
TUGUJOGJA – Pembangunan jalan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen terus dikebut demi mendukung konektivitas logistik dan mobilitas warga. Berikut daftar lengkap exit tol baru di DIY yang akan memudahkan akses ke berbagai wilayah.
Pemerintah terus mempercepat pembangunan jaringan jalan tol yang akan menghubungkan wilayah Yogyakarta, Solo, dan Bawen.
Proyek ini tidak hanya menjadi penopang arus logistik antardaerah, tetapi juga akan memperkuat integrasi transportasi dengan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melalui ruas tol Jogja–YIA.
Saat ini, konstruksi tol Jogja–Solo sudah memasuki kawasan Kalasan, Sleman. Sementara itu, pengerjaan tol Jogja–Bawen mulai terlihat nyata, membentang sepanjang jalur Selokan Mataram. Jika seluruh jaringan tol rampung, maka konektivitas Joglosemar (Jogja–Solo–Semarang) akan semakin efisien.
Terdapat berbagai titik keluar dan masuk (exit tol) yang tersebar di sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Exit tol ini akan tersedia dalam bentuk simpang susun maupun on/off ramp, yang dirancang untuk mendukung kelancaran lalu lintas tanpa hambatan.
Exit Tol Strategis di Wilayah DIY
Berikut daftar lengkap titik keluar masuk tol yang masuk dalam proyek pembangunan tol Jogja–Solo, Jogja–Bawen, dan Jogja–YIA:
- Simpang Susun Purwomartani dan Exit Bokoharjo
Terletak di Kalasan, Sleman, simpang ini akan terkoneksi langsung dengan Jalan Jogja–Solo dan melintasi Jalan Cangkringan. - On/Off Ramp Maguwoharjo
Berada di utara Ring Road Timur, tepatnya dekat SMK Negeri 1 Depok, ramp ini menghubungkan ke Jalan Tajem dan Jalan Solo. - On/Off Ramp UPN
Lokasinya berada di sisi barat Jalan Nusa Indah dan memberikan akses cepat ke Ring Road serta kawasan Universitas Pembangunan Nasional. - On/Off Ramp Monjali
Diperkirakan dibangun antara Jalan Palagan dan Jalan Kaliurang, ramp ini memudahkan perjalanan menuju kawasan wisata Kaliurang. - On/Off Ramp Trihanggo
Berada di simpang empat Trihanggo, Sleman, ramp ini terkoneksi langsung ke Junction Sleman yang merupakan pertemuan tol Jogja–Solo, Jogja–Bawen, dan Jogja–YIA. - Simpang Susun Gamping
Akan dibangun di sekitar Pasar Gamping dan menjadi akses utama menuju Yogyakarta bagian barat melalui Jalan Jogja–Wates. - Simpang Susun Sentolo
Terletak dekat RSUD Nyi Ageng Serang di Kulon Progo, exit ini mengarah ke Jalan Sentolo–Nanggulan dan Jalan Jogja–Wates. - Simpang Susun Wates
Dirancang untuk dibangun di utara pusat Kota Wates, tepatnya di wilayah Pengasih, exit ini menghubungkan Jalan Mandung–Pengasih dan Jalan Sentolo–Pengasih. - Simpang Susun Kulon Progo
Berlokasi di Temon, tepat di sisi tenggara Bandara YIA, simpang ini menjadi penghubung penting antara jalan tol dan akses menuju bandara. - Simpang Susun Banyurejo
Terletak di Tempel, Sleman, simpang ini juga menjadi gerbang ke wilayah Magelang dan termasuk dalam ruas tol Jogja–Bawen.
Pembukaan Tol Segmen Klaten-Prambanan
Sebagai bagian dari tol Jogja–Solo, segmen Klaten–Prambanan resmi dibuka dan beroperasi penuh selama 24 jam mulai Rabu, 2 Juli 2025. Segmen ini sepanjang delapan kilometer dibangun dengan struktur at-grade dan mampu memangkas waktu tempuh dari 30 menit menjadi hanya sekitar 10 menit.
Pengendara dari arah Yogyakarta bisa masuk melalui Gerbang Tol (GT) Prambanan yang terhubung ke jalan Solo–Jogja, sementara pengguna dari arah Klaten dapat mengakses tol melalui GT Klaten yang berada di Jalan Ki Ageng Gribig.
Selama masa uji coba, segmen Klaten–Prambanan ini masih bebas tarif. Namun demikian, pengguna tetap diwajibkan melakukan tapping kartu tol sebagai bagian dari prosedur standar operasional.
Kehadiran jaringan tol ini diharapkan dapat memperkuat integrasi jalur transportasi nasional, mempermudah pengiriman barang, dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat maupun wisatawan.
Proyek ini juga menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi regional, mempercepat konektivitas, dan mendukung sektor pariwisata Yogyakarta secara menyeluruh.
***