Rahasia Sumur Gumuling Taman Sari, Ikon Bersejarah dengan Efek Suara Unik

Bagikan :
Ilustrasi – Sumur Gumuling Jogja

TUGUJOGJA – Di sudut tersembunyi kompleks Taman Sari Yogyakarta, berdiri sebuah bangunan bawah tanah yang menyimpan pesona sekaligus penuh misteri.

Tempat itu bernama Sumur Gumuling, sebuah peninggalan bersejarah yang memikat hati para pencinta sejarah, arsitektur, maupun wisatawan yang gemar berburu spot unik.

Bukan hanya bentuknya yang tidak biasa, Sumur Gumuling juga dikenal memiliki kemampuan yang unik yakni suara yang dihasilkan di dalamnya diyakini mampu terdengar jelas dari segala penjuru.

Jejak Sejarah Masjid Bawah Tanah

Sumur Gumuling dulunya merupakan sebuah masjid yang digunakan oleh masyarakat dan keluarga Keraton Yogyakarta.

Letaknya berada di bawah tanah, tersembunyi di balik lorong-lorong panjang yang membentuk jalur berliku menyerupai labirin.

Melansir dari berbagai sumber, di masa penjajahan, lorong ini berfungsi strategis sebagai jalur rahasia yang dapat mengelabui tentara Belanda.

Bangunan ini memiliki dua lantai untuk beribadah. Lantai bawah diperuntukkan bagi jamaah perempuan, sedangkan lantai atas digunakan oleh jamaah laki-laki.

Desainnya menonjolkan struktur melingkar bertingkat dua dengan lima tangga yang bertemu di satu titik di tengah.

Baca juga  Program Pemutihan Pajak Kendaraan DIY 2025 Dimulai: Bebas Denda dan Cashback hingga 50 Persen!

Desain Arsitektur Sumur Gumuling

Ketebalan dinding Sumur Gumuling mencapai sekitar 1,25 meter.

Konon, ketebalan ini disebabkan oleh fungsi awalnya yang juga berperan sebagai penampungan air.

Material yang digunakan berasal dari batu bata yang direkatkan dengan bahan-bahan alami.

Yang mana ini merupakan teknik yang umum pada masanya, namun kini menjadi bukti ketangguhan arsitektur tradisional.

Begitu pengunjung menuruni tangga menuju ruang utama, suasana akan langsung terasa berbeda.

Bentuk melingkar, tangga yang datang dari berbagai arah, dan kubah di atasnya menciptakan efek suara yang khas.

Inilah yang menjadikan Sumur Gumuling istimewa yaitu adanya keyakinan bahwa suara azan yang dikumandangkan di titik pusat akan memantul dan terdengar jelas ke seluruh arah ruangan.

Masjid dengan Sentuhan Jawa dan Portugis

Arsitektur Sumur Gumuling memadukan gaya lokal Jawa dengan pengaruh Portugis, menghasilkan bentuk bangunan yang unik dan sulit ditemui di tempat lain.

Kombinasi ini mencerminkan perpaduan budaya yang pernah terjadi di Yogyakarta pada masa lampau.

Meskipun berada di dalam kompleks Taman Sari yang terkenal, Sumur Gumuling kerap luput dari daftar kunjungan wisatawan.

Baca juga  Jogja Tak Lagi Sekadar Kota Mahasiswa, tapi Juga Jadi Basis Freelancer Digital

Letaknya yang tersembunyi dan harus ditempuh dengan berjalan melalui lorong-lorong panjang membuat sebagian orang melewatinya.

Padahal, bagi yang berhasil menemukannya, bangunan ini menawarkan pengalaman berwisata sejarah yang berbeda.

Tidak sedikit wisatawan yang terkesan oleh keindahan dan kecanggihan desainnya, apalagi ketika mengetahui fungsinya.

Mitos yang Beredar

Di balik kemegahan arsitektur dan nilai sejarahnya, Sumur Gumuling juga menyimpan cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun.

Salah satu mitos yang populer di kalangan masyarakat sekitar adalah keberadaan lorong bawah tanah yang menghubungkan Taman Sari dengan pantai selatan.

Konon, jalur ini menjadi tempat pertemuan rahasia antara Sultan Yogyakarta dengan Nyi Roro Kidul, sang penguasa laut selatan.

Meski kisah ini begitu melekat di ingatan warga, hingga kini belum ada bukti sejarah yang membenarkannya.

Mitos tersebut tetap menjadi bagian dari daya tarik Sumur Gumuling, melengkapi citra bangunan ini sebagai tempat yang sarat misteri dan cerita sejarah.***

klik di sini

situs togel

situs toto

togel pools resmi

sangkarbet

Baca juga  Transformasi Pasar Kranggan Jogja Warisan Budaya dan Jantung Perekonomian

slot resmi

slot online

situs slot resmi

situs slot resmi

sangkarbet login

situs toto

Berita Terbaru

fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus
Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret di Jogja
Fakta Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret, Simbol Perlawanan Indonesia yang Mendunia
Fenomena Kekeringan Gunungkidul
Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini