Demi Biaya Study Tour Anak, Pria Gunungkidul Curi Motor di Alun-Alun Wonosari

Bagikan :
Polisi mengamankan pria asal Karangmojo yang mencuri motor di Alun-Alun Wonosari demi biaya sekolah anak dan membayar utang. (Ist)

TUGUJOGJA – Tekanan ekonomi kembali memicu kasus kriminal di Gunungkidul. Seorang pria berinisial ARD (35), warga Seropan, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo, ditangkap polisi setelah mencuri sepeda motor di kawasan Alun-Alun Wonosari demi memenuhi kebutuhan sekolah anaknya.

Kasus pencurian kendaraan bermotor itu menyita perhatian warga karena alasan pelaku disebut berkaitan dengan biaya pendidikan dan utang rentenir yang menumpuk.

ARD kini menjalani pemeriksaan di Mapolsek Wonosari setelah aksinya terungkap melalui rekaman CCTV dan penyelidikan polisi selama beberapa pekan.

Motor Hilang di Tengah Ramainya Alun-Alun

Peristiwa pencurian terjadi saat seorang pelajar bernama Christiano Adityama Kumara (18) memarkir sepeda motor Honda Spacy bernomor polisi B 3051 FCO di sisi barat Alun-Alun Wonosari.

Saat itu kondisi kawasan alun-alun cukup ramai. Kendaraan berjajar di tepi jalan dan aktivitas warga berlangsung normal.

Namun di tengah keramaian tersebut, ARD disebut sudah lebih dulu mengamati situasi.

Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku mondar-mandir di sekitar lokasi sambil memperhatikan kendaraan yang terparkir. Sesekali ia berhenti dan memastikan kondisi sekitar aman sebelum menjalankan aksinya.

Baca juga  Jadwal Lengkap Pertandingan Sepak Bola Malam Ini 19โ€“20 Oktober 2025: Liverpool vs Manchester United Jadi Laga Paling Ditunggu

Ketika situasi dianggap sepi pengawasan, pelaku langsung membawa kabur motor korban beserta helm yang tersimpan di kendaraan.

Korban baru menyadari motornya hilang beberapa saat kemudian dan segera melapor ke polisi.

Polisi Lacak Pelaku dari CCTV dan Informasi Satpam

Polsek Wonosari langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan kehilangan.

Petugas memeriksa rekaman CCTV di sekitar Alun-Alun Wonosari dan menemukan petunjuk penting berupa pakaian serta sandal yang digunakan pelaku saat beraksi.

Informasi lain datang dari seorang satpam yang mengaku sering melihat pria mencurigakan berada di area masjid sekitar alun-alun.

Polisi kemudian melakukan pemantauan selama beberapa pekan hingga akhirnya menemukan titik terang.

Sekitar satu bulan setelah kejadian, aparat mendapati ARD sedang berusaha menjual helm hasil curian kepada seseorang.

Petugas langsung mengamankan pelaku tanpa perlawanan.

Pelaku Mengaku Terdesak Biaya Sekolah Anak

Dalam pemeriksaan, ARD mengakui seluruh perbuatannya. Ia mengaku baru pertama kali melakukan pencurian dan nekat mencuri karena tekanan ekonomi yang berat.

Menurut pengakuannya kepada polisi, ia harus memenuhi biaya pendidikan anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar, termasuk kebutuhan study tour dan SPP.

Baca juga  Kode Seksi Pengawasan NPWP Diisi Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya

Selain itu, ia juga terlilit utang rentenir yang terus menagih pembayaran.

Karena terdesak kebutuhan, ARD menjual motor hasil curian di wilayah Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta, seharga Rp2,5 juta. Uang tersebut dipakai untuk kebutuhan sekolah anak dan membayar utang.

Kapolsek Kota Wonosari, Kompol Tri Wibowo, mengatakan pelaku mempelajari cara mencuri motor melalui video di YouTube sebelum menjalankan aksinya.

โ€œPelaku mengaku baru pertama kali melakukan pencurian. Ia belajar dari internet dan memanfaatkan situasi di sekitar lokasi,โ€ ujar Tri Wibowo.

Polisi Amankan Kunci T dan Obeng

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti seperti obeng, kunci T, tas ransel, hingga potongan kabel engkol yang diduga digunakan pelaku saat beraksi.

ARD kini dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dan masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Wonosari.

Kasus ini memunculkan perhatian luas karena memperlihatkan tekanan ekonomi yang masih dialami sebagian masyarakat, terutama terkait biaya pendidikan dan utang konsumtif.

Meski demikian, aparat menegaskan kesulitan ekonomi tidak bisa dijadikan alasan melakukan tindak pidana.

Baca juga  Daftar Titik Lokasi Rawan Razia Operasi Keselamatan Progo 2026, Ada Sampai Tanggal Berapa?

situs toto

situs toto togel

situs togel terpercaya

klik di sini

slot online

slot gacor

situs slot resmi

link slot gacor

slot online

sangkarbet resmi

sangkarbet

slot online resmi

Daftar Sangkarbet

link resmi

situs togel

toto togel

sangkarbet login

slot gacor

situs togel terpercaya

slot gacor

slot gacor

Berita Terbaru

kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13โ€“19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogjaโ€“Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Soloโ€“Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

6129583033871878726

Ketika Display Kebudayaan Menambah Meriah Upacara Penurunan Bendera di Istana Negara Yogyakarta

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini