
TUGUJOGJA – Berapa gaji petugas sensus ekonomi 2026? Simak kisaran honor Rp3 juta per bulan, syarat daftar, tugas, jadwal pelaksanaan, hingga cara mendaftar resmi melalui BPS.
Badan Pusat Statistik (BPS) bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan nasional yang digelar setiap 10 tahun ini akan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026.
Untuk mendukung pelaksanaan di lapangan, BPS DIY akan merekrut sekitar 3.000 petugas sensus yang mulai dipersiapkan sejak Februari 2026. Rekrutmen ini terbuka bagi masyarakat umum, mahasiswa, hingga tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Lantas, berapa gaji petugas sensus ekonomi 2026 dan apa saja syarat yang harus dipenuhi?
Rekrutmen 3.000 Petugas di DIY Dimulai Februari 2026
Pelaksana Tugas Kepala BPS DIY, Endang Tri Wahyuningsih, menyampaikan bahwa tahapan rekrutmen dimulai pada Februari.
“Februari ini adalah tahapan nanti rekrutmen petugas. Kami berharap jumlah petugas sekitar 3.000-an lah untuk Provinsi DIY ini yang kita rekrut dari mitra yang memang sudah kita pilih nantinya,” ujar Plt Kepala BPS DIY, Endang Tri Wahyuningsih, Kamis (5/2).
Proses seleksi akan dilaksanakan melalui kantor BPS di masing-masing kabupaten dan kota. Meski prioritas diberikan kepada mitra statistik yang telah terdaftar sebelumnya, seluruh calon petugas tetap wajib mengikuti seleksi administrasi, tes tertulis, serta wawancara sebelum dinyatakan lolos.
Khusus di Kabupaten Sleman, kebutuhan petugas mencapai 1.100 orang. Jumlah ini menjadi yang terbesar di wilayah DIY mengingat luas wilayah dan banyaknya unit usaha yang harus didata.
Berapa Gaji Petugas Sensus Ekonomi 2026?
Besaran honorarium petugas sensus di DIY minimal Rp3 juta per bulan. Nominal tersebut bersifat all in, artinya sudah termasuk biaya operasional seperti transportasi dan paket data internet untuk mendukung pendataan lapangan.
Secara nasional, kisaran penghasilan petugas Sensus Ekonomi 2026 diperkirakan berada pada rentang Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan selama masa kerja sekitar tiga bulan.
Namun, sistem pembayaran bersifat padat karya dan disesuaikan dengan beban kerja masing-masing petugas. Pendapatan dapat berbeda tergantung pada jumlah responden yang berhasil didata, kualitas dan kelengkapan data, wilayah penugasan, serta standar Upah Minimum Regional setempat.
Semakin banyak unit usaha yang berhasil dicacah dengan hasil data yang akurat, maka potensi penghasilan juga bisa lebih besar.
Jadwal dan Metode Pelaksanaan SE 2026
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan melalui dua pendekatan. Pada Mei 2026, perusahaan berskala besar akan melakukan pengisian data secara mandiri melalui sistem daring yang telah disediakan BPS.
Selanjutnya, pada Juni hingga Juli 2026, petugas lapangan akan turun langsung melakukan pendataan secara door to door ke rumah tangga maupun lokasi usaha.
Seluruh petugas resmi akan dibekali tanda pengenal dan surat tugas. Hal ini untuk memastikan masyarakat merasa aman saat menerima kedatangan petugas sensus.
SE 2026 menjadi sensus ekonomi kelima sejak pertama kali digelar pada 1986. Data yang dihimpun akan menjadi dasar dalam memetakan perkembangan dan transformasi struktur ekonomi nasional selama satu dekade terakhir.
Tugas Utama Petugas Sensus Ekonomi
Petugas sensus memegang peran penting dalam keberhasilan pengumpulan data. Beberapa tugas utama yang harus dijalankan antara lain:
- Mengidentifikasi dan mendata seluruh unit usaha di wilayah tugas.
- Melakukan wawancara menggunakan kuesioner digital (Computer Assisted Personal Interviewing/CAPI) atau kuesioner kertas (Paper and Pencil Interviewing/PAPI).
- Memastikan data yang dikumpulkan lengkap dan akurat.
- Berkoordinasi dengan koordinator lapangan dan tim BPS setempat.
Kemampuan mengoperasikan perangkat digital menjadi syarat utama karena mayoritas pendataan dilakukan menggunakan sistem berbasis gawai.
Syarat Daftar Petugas Sensus Ekonomi 2026
Rekrutmen terbuka bagi masyarakat umum dengan sejumlah persyaratan, di antaranya:
- Pendidikan minimal Sekolah Menengah Atas atau sederajat, diutamakan Diploma III atau Sarjana.
- Usia minimal 17 tahun atau 18 tahun saat registrasi, dengan batas maksimal 50 tahun.
- Bukan Aparatur Sipil Negara atau tidak terikat kontrak instansi lain.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Berdomisili di wilayah tugas, diutamakan lingkup kecamatan setempat.
- Mampu menggunakan smartphone Android dengan spesifikasi minimal RAM 3GB atau 4GB, GPS aktif, dan kamera minimal 8MP.
- Memiliki komitmen, disiplin, serta diutamakan berpengalaman dalam survei atau sensus sebelumnya.
Cara Daftar Petugas Sensus Ekonomi 2026
Pendaftaran dilakukan secara online melalui platform resmi Sobat BPS di alamat mitra.bps.go.id atau melalui pengumuman resmi BPS Kabupaten/Kota setempat.
Tahapan pendaftaran meliputi:
- Registrasi akun pada laman Sobat BPS.
- Aktivasi dan pengisian profil secara lengkap.
- Mengunggah dokumen seperti Kartu Tanda Penduduk berwarna dan pas foto terbaru.
- Memilih kegiatan “Sensus Ekonomi 2026”.
- Mengikuti seleksi administrasi dan tes kompetensi online.
- Mengikuti pelatihan dan penandatanganan kontrak bagi yang dinyatakan lulus.
Calon pendaftar disarankan menyiapkan dokumen dan perangkat pendukung sejak awal agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Peran Strategis Sensus Ekonomi 2026
Sensus Ekonomi 2026 menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan. Dalam kurun waktu 10 tahun, dinamika usaha di Indonesia mengalami banyak perubahan, termasuk pertumbuhan usaha berbasis digital dan perkembangan sektor ekonomi baru.
Data hasil sensus akan digunakan untuk memetakan jumlah serta persebaran pelaku usaha, mengidentifikasi sektor unggulan, dan menyusun strategi pembangunan ekonomi nasional yang lebih tepat sasaran.
Bagi masyarakat yang ingin berkontribusi sekaligus memperoleh pengalaman kerja lapangan berskala nasional, menjadi petugas sensus ekonomi 2026 dapat menjadi kesempatan berharga.
***
https://frankspizzapalace.com/menu