaksanaan Walimatussafar Haji
Walimatussafar haji merupakan tradisi yang berkembang di tengah masyarakat Indonesia. Pelaksanaannya tidak bersifat wajib, melainkan diperbolehkan selama dilakukan dengan niat yang baik dan tidak berlebihan.
Calon jemaah haji juga dianjurkan untuk tidak mengadakan acara terlalu dekat dengan waktu keberangkatan agar tetap fokus mempersiapkan diri menuju ibadah di Tanah Suci.
Doa walimatussafar menjadi inti dalam acara pelepasan calon jemaah haji. Melalui doa tersebut, diharapkan perjalanan ibadah berjalan lancar dan para jemaah dapat kembali dengan selamat serta memperoleh haji yang mabrur.
****