Produksi Capai 1,2 Ton, Kulon Progo Siap Ekspor Kopi Menoreh

Bagikan :
Produksi kopi Kulon Progo tembus 1,2 Ton, targetkan branding ekspor. (Dok Pemkab Kulon Progo)

TUGUJOGJA – Kulon Progo kian percaya diri melangkah ke panggung dunia lewat komoditas kopi. Dari perbukitan Menoreh yang hijau dan berhawa sejuk, para petani berhasil mencatatkan produksi kopi hingga 1,2 ton per hektar.

Angka ini bukan sekadar capaian produksi, melainkan simbol kebangkitan kopi Kulon Progo menuju pasar ekspor.

Suara mesin pengolah kopi bergema di desa-desa, berpadu dengan aroma biji kopi yang baru dipanggang. Di balik itu, semangat para petani terus menyala.

Mereka tidak hanya menanam, tetapi juga mengolah, memasarkan, hingga membangun ekosistem kopi yang solid. Kelompok tani dan pelaku usaha kopi binaan bahu membahu memperkuat rantai produksi, menjadikan Kopi Menoreh sebagai primadona baru.

Dukungan Pemerintah dan Lembaga Keuangan

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dipertapa) Kabupaten Kulon Progo, Drajat Purbadi, menegaskan pemerintah tidak akan berhenti mendorong pengembangan kopi. Ia menyampaikan bahwa penguatan potensi kopi dilakukan secara berlapis, mulai dari budidaya hingga branding.

“Dengan semangat yang luar biasa kami melaksanakan budidaya kopi, khususnya di perbukitan Menoreh dengan varietas Robusta dan Arabica. Kami berharap Kopi Menoreh menjadi komoditas unggulan dan mampu menembus pangsa pasar luar negeri,” ucap Drajat.

Baca juga  Kecelakaan Maut Dua Sepeda Motor di Temon Kulon Progo, Kakek 68 Tahun Meninggal Dunia

Langkah pengembangan ini tidak hanya mengandalkan dana keistimewaan. Pemkab juga memanfaatkan alokasi dari APBN.

Tahun ini, Kulon Progo bahkan mendapatkan program dari Direktorat Jenderal Perkebunan senilai Rp 4,4 miliar untuk revitalisasi kopi dan kelapa. Dukungan juga datang dari Bank BPD DIY yang memberikan bantuan 30 ribu bibit kopi.

Bantuan tersebut menjadi bahan bakar baru untuk mempercepat laju pengembangan Kopi Menoreh. Ribuan bibit akan menambah luasan tanam sekaligus memperkuat kualitas produksi.

Pemerintah daerah yakin, dengan dukungan penuh dari pusat dan lembaga keuangan, kopi Kulon Progo akan melaju lebih jauh.

Branding Kopi Menoreh Menuju Pasar Ekspor

Dinas Pertanian dan Pangan juga telah melaunching Kopi Menoreh secara resmi. Logo dan identitas brand diperkenalkan ke publik. Momen ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga pernyataan bahwa Kulon Progo siap bersaing dengan brand kopi nasional lain.

“Tujuan utama kami mengenalkan Kopi Menoreh agar semakin luas dikenal masyarakat. Festival ini menjadi langkah penting untuk membangun identitas dan branding bersama,” jelas Drajat.

Baca juga  Hari Kedua Pencarian Dua Pemancing Hilang di Bukit Grendan Pantai Wediombo, Tim SAR Gabungan Berpacu dengan Cuaca Ekstrem

Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan pelaku usaha kopi. Menurutnya, branding kolektif akan memperkuat posisi ketika Kopi Menoreh menembus pasar ekspor.

“Kalau untuk pasar domestik, silakan pakai brand masing-masing. Tetapi ketika kita masuk ke pasar luar negeri, harapannya kita membawa satu nama besar: Kopi Menoreh,” tegasnya.

Semangat itu kini bergema di setiap sudut kebun kopi Menoreh. Para petani percaya kerja keras mereka akan terbayar ketika kopi Kulon Progo tersaji di cangkir para penikmat kopi dunia.

Dari tanah subur Menoreh, aroma kopi perlahan merambat melewati batas kabupaten, menembus pasar nasional, hingga kelak berlayar menuju mancanegara.

Kopi Menoreh bukan lagi sekadar hasil bumi. Ia telah menjelma simbol perjuangan, kebanggaan, dan cita-cita besar Kulon Progo.

Dengan produksi mencapai 1,2 ton per hektar, kabupaten ini berdiri tegak di hadapan peluang besar ekspor. Dunia kini menunggu, dan Kulon Progo menjawab dengan satu nama: Kopi Menoreh.

situs toto

slot resmi

situs togel

toto slot

toto togel

toto togel

Baca juga  Cara Nonton KBS Song Festival 2025, Tayang Hari Ini Jam Berapa?

situs toto

situs toto

toto slot

situs slot

toto togel

link slot

toto togel

situs toto

toto togel

toto slot

situs togel

situs toto

bandar togel

toto slot

situs toto

situs slot

link slot

toto slot

slot gacor

situs slot

slot gacor

situs toto

link gacor

situs gacor

link slot

bandar togel

link gacor

link togel

situs togel

agen togel

slot gacor

togel online

situs toto

Berita Terbaru

kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai

IMG_3413

UC Hotel UGM Tawarkan Ruang Meeting Jogja dan Paket Meeting Terjangkau di Lokasi Strategis