Babak Baru Dugaan Pencabulan Siswi SLB di Umbulharjo Yogyakarta: Keluarga Resmi Melapor, Korban Difabel Alami Trauma Mendalam

Bagikan :
Ilustrasi pelecehan seksual. (Freepik)

TUGUJOGJA – Keluarga A secara resmi melaporkan dugaan pencabulan yang diduga dilakukan oleh gurunya sendiri, berinisial IN, yang mengajar di sebuah Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri di kawasan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Laporan itu membuka babak baru dalam kasus yang mengguncang dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Pengakuan yang Mengubah Segalanya

Kasus ini terungkap setelah A memberanikan diri bercerita kepada ibunya. Dengan bahasa yang terbata dan emosi yang campur aduk, A menyampaikan pengalaman yang selama ini ia pendam.

Sang ibu tidak tinggal diam. Ia langsung berkoordinasi dengan keluarga dan penasihat hukum untuk membawa perkara tersebut ke ranah hukum.

Penasihat hukum keluarga korban, Hilmi Miftahzen Reza, menjelaskan bahwa dugaan pelecehan seksual itu terjadi dalam rentang waktu November hingga Desember 2025.

“Pelaporan ini merupakan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru di salah satu SLB di Yogyakarta. Kejadian berlangsung pada November dan Desember 2025,” tegas Hilmi saat mendampingi pelaporan.

la menekankan bahwa keluarga mengambil langkah hukum demi melindungi hak anak dan mencegah kejadian serupa terulang.

Baca juga  Ngebut dan Melambung di Tikungan, Kawasaki Ninja Adu Banteng dengan Honda Vario di Jalan Tembiโ€“Sudimoro, Sewon Bantul

Dugaan Pelecehan Terjadi di Ruang Kelas

Hilmi mengungkapkan bahwa tindakan tidak senonoh itu diduga terjadi di lingkungan sekolah, bahkan di ruang kelas. Dugaan tersebut semakin menyayat hati karena peristiwa itu disebut berlangsung saat aktivitas belajar mengajar masih

berjalan.

โ€œBerdasarkan keterangan sementara dari korban, ada kejadian di ruang kelas dan ada juga di luar. Kami akan mendalami semuanya melalui proses hukum,” jelasnya.

Keluarga korban menyampaikan bahwa A menerima perlakuan tidak etis yang mengarah pada pelecehan seksual. Mereka menilai tindakan tersebut sebagai perbuatan yang sangat menyedihkan, terlebih karena dilakukan oleh seorang pendidik terhadap muridnya sendiri.

Menurut Hilmi, dugaan tindakan itu terjadi ketika masih terdapat murid lain di kelas. Ia menggambarkan situasi yang membuat keluarga semakin terpukul.

โ€œKorban termasuk anak yang rajin berangkat sekolah, bahkan saat hujan. Saat itu, kondisi kelas sepi karena sebagian murid tidak hadir. Di situlah diduga terjadi tindakan tersebut,โ€ ungkapnya.

Korban Anak Difabel, Trauma Membekas

Kasus ini semakin memprihatinkan karena A merupakan anak berkebutuhan khusus. Sejak kecil, ia mengalami gangguan saraf yang menyebabkan kejang-kejang. Kondisi tersebut membuat proses komunikasi dan penggalian keterangan menjadi tidak mudah.

Baca juga  JPW Minta Polisi Segera Tetapkan Tersangka dalam Kasus Dugaan Pencabulan Siswi SLB di Yogyakarta

Hilmi menyatakan bahwa kliennya mengalami trauma pascakejadian. Perubahan perilaku terlihat dari sikap A yang menjadi lebih pendiam dan mudah cemas.

โ€œKorban mengalami trauma. Karena ia berkebutuhan khusus, proses menggali fakta memang membutuhkan pendekatan khusus,โ€ katanya.

la menyebut tindakan terduga pelaku sebagai perbuatan tidak manusiawi. Menurutnya, seorang guru seharusnya menjadi pelindung dan pendidik, bukan justru melukai secara fisik dan psikis.

โ€œKami berharap Unit PPA memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku dan membawanya hingga persidangan agar fakta hukum terungkap secara terang,” tegasnya.

Selain proses hukum, keluarga juga meminta agar korban mendapatkan pendampingan psikologis untuk memulihkan trauma yang ia alami.

Polisi Terima Laporan, Proses Berjalan

Kanit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta, Ipda Apri Sawitri, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dugaan perbuatan cabul terhadap anak tersebut.

“Iya, sudah Kami terima. Pelaporannya terkait dugaan perbuatan cabul terhadap anak. Saat ini proses konfirmasi terhadap saksi korban masih berlangsung,โ€ ujar Apri.

la memastikan penyidik Unit PPA menangani kasus tersebut sesuai prosedur. Polisi juga menyusun laporan polisi (LP) sebagai dasar penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga  Apa Saja Kereta New Generation Rute Jogja-Jakarta? Perjalanan Makin Nyaman

Proses pemeriksaan masih menghadapi tantangan komunikasi karena kondisi korban yang merupakan anak difabel. Meski demikian, penyidik tetap berupaya maksimal untuk menggali fakta secara hati-hati dan profesional.

situs toto

toto togel

bandar togel

situs toto

toto togel

toto togel

toto slot

slot resmi

situs togel

toto slot

link gacor

situs toto

slot gacor

toto togel

situs togel

toto slot

slot gacor

situs slot

slot gacor

slot resmi

situs toto

slot gacor

situs gacor

link gacor

bandar togel

togel online

slot gacor hari ini

link slot

link togel

situs togel

situs slot

slot online

Berita Terbaru

fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13โ€“19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus
Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret di Jogja
Fakta Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret, Simbol Perlawanan Indonesia yang Mendunia
Fenomena Kekeringan Gunungkidul
Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Soloโ€“Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogjaโ€“Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

6129583033871878726

Ketika Display Kebudayaan Menambah Meriah Upacara Penurunan Bendera di Istana Negara Yogyakarta