
TUGUJOGJA— Menjelang pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2025, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa secara resmi melepas keberangkatan kafilah asal Sleman.
Pelepasan berlangsung dalam sebuah acara yang hangat dan penuh semangat di ruang Rapat Wakil Bupati Sleman, Selasa (22/4/2025).
Dalam sambutannya, Danang menyampaikan rasa bangga sekaligus harapan yang besar kepada para peserta.
Sambutan Wabup
Ia menegaskan bahwa para kafilah bukan sekadar peserta, melainkan utusan terbaik Kabupaten Sleman yang telah melalui berbagai proses seleksi dan pembinaan hingga akhirnya layak tampil di tingkat provinsi.
“Hal yang paling mengesankan dalam hidup adalah kesempatan. Dan kesempatan tidak datang dua kali. Maka dari itu, saya minta panjenengan semua memanfaatkannya sebaik mungkin. Tampil maksimal, berikan yang terbaik,” ujar Danang dengan penuh semangat.
Danang juga mengingatkan para kafilah bahwa partisipasi dalam STQH bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pengabdian kepada agama dan daerah.
Ia berharap seluruh peserta membawa semangat Sleman dalam setiap lantunan ayat maupun pemahaman hadist yang mereka tampilkan.
Kafilah STQH DIY 2025 dari Sleman
Dalam kesempatan sama, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Sleman, Muhsin Kalida, menjelaskan bahwa Sleman mengirimkan total 16 peserta, yang terdiri dari delapan kafilah putra dan delapan kafilah putri.
Para peserta akan mengikuti empat cabang lomba utama, yakni Tilawah, Hifdzil Qur’an, Tafsir Qur’an, dan Musabaqah Hadist.
“Setiap peserta sudah melewati proses seleksi dan pelatihan di tingkat kabupaten. Ini bukan sekadar lomba, tapi bagian dari upaya kita dalam membumikan Al-Qur’an dan Hadist di masyarakat,” terang Muhsin.
Ia juga menambahkan bahwa ajang STQH menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al Quran dan Hadist.
Selain sebagai kompetisi, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan sarana mengukur kemampuan generasi muda dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai keislaman secara lebih mendalam.
“Siapa pun yang berhasil meraih juara di tingkat provinsi, akan kami kirim untuk mewakili Sleman dan DIY di tingkat nasional. Maka dari itu, kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Sleman,” imbuhnya.
STQH Tingkat DIY Tahun 2025 akan berlangsung pada 26 April mendatang. Kabupaten Sleman menjadi salah satu kontingen yang selalu aktif berpartisipasi setiap tahunnya, dengan rekam jejak prestasi yang cukup membanggakan.
Melalui pelepasan kafilah ini, Pemerintah Kabupaten Sleman tidak hanya menunjukkan dukungannya, tetapi juga mempertegas komitmen dalam pembinaan keagamaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang qurani.
Dengan semangat yang menyala dan doa dari seluruh masyarakat, Sleman optimistis dapat mengukir prestasi membanggakan di panggung STQH DIY 2025. (Hari)