4,7 Juta Orang Diprediksi Masuk DIY Saat Nataru 2025/2026, Dishub Siapkan Tujuh Jalur Alternatif

Bagikan :

 

Lonjakan mobilitas diprediksi terjadi saat Nataru 2025/2026. Dishub DIY menyiapkan tujuh jalur alternatif untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di Yogyakarta. (TuguJogja)

TUGUJOGJA — Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Dinas Perhubungan (Dishub) DIY memprediksi pergerakan orang menuju dan keluar wilayah DIY akan mencapai jutaan, sehingga berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas utama.

Berdasarkan proyeksi Dishub DIY, sebanyak 4.695.577 orang diperkirakan masuk ke wilayah DIY, sementara 4.808.364 orang diprediksi keluar selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Angka tersebut menempatkan DIY sebagai salah satu wilayah dengan tingkat mobilitas tertinggi di Pulau Jawa pada periode libur akhir tahun.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Dishub DIY menyiapkan tujuh jalur alternatif masuk dan keluar wilayah DIY. Jalur-jalur tersebut tersebar di sisi barat, utara, timur, dan selatan guna mengurai kepadatan di jalur utama serta memperlancar arus kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti, mengatakan pihaknya telah menyusun skema rekayasa lalu lintas secara menyeluruh dengan memaksimalkan pemanfaatan jalur alternatif yang selama ini belum digunakan secara optimal.

Baca juga  Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

“Dishub DIY menyiapkan tujuh jalur alternatif yang akan difungsikan untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Erni.

Dari sisi barat, Dishub DIY menyiapkan tiga ruas jalur alternatif, yakni ruas Congot–Wates–Nanggulan–Brosot–Srandakan, ruas Sentolo–Kalibawang, serta ruas Klangon–Moyudan–Tempel.

Ketiga jalur tersebut diproyeksikan menjadi penyangga utama arus kendaraan dari dan menuju wilayah DIY bagian barat, khususnya bagi wisatawan dan pemudik dari arah Jawa Tengah bagian barat.

Sementara itu, dari sisi utara, Dishub DIY mengandalkan ruas Tempel–Turi–Pakem–Cangkringan–Prambanan. Jalur ini diharapkan mampu mengalihkan arus kendaraan dari kawasan lereng Merapi dan sekitarnya agar tidak terpusat di jalur utama.

Untuk sisi timur, Dishub DIY menyiapkan ruas Prambanan–Piyungan sebagai jalur alternatif strategis guna mengurangi beban lalu lintas di kawasan perbatasan DIY dan Jawa Tengah.

Adapun dari sisi selatan, Dishub DIY mengoperasikan dua jalur alternatif, yakni ruas Gading–Semin–Klaten–Sukoharjo serta ruas Wonosari–Baron–Tepus–Bedoyo–Wonggiri.

Kedua jalur tersebut menjadi akses penting bagi wisatawan yang menuju kawasan pantai selatan Gunungkidul sekaligus jalur penghubung antarwilayah di selatan DIY.

Baca juga  Pemkot Yogyakarta Perkuat Komunikasi dengan 60.000 Pekerja dari 1.700 Perusahaan Lewat Diseminasi Hubungan Industrial

Erni menegaskan, Dishub DIY tidak hanya membuka jalur alternatif, tetapi juga menyiagakan personel serta sarana dan prasarana pendukung di seluruh ruas tersebut. Petugas akan disiagakan untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.

“Pada jalur-jalur alternatif ini, personel akan disiagakan. Kami juga melengkapi sarana dan prasarana pendukung seperti petunjuk arah dan penerangan jalan umum. Semua kebutuhan di jalur alternatif kami siapkan,” ujarnya.

Dishub DIY juga memetakan puncak arus mudik dan arus balik selama libur Nataru. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 24–25 Desember 2025, 28 Desember 2025, serta 1 Januari 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 4 Januari 2026.

Sebagai langkah antisipasi tambahan, Dishub DIY mengimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan pada periode puncak arus tersebut. Masyarakat disarankan memilih waktu bepergian sebelum atau sesudah tanggal rawan kepadatan.

“Bagi masyarakat yang tetap harus bepergian, kami mengimbau agar mempersiapkan perlengkapan perjalanan dengan baik dan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan,” kata Erni.

Baca juga  69% CPNS Bantul 2025 Didominasi Generasi Z, Bupati Tekankan Niat Pengabdian

Dengan kesiapan jalur alternatif, personel, serta fasilitas pendukung, Dishub DIY berharap pergerakan jutaan orang selama Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

slot gacor hari ini

toto togel

slot gacor

togel

slot gacor

slot gacor

link slot

kampungbet

kampungbet

situs togel

slot gacor

situs togel

slot gacor

link slot

situs togel

link slot

situs togel

situs toto

slot gacor

link slot

link gacor

slot gacor hari ini

situs togel

slot gacor hari ini

situs parlay

link gacor

toto togel

slot gacor

situs slot

slot gacor

slot gacor

kotabet link

link gacor

situs togel

situs togel

toto togel

toto togel

toto togel

kampungbet daftar

kampungbet daftar

kampungbet daftar

kampungbet daftar

kampungbet daftar

toto togel

judi bola

situs togel

kampungbet

toto togel

situs gacor

situs gacor

toto togel

situs hk pools

link togel

bandar hk

toto togel

https://frankspizzapalace.com/menu

kampungbet

Berita Terbaru

fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus
Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret di Jogja
Fakta Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret, Simbol Perlawanan Indonesia yang Mendunia
Fenomena Kekeringan Gunungkidul
Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

film pendek mijil

Film Pendek “Mijil” Angkat Kisah Tiga Pemuda Candirejo Ubah Lahan Kering Jadi Sentra Bawang Merah