
TUGUJOGJA – Suasana Aula UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kulon Progo pekan lalu terasa penuh haru sekaligus penuh semangat. Setelah berhari-hari menimba ilmu dan berlatih keras, 16 peserta pelatihan barbershop akhirnya menuntaskan perjalanan mereka. Dari jumlah tersebut, 14 orang dinyatakan kompeten dan siap terjun ke dunia kerja.
Pelatihan barbershop ini tidak hanya melatih keterampilan memotong rambut, tetapi juga membentuk mental mandiri. Para peserta belajar disiplin, ketelitian, hingga seni melayani pelanggan.
Kepala UPT BLK Kulon Progo, Adika Galih Sitasari, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi pintu gerbang bagi masyarakat untuk bangkit dari ketergantungan. Dia meminta peserta untuk mengembangkan dan memelihara jaringan.
“Jangan cepat puas, jangan pernah berhenti belajar, dan teruslah perbarui ilmu kalian. Kembangkan dan pelihara jejaring yang sudah terjalin selama pelatihan ini,” pesan Adika.
87,5 Persen Peserta Raih Kompetensi
Berdasarkan hasil uji kompetensi, 14 peserta atau 87,5 persen berhasil meraih predikat kompeten. Sementara dua orang lainnya lulus sebagian unit kompetensi.
Hasil ini membuktikan bahwa mayoritas peserta mampu menyerap ilmu dan siap berkarier di bidang barbershop.
Adika menegaskan bahwa lulusan wajib mencari pekerjaan atau membuka usaha sendiri. Ia mengingatkan bahwa dunia kerja menuntut disiplin tinggi.
“Kami sudah memberikan peralatan stimulan. Gunakan sebaik mungkin untuk memulai langkah kalian. Jadikan ini modal awal, bukan sekadar hadiah,” tegasnya.
Adika tidak hanya memberi semangat, tetapi juga menanamkan nilai-nilai penting. Ia menekankan bahwa soft skill, seperti kedisiplinan dan etos kerja, menentukan keberhasilan lebih dari sekadar keterampilan teknis.
“Kami mohon maaf jika selama penyelenggaraan pelatihan ini masih ada kekurangan. Untuk hak-hak peserta seperti uang transport, saat ini sedang dalam proses keuangan,” tambahnya.