
TUGUJOGA– Gelombang pergerakan masyarakat pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 terus menunjukkan tren peningkatan signifikan.
Pada hari ketiga pelaksanaan Angkutan Nataru, Sabtu, 20 Desember 2025, KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatat lonjakan volume penumpang.
Penumpang Kereta Api Daop 6 Yogyakarta
Berdasarkan data pantauan hingga pukul 12.00 WIB, KAI Daop 6 Yogyakarta melayani total 46.602 pelanggan.
Data itu terdiri dari 22.351 penumpang berangkat dan 24.251 penumpang tiba atau turun di berbagai stasiun wilayah operasional Daop 6.
Angka tersebut diperkirakan masih akan terus bergerak hingga keberangkatan kereta api terakhir pada tengah malam nanti, seiring masih dibukanya penjualan tiket secara real time.
Stasiun Yogyakarta kembali menjadi pusat pergerakan penumpang tertinggi. Sepanjang hari ini, stasiun tersebut melayani 10.568 pelanggan berangkat dan 11.399 pelanggan tiba.
Aktivitas penumpang yang padat sejak pagi mencerminkan antusiasme masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama perjalanan liburan.
Stasiun Lempuyangan turut mencatat volume penumpang yang tinggi dengan 5.166 pelanggan berangkat dan 5.564 pelanggan tiba.
Sementara itu, Stasiun Solobalapan juga menunjukkan pergerakan signifikan dengan 5.032 pelanggan berangkat dan 5.590 pelanggan turun.
Tidak hanya stasiun besar, stasiun-stasiun penyangga juga mengalami peningkatan aktivitas. Stasiun Klaten melayani 872 pelanggan berangkat dan 1.308 pelanggan tiba.
Kemudian, Stasiun Wates mencatat 517 pelanggan berangkat dan 690 pelanggan tiba. Sisa pergerakan penumpang berasal dari stasiun-stasiun lainnya di wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa secara akumulatif, sejak masa Angkutan Nataru pada 18 Desember 2025 hingga 20 Desember 2025, KAI Daop 6 Yogyakarta telah melayani 65.724 penumpang berangkat dan 75.099 penumpang turun.
Dengan demikian, total pelanggan yang telah dilayani mencapai 140.823 penumpang hanya dalam tiga hari pertama.
“Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api selama periode libur Nataru karena aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Feni.
Pasarsenen hingga Malang: Tujuan Favorit Penumpang
Feni menambahkan, penumpang dari wilayah Daop 6 Yogyakarta paling banyak memilih tujuan ke kota-kota besar.
Stasiun Pasarsenen, Gambir, Surabaya Gubeng, Bandung, dan Malang menjadi lima tujuan favorit selama masa Angkutan Nataru tahun ini.
Sementara itu, berdasarkan tingkat okupansi, lima kereta api dengan keterisian tertinggi yaitu KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Progo, dan KA Fajar Utama YK.
Tingginya okupansi ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api kelas ekonomi hingga eksekutif.
Meski volume penumpang terus meningkat, KAI Daop 6 Yogyakarta menegaskan bahwa ketersediaan tiket masih cukup luas.
Hingga periode Angkutan Nataru berakhir pada 4 Januari 2026, KAI masih menyediakan 127.350 tempat duduk untuk keberangkatan dari wilayah Daop 6 Yogyakarta.
“Kami mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan mudik maupun balik dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi resmi Access by KAI, website kai.id, atau kanal eksternal resmi yang telah bekerja sama dengan KAI,” kata Feni.
Selain mengatur pemesanan tiket, KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengingatkan masyarakat agar mengatur waktu keberangkatan dari rumah menuju stasiun dengan lebih cermat.
Libur panjang Nataru telah memicu peningkatan volume kendaraan dan berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan.
“Kami mengimbau penumpang untuk berangkat lebih awal menuju stasiun agar tidak tertinggal kereta api. Kepadatan lalu lintas dan rekayasa arus kendaraan dapat memengaruhi waktu tempuh menuju stasiun,” tutup Feni.
Dengan lonjakan penumpang ini, KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen menjaga keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan demi memastikan pengalaman liburan Nataru yang aman dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan. (ef linangkung)