
TUGU JOGJA – Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) resmi memperkuat kerja sama internasional dengan menandatangani Implementation Arrangement (IA) bersama Saemaul Foundation pada Senin (20/4/2026) di Basement Gedung Perpustakaan UAJY, Babarsari. Kesepakatan ini menjadi langkah konkret menghadirkan Korea Corner sebagai fasilitas baru di perpustakaan kampus, yang akan difungsikan sebagai ruang literasi, pusat budaya, sekaligus wadah kegiatan edukatif terkait Korea bagi mahasiswa dan sivitas akademika.
Penandatanganan IA Perkuat Kolaborasi UAJY dan Mitra Korea
Penandatanganan IA ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang telah terjalin sejak 2021 dan diperbarui pada November 2025. Melalui kerja sama ini, UAJY memperluas jaringan kolaborasi internasional, khususnya dengan institusi dan mitra dari Korea Selatan.
Kepala Kantor Kerja Sama dan Promosi (KKP) UAJY, Drs. Ign. Agus Putranto, M.Si, menegaskan bahwa kehadiran Korea Corner tidak hanya sebatas pengembangan fasilitas, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih luas.
โIni merupakan sebuah peningkatan kerja sama yang mungkin dapat semakin mendorong kolaborasi yang ada dengan Saemaul maupun juga dengan mitra-mitra Korea ke depannya. Kerja sama ini menjadi salah satu pengembangan institusi. Kolaborasi yang dimulai dengan adanya Korea Corner harapannya nantinya dapat berkembang ke hal-hal lain, misalnya tidak hanya pada perguruan tinggi, tetapi juga mencakup sektor industri,โ ungkapnya.
Korea Corner Dirancang Jadi Ruang Literasi dan Pusat Budaya
Konsep Korea Corner tidak hanya difokuskan sebagai ruang baca, tetapi juga dirancang menjadi pusat aktivitas budaya dan edukasi. Ketua Yayasan Globalisasi Saemaul Indonesia, Grace Majestyka Prastya, menyampaikan bahwa fasilitas ini akan mengakomodasi berbagai kegiatan interaktif yang mendukung pemahaman budaya Korea.
โUntuk konsep Korea Corner sendiri, nanti rencananya kami berharap Korea Corner ini bisa menjadi ruang baca, kemudian pusat budaya, dan juga tempat kegiatan edukatif. Jadi, bukan hanya sekadar tempat untuk mengetahui dan membaca beberapa literatur tentang Korea, tetapi harapannya ke depan bisa ada program-program terkait dengan budaya Korea ataupun bedah buku Korea yang bisa dilaksanakan di Korea Corner ini. Jadi, Korea Corner ini nanti bisa benar-benar memberikan manfaat juga bagi mahasiswa maupun sivitas akademika UAJY yang lainnya,โ jelas Grace.
Dengan konsep tersebut, Korea Corner diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pasif, tetapi juga ruang aktif yang mendorong interaksi, diskusi, serta eksplorasi budaya secara langsung.
Koleksi Buku Multibahasa dan Fasilitas Pembelajaran Disiapkan
Pengembangan Korea Corner dijadwalkan mulai berjalan pada Mei 2026 dengan pengisian berbagai koleksi buku. Literatur yang tersedia tidak hanya dalam bahasa Indonesia, tetapi juga bahasa Inggris dan Korea.
Topik yang dihadirkan mencakup budaya Korea, pembelajaran bahasa, sejarah, hingga sastra Korea. Selain koleksi buku, fasilitas ini juga akan dilengkapi dengan televisi yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran visual terkait Korea.
Dengan dukungan fasilitas tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mengakses informasi secara lebih komprehensif, baik melalui bacaan maupun media audiovisual.
Ditargetkan Beroperasi Sebelum September 2026
Berdasarkan rencana pengembangan, Korea Corner ditargetkan sudah dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa sebelum September 2026. Kehadiran fasilitas ini sekaligus melengkapi berbagai sudut tematik di Perpustakaan UAJY, seperti China Corner, KPK Corner, dan BI Corner.
Integrasi berbagai corner ini menunjukkan komitmen UAJY dalam menghadirkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan global.
Dukung Program Persiapan Mahasiswa ke Luar Negeri
Kerja sama ini juga memberikan dampak langsung terhadap program pengembangan mahasiswa, khususnya dalam aspek kesiapan budaya. Kepala Kantor Pelatihan Bahasa dan Budaya (KPBB) UAJY, R.A. Vita N.P. Astuti, Ph.D., menyebut bahwa Korea Corner akan mendukung program Cross Cultural Understanding yang selama ini dijalankan.
โDi KPBB itu sangat dinamis, terutama tentang kebutuhan bahasa dan budaya. Terutama akhir-akhir ini banyak sekali mahasiswa Atma Jaya yang mau exchange dan double degree di berbagai negara, salah satunya Korea. Kami diminta membuat satu paket persiapan untuk mahasiswa ke Jepang, Jerman, dan Korea sekitar lima atau enam kali pertemuan. Di situ kami berusaha mempersiapkan mahasiswa agar lebih siap,โ kata Vita.
Dengan adanya Korea Corner, mahasiswa tidak hanya mendapatkan akses materi, tetapi juga ruang praktik untuk memahami budaya secara lebih kontekstual sebelum mengikuti program internasional.
Jadi Ruang Interaktif bagi Mahasiswa dan Sivitas Akademika
Kehadiran Korea Corner diharapkan mampu menjawab kebutuhan mahasiswa akan akses literatur global sekaligus pengalaman belajar lintas budaya. Fasilitas ini dirancang sebagai ruang terbuka yang memungkinkan berbagai aktivitas, mulai dari membaca, diskusi, hingga kegiatan budaya.
Mahasiswa dapat memanfaatkan Korea Corner untuk memperdalam pemahaman bahasa dan budaya Korea, sekaligus berpartisipasi dalam program-program edukatif yang akan diselenggarakan secara berkala.
Dengan pendekatan tersebut, Korea Corner tidak hanya menjadi fasilitas tambahan, tetapi juga bagian dari strategi UAJY dalam memperkuat ekosistem akademik yang berorientasi global.
Agen Togel Terpercaya Sangkarbet