Liturgi Ibadah Malam Natal 2025 Katolik: Tata Perayaan Lengkap 24 Desember

Bagikan :
Ilustrasi liturgi malam Natal Katolik. (Pixabay.com)

TUGUJOGJA – Perayaan Malam Natal selalu menempati tempat istimewa dalam kehidupan iman umat Katolik. Pada Rabu malam, 24 Desember 2025, gereja-gereja di seluruh dunia akan kembali dipenuhi cahaya lilin, lantunan kidung suci, serta doa-doa yang mengantar umat menyambut kelahiran Yesus Kristus, Sang Juruselamat.

Liturgi Ibadah Malam Natal bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan peristiwa iman yang mengajak umat memasuki kembali kisah keselamatan. Dari palungan sederhana di Betlehem, Allah menyatakan kasih-Nya kepada dunia. Karena itu, setiap unsur dalam perayaan ini disusun dengan penuh makna, mulai dari persiapan altar, simbol-simbol Natal, hingga urutan doa dan sabda.

Misa Malam Natal merupakan bagian dari rangkaian perayaan Natal yang dilaksanakan pada malam tanggal 24 Desember, menjelang Hari Raya Kelahiran Tuhan pada 25 Desember. Ibadah ini menandai dimulainya perayaan Natal secara liturgis dan menjadi puncak penantian umat sepanjang masa Adven.

Suasana misa Malam Natal identik dengan kekhusyukan, keheningan, dan sukacita rohani. Dalam perayaan ini, umat diajak merenungkan misteri Allah yang rela menjadi manusia, lahir dalam kesederhanaan, dan hadir sebagai terang bagi dunia yang diliputi kegelapan.

Persiapan Liturgi Menyambut Kelahiran Yesus

Sebelum perayaan dimulai, gereja biasanya melakukan persiapan khusus, baik secara fisik maupun rohani. Persiapan tersebut antara lain:

  • Penataan altar sebagai pusat perayaan Ekaristi

  • Penempatan palungan Natal lengkap dengan patung Bayi Yesus, Maria, dan Santo Yosef

  • Pengaturan simbol-simbol liturgi, seperti lilin, dupa, dan bunga

  • Pembagian tugas pelayan liturgi, termasuk imam, lektor, pemazmur, koor, dan petugas lainnya

Unduh Dokumen Tata Perayaan Ekaristi Malam Natal

Sebagai contoh, di Paroki St. Theresia dari Kanak-Kanak Yesus, tata perayaan Malam Natal dilaksanakan dengan penekanan khusus pada prosesi Sang Timur, Maklumat Kelahiran Yesus Kristus (Kalenda), serta ajakan untuk menjaga perhatian umat tetap terarah pada altar sebagai pusat misteri iman.

Bagi paroki, komunitas basis, atau panitia liturgi yang membutuhkan referensi tertulis, tersedia dokumen contoh tata perayaan Malam Natal Katolik yang dapat digunakan sebagai panduan:

Link unduh contoh teks: https://id.scribd.com/document/846748771/Perayaan-Sabda-Malam-Natal-2025

Dokumen ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan lokal tanpa menghilangkan esensi liturgi Gereja Katolik.

Contoh Lengkap Teks dan Urutan Liturgi Misa Malam Natal

Berikut ini contoh tata perayaan Misa Malam Natal Katolik 2025 yang disusun lengkap dan berurutan.

RITUS PEMBUKA

Perarakan Pembuka [Berdiri]
[Umat berdiri. Imam dan pelayan liturgi berarak dari sakristi memasuki gereja, dalam suasana hening.]

Maklumat Kelahiran Yesus Kristus [Berdiri]

[Imam berdiri di depan altar menghadap ke mimbar, sementara Cantor menyanyikan Maklumat Kelahiran Yesus Kristus.]

C: Maklumat tentang kelahiran Yesus Kristus, Penyelamat Dunia.
Beribu-ribu abad sesudah bumi dan segala isinya diciptakan.
Delapan belas abad, sesudah Abraham menanggapi panggilan Allah.
Dua belas setengah abad, sesudah Musa diutus Allah untuk
mengantarkan umat Israel ke tanah yang dijanjikan.
Sepuluh abad, sesudah Daud dipilih Allah menjadi raja umat-Nya.
Lima abad, sesudah umat Allah diantarkan kembali dari pembuangan Babel.
Sesudah kegenapan masa tiba, waktu Kaisar Agustus mengeluarkan perintah untuk mengadakan cacah jiwa di seluruh wilayah kerajaannya; maka, sesudah dikandung Perawan Maria, oleh kuasa
Roh Kudus, lahirlah di Bethlehem daerah Yudea, Yesus Kristus, Putra Bapa, untuk menyelamatkan umat manusia.

Perarakan Sang Timur [Berdiri]

[Sementara Cantor menyanyikan Maklumat Kelahiran Yesus Kristus, Sang Timur diarak oleh keluarga menuju altar.]

Pentahtaan Sang Timur [Berdiri]

[Imam menerima Sang Timur, menahtakan di palungan, dan mendupainya. Umat menyanyikan lagu untuk mengiringi pentahtaan dan pendupaan Sang Timur.]

“Malam Kudus” [MB. 343 (1,2)]

Malam kudus, sunyi senyap, bintang-Mu gemerlap
Jurus’lamat manusia sudah turun dari surga
Kristus Penebus dunia, Raja Mahamulia
Malam kudus, sunyi senyap, domba-Mu berderap
Para gembala yang jaga menghadap Yesus, Sang Putra
Lahir dalam haru, lahir dalam haru

[Imam mengajak umat berdoa di depan Sang Timur.]

I : Ya Bayi Yesus, Engkau lahir dalam kesederhanaan. Kami
menyambut Engkau dengan penuh syukur dan pengharapan.
I-U: Oh Yesus, hadirlah di hati kami, menjadi kekuatan ketika kami
tak berdaya.
Hadirlah di tengah keluarga kami, seperti hadir-Mu di tengah
kebersamaan Santo Yosep dan Bunda Maria.
Terangilah langkah kami, agar kami mampu menjadi saksi-Mu
dalam pelayanan dan setiap karya.
I : Engkaulah Tuhan Sang Cahaya Sejati, kini dan sepanjang
segala masa.
U: Amin.

Pemberkatan Altar [Berdiri]
[Selesai berdoa di depan palungan, Imam menuju ke altar dan memberkati altar, diiringi lagu “Hai Mari berhimpun”]

“Hai Mari Berhimpun” [PS. 464 (1,2)]

Hai, mari berhimpun dan bersukaria!
Hai mari semua ke Bethlehem!
Lihat Yang Lahir: Raja bala surga!
Refren:
Sembah dan puji Dia, sembah dan puji Dia
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
Terang yang ilahi, Allah yang sejati
T’lah turun menjadi manusia
Allah sendiri dalam rupa insan! Refren

Tanda Salib dan Salam [Berdiri]

I : Demi nama [†] Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
U: Amin.
I : Semoga rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan
persekutuan Roh Kudus bersamamu.
U: Dan bersama rohmu.

Pengantar Imam [Berdiri]

Seruan Tobat [Berdiri]

Baca juga  Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2025? Lihat Link Streaming Resmi

I : Dalam kegelapan dosa kita, Yesus datang membawa terang pengampunan. Marilah kita nyatakan tobat di hadapan-Nya:
I-U: Ya Tuhan Yesus Kristus, pandanglah kami yang merindukan Engkau, Sang Juruselamat terjanji. Biarlah cahaya-Mu menerangi hati kami, agar tiada lagi kegelapan yang tersembunyi. Di hadapan palungan-Mu yang suci, kami berhimpun memohon rahmat pengampunan ilahi.
I : Semoga Allah yang Mahakuasa [†] mengasihani kita,
mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang
kekal.
U: Amin.

Tuhan Kasihanilah [Berdiri]

“Tuhan Kasihanilah Kami” [Misa Pustardos]
Tuhan, kasihanilah, kasihanilah kami
Tuhan, kasihanilah kami, kasihanilah kami
Tuhan, kasihanilah kami
Kristus, kasihanilah
Kristus, kasihanilah, kasihanilah kami
Tuhan, kasihanilah, kasihanilah kami
Tuhan, kasihanilah kami, kasihanilah kami
Tuhan, kasihanilah kami
Coda:
Tuhan, Tuhan kasihanilah kami

Kemuliaan [Berdiri]

[Umat berdiri dan menyanyikan lagu “Kemuliaan”. Papita dan Koster membunyikan bel dan lonceng gereja.]

“Kemuliaan” [Misa Pustardos]

Kemuliaan kepada Allah di surga
Damai di bumi bagi manusia yang berkenan kepada Allah
Kami memuji, meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau, kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu kar’na kemuliaan-Mu yang Mahabesar
Tuhan Allah, Raja surgawi, Allah Bapa yang Mahakuasa
Ya Tuhan kami, Yesus Kristus, Putera yang tunggal
Ya Tuhan Allah, Anak domba Allah, Putera Bapa
Yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami
Yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami
Yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah kudus, hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Mahatinggi, ya Tuhan Yesus Kristus
Bersama dengan Roh Kudus dalam kemuliaan Allah Bapa
Amin

Doa Kolekta [Berdiri]
I : Marilah berdoa, Ya Allah, Bapa kami, Putra-Mu hadir bagi manusia yang telah lama berjalan dalam kekelaman.
I-U: Semoga kami mampu melihat terang Kristus dalam setiap peristiwa kehidupan dan terbuka pada panggilan-Nya untuk menjadi pewarta keselamatan.
I : Sebab, Dialah Tuhan dan Juruselamat kami, yang Hidup dan Berkuasa, bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U: Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama [Duduk]

L: Pembacaaan dari Kitab Yesaya. [Yes. 9: 1-6]

Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan, telah melihat terang yang besar; terang yang bersinar atas mereka yang diam di negeri kekelaman.
Engkau, ya Tuhan, telah banyak menimbulkan sorak-sorai dan sukacita yang besar. Mereka telah bersukacita di hadapan-Mu seperti orang bersukacita di waktu panen, seperti orang bersorak- sorai di waktu membagi-bagi jarahan. Sebab kuk yang menekan bangsa itu dan gandar yang di atas bahunya serta tongkat si penindas telah Kaupatahkan seperti pada hari kekalahan Midian. Setiap sepatu tentara yang berderap-derap dan setiap langkah jubah yang berlumuran darah akan menjadi umpan api. Sebab seorang anak telah lahir bagi kita, seorang putra dianugerahkan kepada kita. Lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan orang menyebut dia: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa Yang Kekal, Raja Damai.
Besarlah kekuasaannya dan damai sejahtera tidak akanberkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya,karena ia mendasarkan dan mengokohkan kerajaannya itu dengan keadilan dan kebenaran, dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan Tuhan semesta alam akan melakukan hal ini.
L : Demikianlah Sabda Tuhan.
U: Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan [Duduk]

“Hendaklah Langit Bersukacita” [MTA. 806 (2,3)]

Kabarkanlah dari hari ke hari keselamatan yang datang dari pada-Nya
Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa
Kisahkanlah karya-karya-Nya yang ajaib di antara segala suku bangsa. Refr.
Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai
Biar gemuruhlah laut serta segala isinya
Biarlah beria-ria padang dan segala yang ada di atasnya
Dan segala pohon di hutan bersorak-sorai. Refr.

Bacaan Kedua [Duduk]

L: Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Titus.

[Tit. 2: 11-14]
Saudaraku terkasih, sudah nyatalah kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia. Kasih karunia itu mendidik kita agar meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi, dan agar kita hidup bijaksana, adil dan beribadah, di dunia sekarang ini, sambil menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia, dan pernyataan kemuliaan Allah yang mahabesar dan Penyelamat kita, Yesus Kristus.
Ia telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, milik-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.
L: Demikianlah Sabda Tuhan.
U: Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil [Berdiri]

“Alleluya” [MTA-2022. 953]

Refren:
Kabar gembira kubawa kepadamu
Pada hari ini lahirlah penyelamat dunia
Tuhan kita, Yesus Kristus Refr

Bacaan Injil [Berdiri]

I : Tuhan bersamamu.
U: Dan bersama rohmu.
I : Inilah Injil Suci menurut Lukas. [Luk. 2: 1-14]
U: Dimuliakanlah Tuhan.
I : Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi gubernur di Siria. Karena itu pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri. Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud – supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya, yang sedang mengandung.
Ketika mereka berada di Betlehem, tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung. Lalu dibungkusnya anak itu dengan kain lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.
Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Lalu berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka, dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka sehingga mereka sangat ketakutan.
Kata malaikat itu kepada mereka, “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:
Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang Bayi dibungkus dengan kain lampin dan terbaring di dalam palungan.”
Tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara surga yang memuji Allah, katanya, “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”

Baca juga  Daftar Hari Penting Februari 2026 Lengkap Libur Nasional dan Cuti Bersama

“Gloria” [MB. 334 (1)]

Dengarlah di padang sunyi lagu pujian merdu
Bergemalah di angkasa warta keselamatan
Gloria in Excelsis Deo, Gloria in Excelsis Deo

I : Demikianlah Sabda Tuhan.
U: Terpujilah Kristus.

Homili [Duduk]

Doa Iman: Aku Percaya [Berdiri]

Doa Umat [Berdiri]
I : Melalui kelahiran Yesus, Allah menjawab kerinduan kita. Marilah datang kepada-Nya dan berdoa:
L: Ya Bapa, semoga Gereja-Mu mampu mendorong gerakan rekonsiliasi, perdamaian, dan belas kasih di dalam dunia, agar sukacita kerajaan-Mu terwujud di bumi sebagai rumah bersama seluruh ciptaan. Kami mohon:
I-U: Terangilah kami dengan kuasa-Mu, ya Tuhan.
L: Ya Bapa, semoga kami semakin peka terhadap tanda-tanda alam yang menjadi wujud kehadiran-Mu, seraya terus mengupayakan keseimbangan dan keberlangsungan
lingkungan hidup. Kami mohon:
I-U: Terangilah kami dengan kuasa-Mu, ya Tuhan.
L: Ya Bapa, semoga kami berani mendekat dan memberikan diri kepada mereka yang lemah dan terabaikan, seperti Yesus yang mau hadir di kandang bersama kawanan domba.
Kami mohon:
I-U: Terangilah kami dengan kuasa-Mu, ya Tuhan.
L: Ya Bapa, semoga setiap anggota keluarga kristiani dapat berdialog dari hati dan saling mendukung di dalam setiap pergulatan, bersukacita dalam kesederhanaan dan ketenangan pikiran, seperti teladan Santo Yosep dan Bunda Maria. Kami mohon:
I-U: Terangilah kami dengan kuasa-Mu, ya Tuhan. … saat hening – ujub pribadi …
I : Ya Bapa, dengarkanlah segala harapan yang kami ungkapkan melalui perantaraan Yesus, Putra-Mu. Sebab Dialah Tuhan dan Juruselamat kami.
U: Amin.

Kolekte [Duduk]

LITURGI EKARISTI

“Pohon Mawar” [MB. 342]

Pohon mawar yang mulia, pohon tak berduri
Pohon Yesse namanya bagai sabda nabi
Mekar indah murni di tengah malam sunyi malaikat memuji
Pohon mawar yang murni, o ibu Maria
Ramalan para nabi, p’rawan berputera
Jadi ibu Tuhan, kaki menginjak setan sampai akhir jaman
Kami turut bahagia, o bunda Maria
Minta pada putranda kami mohon setia
Dalam lembah dunia penuh tangis dan doa kami mohon doa

Persiapan Persembahan [Duduk]

I : Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah semesta alam, sebab dari kemurahan-Mu kami menerima roti, yang kami persembahkan kepada-Mu, hasil bumi dan usaha manusia yang bagi kami akan menjadi roti kehidupan.
U: Terpujilah Allah selama-lamanya.
I : Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah semesta alam, sebab dari kemurahan-Mu kami menerima anggur yang kami persembahkan kepada-Mu, hasil pokok anggur dan usaha manusia yang bagi kami akan menjadi minuman rohani.
U: Terpujilah Allah selama-lamanya
I : Berdoalah, Saudara-Saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang Mahakuasa.
U: Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Atas Persembahan [Berdiri]

I : Ya Allah, Putra-Mu yang mulia terbaring di dalam palungan sebagai lambang pemberian diri menjadi santapan kudus bagi domba-domba-Nya.
I-U: Terimalah upaya dan niat kami untuk turut memberikan diri bagi sesama, agar kami pantas ambil bagian dalam karya keselamatan Kristus, Putra-Mu.
I : Sebab Dialah Tuhan dan Juruselamat kami, kini dan sepanjang
masa.
U: Amin.

… dibunyikan gong …

Doa Syukur Agung II [Prefasi I Natal: Kristus Cahaya] [Berdiri]

I : Tuhan bersamamu.
U: Dan bersama rohmu.
I : Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.
U: Sudah kami arahkan.
I : Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah kita.
U: Sudah layak dan sepantasnya.
I : Sungguh pantas dan benar, layak dan menyelamatkan, bahwa kami selalu dan di mana pun bersyukur kepada-Mu, Tuhan, Bapa yang Kudus, Allah yang Mahakuasa dan Kekal.

Sebab, melalui misteri Sabda menjadi daging, cahaya kemuliaan-Mu yang baru bersinar di hadapan mata budi kami, sehingga pada saat kami mengakui di dalam Dia Allah kelihatan, kami dapat dikuasai melalui Dia oleh kasih akan segala hal yang tak kelihatan. Sebab itu, bersama para Malaikat dan Malaikat Agung, bersama Singgasana dan Kekuasaan, serta bersama seluruh laskar surgawi, kami melagukan madah kemuliaan bagi-Mu, dengan tak henti-hentinya bernyanyi:

“Kudus” [Misa Pustardos]

Kudus, kudus, kudus, kudus, Tuhan Allah segala kuasa
Surga dan bumi, ya surga dan bumi, penuh kemuliaan-Mu
Terpujilah Dikau, terpujilah Dikau
Terpujilah Dikau di surga
Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan
Terpujilah Dikau, terpujilah Dikau
Terpujilah Dikau di surga

Baca juga  Angsuran KUR Mandiri 2025 hingga Rp 500 Juta, Bunga Berapa Persen?

I : Sungguh kuduslah Engkau, Tuhan, sumber segala kekudusan. Maka kami mohon: kuduskanlah persembahan ini dengan pencurahan Roh-Mu, agar bagi kami menjadi Tubuh dan [†]
Darah Tuhan kami, Yesus Kristus.
Ketika Dia diserahkan untuk menanggung sengsara dengan rela, Dia mengambil roti, dan sambil mengucap syukur, Dia memecah-mecahkan lalu memberikannya kepada murid-murid- Nya, seraya berkata:

TERIMALAH DAN MAKANLAH, KAMU SEMUA:
INILAH TUBUH-KU, YANG DISERAHKAN BAGIMU

Demikian pula, sesudah perjamuan, Dia mengambil piala, sekali lagi Dia mengucap syukur kepada-Mu, lalu memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:

TERIMALAH DAN MINUMLAH, KAMU SEMUA:
INILAH PIALA DARAH-KU, DARAH PERJANJIAN BARU DAN KEKAL, YANG DITUMPAHKAN BAGIMU DAN BAGI SEMUA ORANG DEMI PENGAMPUNAN DOSA. LAKUKANLAH INI SEBAGAI KENANGAN AKAN DAKU.

I : Marilah mewartakan misteri iman kita. [2B]
U: Setiap kali kita makan roti ini dan minum dari piala ini, wafat- Mu, Tuhan, kami wartakan, hingga Engkau datang.
I : Sambil mengenangkan wafat dan kebangkitan Kristus, kami mempersembahkan kepada-Mu, Bapa, roti kehidupan dan piala keselamatan.
Kami bersyukur, sebab kami Engkau anggap layak menghadap Engkau dan berbakti kepada-Mu. Dan kami mohon semoga kami yang menerima Tubuh dan Darah Kristus dihimpun menjadi satu umat oleh Roh Kudus.

Ingatlah, Tuhan, akan Gereja-Mu yang tersebar di seluruh bumi, agar Engkau menyempurnakannya dalam cinta kasih, dalam persatuan dengan Paus kami, Fransiskus, dan Uskup kami, Robertus, serta semua rohaniwan.

Ingatlah juga akan saudara-saudari kami, yang telah meninggal dengan harapan akan bangkit, dan akan semua orang yang telah berpulang dalam kerahiman-Mu, dan terimalah mereka dalam cahaya wajah-Mu.

Kami mohon, kasihanilah kami semua, agar kami Engkau terima dalam kebahagiaan abadi bersama Santa Perawan Maria, Bunda Allah, Santo Yosef, mempelainya, para Rasul dan semua Orang Kudus, sepanjang masa, yang hidupnya berkenan pada-Mu.

Semoga kami pun Engkau perkenankan turut serta memuji dan memuliakan Dikau, dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra- Mu.

Dengan pengantaraan Dia, bersama Dia dan dalam Dia, bagi- Mu, Allah Bapa yang Mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan, sepanjang segala masa.

U: Amin.

… dibunyikan gong …

Bapa Kami [Berdiri]

“Bapa Kami” [KEK. 1]

Bapa kami yang ada di surga dimuliakanlah nama-Mu
Datanglah kerajaan-Mu dan jadilah kehendak-Mu
Di bumi s’perti di surga
Berilah kami rejeki hari ini dan ampunilah kesalahan kami
Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan
Tetapi bebaskanlah kami dari segala yang jahat
Amin

Embolisme [Berdiri]

I : Tuhan, kami mohon, bebaskanlah kami dari segala yang jahat, sudilah memberi damai sepanjang hidup kami, supaya, kami yang telah dikuatkan oleh kelimpahan belas kasih-Mu, selalu bebas dari dosa, dan dijauhkan dari segala gangguan: sambil menantikan harapan yang membahagiakan dan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus:
U: Sebab Engkaulah Raja yang Mulia dan Berkuasa untuk selamalamanya.

Doa Dan Salam Damai [Berdiri]
Pemecahan Hosti [Berdiri]
Anak Domba Allah [Berdiri]
Komuni [Berdiri]
Doa Sesudah Komuni [Duduk]

I : Marilah berdoa, Ya Allah, kami bersyukur atas kedatangan Putra-Mu di malam kudus ini. I-U: Semoga terang-Nya meneguhkan kami menjadi saksi kemuliaan Allah dan pewarta damai bagi seluruh ciptaan, hingga kelak kami disatukan dalam terang abadi bersama Kristus.
I : Dialah Tuhan dan Juruselamat kami, kini dan sepanjang masa.
U: Amin.

RITUS PENUTUP

Ucapan Terima Kasih [Berdiri]
Amanat Pengutusan [Berdiri]
Berkat Meriah [†] [Berdiri]

I : Tuhan bersamamu.
U: Dan bersama rohmu.
I : Semoga Allah yang Mahabaik yang oleh penjelmaan Putra-Nya telah menghalau kegelapan dari dunia dan yang oleh kelahiran-Nya yang mulia telah menerangi malam hari yang amat suci ini, menghalau kegelapan dosa dari Saudara dan dengan cahaya kebajikan menerangi hati Saudara.
U: Amin.
I : Semoga Dia, yang berkenan agar kegembiraan besar atas kelahiran-Nya yang menyelamatkan, diwartakan oleh Malaikat kepada para gembala, memenuhi hati Saudara dengan kegembiraan-Nya dan menjadikan Saudara sebagai pewarta- pewarta Injil-Nya.
U: Amin.
I : Semoga Dia, yang menyatukan hal-hal duniawi dan surgawi melalui penjelmaan-Nya, memenuhi Saudara dengan anugerah kedamaian-Nya dan kehendak baik, serta membuat Saudara ikut ambil bagian dalam Gereja yang abadi.
U: Amin
I : Semoga berkat Allah yang Mahakuasa, [†] Bapa dan Putra dan Roh Kudus, turun atas Saudara dan menetap senantiasa.
U: Amin.

Pengutusan [Berdiri]

I : Saudari-Saudara, pergilah dalam damai, sambil memuliakan Tuhan dengan hidupmu.
U: Syukur kepada Allah.

Perarakan Penutup [Berdiri]

[Umat mengiringi perarakan Imam dan pelayan Liturgi menuju sakristi, dengannyanyian “Gita Surga Bergema”.]

Liturgi Ibadah Malam Natal 2025 Katolik mengajak umat tidak hanya mengenang peristiwa kelahiran Yesus, tetapi juga mengalami kehadiran-Nya secara nyata dalam Ekaristi. Melalui doa, nyanyian, dan sabda, umat diteguhkan untuk menjadi saksi kasih Allah di tengah dunia.

Semoga perayaan Malam Natal ini membawa damai, harapan, dan sukacita sejati bagi setiap keluarga dan komunitas iman.

***

Berita Terbaru

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslich
Pertumbuhan Ekonomi Bantul Melambat di Tengah Tekanan Ekspor dan Tantangan Struktural
ahmed-sherif-OQYWr1YaJ50-unsplash
Teks Khutbah Jumat 3 April 2026 Tema Bulan Syawal dan Keutamaannya
penganiayaan & pembakaran motor di Tridadi
Gara-gara Geber Motor, Kelompok Mabuk Bakar KLX dan Aniaya Pengendara di Tridadi Sleman, 6 Pelaku Ditangkap
priscilla-du-preez-OEdkPaxYMXU-unsplash
Isi SE Menaker WFH 1 Hari Seminggu: Mulai Kerja Kapan dan Bagaimana Skemanya?
gizem-nikomedi-BCP6GrzZ9gk-unsplash
Jadwal Operasional Bank Libur Jumat Agung 3 April 2026: BRI, BNI, BCA, Mandiri dll Buka Tutup Jam Berapa?

TERPOPULER

kaitlyn-baker-vZJdYl5JVXY-unsplash (5)
Kumpulan Contoh Soal TKA SMP Kelas 9 Bahasa Indonesia dan Matematika Lengkap Pembahasan serta Jadwal TKA 2026
dom-fou-YRMWVcdyhmI-unsplash (1)
Cara Cek Rasionalisasi SNBT 2026, Memperbesar Peluang Lolos!
yosi-prihantoro-1q2Fo7Bx-pk-unsplash
Kumpulan Soal CCA Paskah dan Jawabannya Lengkap untuk Latihan Lomba Alkitab
solo-jogja
Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun
gilberto-peralta-bocio-1zGDh6FLXqM-unsplash
Jadwal Lengkap Paskah 2026 dan Pekan Suci: Tanggal, Makna, serta Libur Nasional