Dari Limbah Jadi Cuan, Kerajinan Batok Kelapa Bantul Tembus Pasar Mancanegara

Bagikan :
Kerajinan batok kelapa asal Bantul sukses menembus pasar global. (Ef Linangkung)

TUGUJOGJA – Di balik tumpukan limbah rumah tangga, tersimpan harta karun yang sering terabaikan. Batok kelapa, yang biasanya berakhir di tungku pembakaran atau tempat sampah, justru berubah menjadi sumber penghidupan baru di tangan seorang perempuan tangguh asal Bantul.

Dialah Haryanti (50), pengrajin asal Pedukuhan Juron, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, yang berhasil mengubah limbah tempurung kelapa menjadi karya seni bernilai tinggi dan menembus pasar mancanegara.

Perjalanan Haryanti memberi inspirasi bahwa peluang usaha selalu ada di sekitar kita. Ia menunjukkan bahwa kreativitas mampu menembus batas, bahkan dari sebuah desa kecil di Bantul. Dari limbah yang kerap dibuang, lahir produk yang kini terbang ke mancanegara, membawa nama Bantul semakin dikenal dunia.

Haryanti menuturkan awal kisahnya dengan penuh keyakinan. Ia sering melihat batok kelapa hanya dibakar begitu saja. Dari situlah terbersit ide untuk mengolah limbah sederhana ini menjadi kerajinan.

Kreativitasnya bermula ketika dia banyak melihat batok kelapa cuma dibakar, padahal menarik kalau dibuat kerajinan.

Baca juga  'Sawah Rosok' Petani Genjahan: Dari Tumpukan Sampah Jadi Lumbung Pangan Mini di Gunungkidul

“Saya coba-coba bikin, ternyata banyak yang suka,” ujar Haryanti dengan senyum bangga.

Dari Asesoris Sederhana Jadi Produk Bernilai Tinggi

Langkah pertama Haryanti dimulai dari membuat asesoris sederhana seperti kalung, gelang, dan gantungan kunci. Namun kreativitasnya tak berhenti di situ. Ia terus berinovasi hingga mampu memproduksi peralatan makan, perabot rumah tangga, tas, kap lampu, hingga produk fashion eksklusif.

“Setiap kali ikut pameran, selalu ada yang pesan. Ada yang minta tas, ada yang minta kap lampu. Saya paksa diri harus bisa bikin, ternyata bisa. Dari situ pesanan makin banyak,” imbuhnya.

Setiap karya lahir di bawah label Yanti Batok, dengan harga bervariasi mulai dari Rp3 ribu hingga Rp500 ribu. Produk ini bukan hanya menarik dari segi desain, namun juga memiliki daya tahan tinggi.

Haryanti menjelaskan, tidak semua batok bisa dipakai. Ia harus memilih batok yang tebal dan kuat. Cara perawatannya pun sederhana, cukup dioles minyak kelapa lalu diangin-anginkan.

Berbekal mesin mini bor, Haryanti mencetak batok menjadi potongan ulir menyerupai kancing baju. Potongan itu ia rangkai satu per satu hingga membentuk produk yang indah.

Baca juga  Tragis, Kakek Asal Patuk Terjatuh dari Tebing 50 Meter saat Cari Rumput

Dari tahun 2002, ia mulai serius menekuni usaha ini. Kini, kerja kerasnya membuahkan hasil. Ia tak hanya menjadi pengrajin, tetapi juga seorang wirausahawan sukses yang membuka lapangan kerja bagi sepuluh orang karyawan.

Tren gaya hidup berkelanjutan semakin menguntungkan langkahnya. Kesadaran masyarakat terhadap produk ramah lingkungan membuat kerajinan batok kelapa semakin dicari. Dari meja makan hingga lemari fashion, karya Haryanti menemukan tempat istimewa.

“Jarang sekali saya menjumpai produk fashion dari batok kelapa. Desainnya unik, kuat, perawatannya mudah, dan harganya terjangkau,” ungkap Asyifa, seorang konsumen asal Blitar yang berkunjung ke galeri Yanti Batok, Jumat (22/8/2025).

Proses pembuatan kerajinan batok kelapa Yanti Batok Bantul. (Ef Linangkung)

Laris di Pasar Lokal, Sukses di Pasar Global

Produk Yanti Batok kini tak hanya merajai pasar lokal. Karya tangan Haryanti telah melanglang buana ke berbagai negara seperti Jamaika, Prancis, India, dan Turki.

Dalam sebulan, ia mampu memasarkan tak kurang dari 1.000 produk, dengan omzet mencapai belasan juta rupiah.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas bisa lahir dari hal sederhana. Limbah yang dianggap remeh bisa menjelma menjadi karya bernilai tinggi ketika dipadukan dengan ketekunan, inovasi, dan semangat pantang menyerah.

Baca juga  21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan 2026, Peserta Wajib Tahu

situs toto

slot resmi

situs toto

link gacor

link gacor

situs slot

toto togel

togel resmi

situs toto

toto togel

slot resmi

situs toto

toto togel

toto slot

togel macau

toto togel

link gacor

link slot

situs gacor

situs togel

link gacor

link togel

Berita Terbaru

kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

6129583033871878726

Ketika Display Kebudayaan Menambah Meriah Upacara Penurunan Bendera di Istana Negara Yogyakarta

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini