Sepanjang Minggu dan Senin Dini Hari, Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar Sebanyak 21 Kali

Bagikan :
Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar/Foto: BPPTKG

TUGUJOGJA – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih menunjukkan intensitas tinggi. Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), sepanjang hari Minggu (18/5) hingga Senin (19/5) dini hari, tercatat sebanyak 21 kali guguran lava pijar teramati mengarah ke sektor barat daya.

Pada periode pengamatan tanggal 18 Mei 2025 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, BPPTKG mencatat terjadi 17 kali guguran lava pijar yang meluncur ke arah Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, dan Kali Krasak.

Jarak luncur maksimum guguran mencapai 1.800 meter. Cuaca selama pengamatan bervariasi dari cerah hingga mendung, dengan asap kawah bertekanan lemah setinggi 150 meter dari puncak.

Sementara itu, pada Senin dini hari (19/5) pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, teramati 4 kali guguran lava pijar mengarah ke hulu Kali Bebeng, dengan jarak luncur maksimum sejauh 1.500 meter. Asap kawah teramati berwarna putih tebal setinggi 50 meter dari puncak.

Total selama dua periode pengamatan tersebut, aktivitas guguran mencapai 21 kali yang menunjukkan suplai magma masih berlangsung dan berpotensi memicu awan panas guguran (APG).

Baca juga  Cara Beli Tiket Nonton Langsung MotoGP Mandalika 2025: Online Dijual Berapa?

Gunung Merapi saat ini berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat sebaiknya tidak melakukan aktivitas di wilayah potensi bahaya, terutama di sektor selatan-barat daya dan tenggara. Warga juga perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya lahar hujan serta gangguan abu vulkanik.

BPPTKG menyatakan, jika terjadi perubahan signifikan dalam aktivitas Gunung Merapi, maka tingkat status akan segera ditinjau kembali. (ef linangkung)

monperatoto

monperatoto

toto togel

monperatoto

monperatoto

link gacor

situs togel

toto togel

toto togel

link gacor

situs togel

link gacor

monperatoto

Berita Terbaru

fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus
Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret di Jogja
Fakta Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret, Simbol Perlawanan Indonesia yang Mendunia
Fenomena Kekeringan Gunungkidul
Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

film pendek mijil

Film Pendek “Mijil” Angkat Kisah Tiga Pemuda Candirejo Ubah Lahan Kering Jadi Sentra Bawang Merah