Puncak Waktu Fenomena Supermoon 5 November 2025 Jam Berapa?

Bagikan :
Ilustrasi puncak Supermoon 5 November 2025 jam berapa? (Pixabay.com)

TUGUJOGJA – Fenomena langka kembali menghiasi langit malam Indonesia pada Rabu, 5 November 2025. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa malam ini masyarakat dapat menyaksikan fenomena Purnama Perige, atau yang lebih populer disebut Supermoon.

Peristiwa astronomi ini menjadi momen istimewa karena Bulan tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya, menciptakan pemandangan langit malam yang memesona bagi siapa pun yang menatapnya.

Apa Itu Supermoon?

Menurut penjelasan resmi BMKG melalui akun Instagram @infobmkg, Supermoon terjadi ketika fase Bulan Purnama bertepatan dengan posisi Bulan yang paling dekat dengan Bumi dalam orbit elipsnya. Titik terdekat inilah yang disebut dengan perigee.

Saat berada di titik tersebut, jarak Bulan dan Bumi menyempit menjadi sekitar 356.980 kilometer, sehingga ukuran Bulan di langit terlihat lebih besar dan cahayanya tampak jauh lebih terang daripada biasanya.

Peristiwa ini memberikan kesan seolah-olah Bulan sedang “mendekat” ke Bumi. Padahal, perbedaan jarak inilah yang membuat ilusi optik sehingga tampilan Bulan tampak sekitar 14 persen lebih besar dibandingkan saat berada di titik terjauhnya (apogee).

Baca juga  Viral Video Ugal-ugalan, Bus Adu Banteng dengan Pick Up di Bantul, Sopir Tewas Terjepit

Perbandingan dengan Purnama Sebelumnya

BMKG juga mencatat perbandingan menarik antara Supermoon 5 November 2025 dengan Purnama yang terjadi pada saat apogee pada 13 April 2025. Ketika itu, jarak Bulan dari Bumi mencapai 406.006 kilometer dengan ukuran semi-diameter sekitar 14 menit 42,65 detik busur.

Sementara pada Supermoon kali ini, semi-diameter Bulan mencapai 16 menit 43,87 detik busur menandakan bahwa penampakannya memang lebih besar dan cahayanya lebih kuat.

Dengan kata lain, malam ini menjadi kesempatan istimewa untuk melihat Bulan dalam ukuran maksimal sepanjang tahun 2025.

Puncak Supermoon Jam Berapa?

BMKG menjelaskan bahwa puncak fenomena Supermoon dapat diamati mulai pukul 20.19 Waktu Indonesia Barat (WIB) pada Rabu malam. Meskipun begitu, posisi Bulan yang benar-benar berada pada titik terdekatnya dengan Bumi (perigee) baru akan terjadi pada Kamis, 6 November 2025 pukul 05.28 WIB.

Pada saat momen tersebut, jarak Bulan dan Bumi akan mencapai sekitar 356.833 kilometer, menjadikannya jarak terdekat Bulan sepanjang tahun 2025. Ukuran semi-diameter Bulan pun sedikit meningkat menjadi 16 menit 44,28 detik busur, menjadikan cahaya Bulan tampak paling terang dalam setahun terakhir.

Baca juga  Belasan Kepala Daerah PDIP Hadiri Retret di Magelang

Dampak Ilmiah Supermoon

Walaupun fenomena ini indah dipandang, Supermoon juga memiliki sedikit efek terhadap kondisi Bumi. Salah satu dampak yang dapat dirasakan adalah kenaikan pasang surut air laut yang sedikit lebih tinggi dari biasanya. Hal ini terjadi karena pengaruh gravitasi Bulan yang lebih besar ketika berada dekat dengan Bumi.

Namun, BMKG menegaskan bahwa pengaruh tersebut bersifat minor dan tidak berbahaya bagi kehidupan sehari-hari. Supermoon sepenuhnya aman untuk diamati, baik dengan mata telanjang maupun dengan bantuan teleskop.

Fenomena Langka yang Sayang Dilewatkan

BMKG mengingatkan bahwa Supermoon adalah fenomena alam yang rutin terjadi beberapa kali dalam satu tahun. Namun, Supermoon pada 5-6 November 2025 ini tergolong langka, karena posisi Bulan benar-benar berada pada titik terdekat dalam orbitnya untuk tahun tersebut.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melewatkan kesempatan berharga ini. Selama cuaca cerah dan langit tidak tertutup awan, Supermoon akan tampak jelas menghiasi langit malam dari berbagai wilayah Indonesia. Tidak diperlukan alat bantu khusus cukup cari tempat terbuka dengan minim polusi cahaya agar penampakan Bulan bisa terlihat sempurna.

Baca juga  Embarkasi Haji Berbasis Hotel di YIA Disambut Antusias, Jamaah Kota Yogya Tak Perlu Lagi ke Donohudan

Jadi, bagi siapa pun yang ingin menyaksikan pesona langit malam, puncak Supermoon 5 November 2025 akan mulai terlihat sekitar pukul 20.19 WIB, dengan posisi terdekat Bulan terjadi pada pukul 05.28 WIB tanggal 6 November 2025.

Fenomena ini bukan hanya tontonan menakjubkan bagi pencinta astronomi, tetapi juga pengingat betapa indah dan dinamisnya alam semesta yang kita huni. Jangan lewatkan momen langka ini pastikan untuk meluangkan waktu malam ini dan menikmati kemegahan Supermoon paling besar tahun 2025 di langit Indonesia.

***

Berita Terbaru

raperda hpr
Terungkap 126 Anjing Dibunuh per Hari, DIY Resmi Larang Perdagangan Hewan Penular Rabies untuk Pangan
kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

IMG_3413

UC Hotel UGM Tawarkan Ruang Meeting Jogja dan Paket Meeting Terjangkau di Lokasi Strategis

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai