
TUGU JOGJA – Program internasional bertajuk Summer Program 2026 yang digelar International Undergraduate Program in Industrial Engineering (IUPIE) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menjadi wadah pertukaran budaya sekaligus penguatan kolaborasi mahasiswa lintas negara. Kegiatan bertema Waste Management tersebut berlangsung pada Senin (25/05/2026) di Ruang Seminar Kampus III Gedung St. Bonaventura UAJY dan melibatkan mahasiswa lokal maupun internasional dari berbagai negara.
Kegiatan yang diselenggarakan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAJY itu tidak hanya membahas isu pengelolaan sampah, tetapi juga menghadirkan pengalaman interaksi budaya melalui berbagai sesi yang melibatkan peserta dari Thailand, Filipina, Zimbabwe, hingga Timor Leste.
UAJY Dorong Pengalaman Akademik dan Kolaborasi Global
Ketua Program Studi Sarjana Teknik Industri UAJY, Ir. Twin Yoshua R. Destyanto, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM., membuka kegiatan dengan menekankan pentingnya pengalaman internasional bagi mahasiswa. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan hingga akhir dan memperoleh manfaat dari rangkaian program yang telah disiapkan.
โSaya berharap Anda dapat menikmati acara ini sampai akhir, dan sesi kita bisa mendapatkan hasil yang bermanfaat untuk sesama,โ ujarnya.
Melalui Summer Program 2026, UAJY berupaya memperluas jejaring internasional sekaligus menciptakan ruang kolaborasi akademik yang melibatkan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya kampus dalam meningkatkan pengalaman belajar berbasis internasional.
Mahasiswa Diajak Aktif dalam Pertukaran Budaya
Koordinator IUPIE, Mikha Meilinda Christina, S.Si., M.Sc., mengajak seluruh peserta untuk aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan panitia. Menurutnya, program tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk saling mengenal budaya, berbagi pengalaman, hingga memperkenalkan identitas negara masing-masing.
โKita akan menikmati pertunjukan dari masing-masing perwakilan negara dan bertukar cerita, selain itu, akan ada sesi live cooking. Semoga juga untuk para mahasiswa kita, bahkan yang berasal dari luar daerah, semoga acara ini tidak hanya menjadi SPAMA bagi kalian, tetapi terutama dapat menarik mahasiswa internasional lainnya,โ ucap Mikha.
Ajakan tersebut disambut antusias oleh peserta yang hadir. Selain mendapatkan pengalaman akademik, mahasiswa juga memperoleh kesempatan memperluas relasi internasional melalui interaksi langsung dengan peserta dari negara lain.
International Day Hadirkan Pertunjukan Budaya Berbagai Negara
Pelaksanaan Summer Program 2026 bertepatan dengan kegiatan International Day yang menjadi salah satu agenda utama dalam acara tersebut. Dalam sesi ini, setiap perwakilan negara memperkenalkan budaya dan pengalaman khas dari negara asal masing-masing.
Mahasiswa dari Thailand, Filipina, Zimbabwe, dan Timor Leste tampil membagikan cerita mengenai budaya, kehidupan sosial, hingga pengalaman pendidikan di negara mereka. Tidak hanya presentasi, para peserta juga menampilkan pertunjukan khas sebagai bentuk pengenalan budaya kepada mahasiswa lain yang hadir.
Kegiatan ini menjadi ruang interaksi lintas budaya yang memperlihatkan keberagaman tradisi dan kebiasaan dari berbagai negara. Suasana acara berlangsung hangat dan interaktif karena peserta saling bertukar pengalaman secara langsung.
Live Cooking Jadi Sesi Favorit Peserta Summer Program
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah live cooking session. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa IUPIE, peserta Summer Program 2026, dan jajaran dosen bersama-sama memasak makanan khas dari negara masing-masing.
Sesi memasak bersama itu menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarpeserta sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner dari berbagai negara. Interaksi yang terbangun selama kegiatan berlangsung membuat suasana semakin akrab dan penuh kebersamaan.
Melalui aktivitas tersebut, peserta tidak hanya mengenal budaya lewat diskusi, tetapi juga melalui pengalaman langsung dalam mengolah dan mencicipi makanan khas internasional.
Peserta Rasakan Pengalaman Baru Selama Mengikuti Program
Salah satu peserta Summer Program 2026, Clarence, mengungkapkan kesannya selama mengikuti kegiatan internasional tersebut. Ia menilai program yang diselenggarakan UAJY memberikan pengalaman baru melalui interaksi budaya dan pengenalan lingkungan lokal.
โKegiatan ini sangat bagus. Kami melihat berbagai fasilitas yang berbeda, mencoba beberapa makanan lokal, dan juga berinteraksi dengan masyarakat setempat,โ ungkap Clarence.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa program internasional tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami lingkungan sosial dan budaya di daerah tempat kegiatan berlangsung.
Program Internasional Diharapkan Buka Peluang Masa Depan Mahasiswa
Melalui Summer Program 2026, UAJY berharap mahasiswa semakin memahami peluang internasional yang dapat mendukung pengembangan akademik maupun profesional di masa mendatang. Program ini juga menjadi langkah untuk memperkuat kerja sama global dan meningkatkan daya saing mahasiswa dalam lingkungan internasional.
Dengan menggabungkan isu global seperti pengelolaan sampah dan pertukaran budaya, kegiatan ini diharapkan mampu membangun pengalaman belajar yang lebih luas bagi mahasiswa sekaligus memperkuat hubungan antarnegara melalui pendidikan.