
TUGUJOGJA— Di sela kesibukan jual beli, puluhan petugas kebersihan tampak antre dengan tertib di aula Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul.
Mereka bukan sedang menunggu giliran mengambil alat kerja, melainkan menjalani medical check-up dari pemerintah daerah.
Sebanyak 35 petugas kebersihan dari delapan Kemantren Pasar, yaitu Wonosari, Playen, Nglipar, Paliyan, Semanu, Ponjong, Rongkop, dan Semin, mengikuti pemeriksaan kesehatan.
Pemeriksaan Kesehatan bagi Petugas Kebersihan Pasar
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh dr. Jolanda Barahama bersama tim medis. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar gula, kolesterol, hingga kondisi umum tubuh, yang menjadi indikator penting kesehatan bagi para pekerja lapangan.
Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yusdayanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap mereka yang selama ini bekerja di garis depan menjaga kebersihan pasar.
“Petugas kebersihan adalah ujung tombak terciptanya pasar yang bersih, sehat, dan nyaman. Mereka bekerja setiap hari menghadapi debu, sampah, dan berbagai risiko kesehatan. Pemeriksaan ini menjadi cara kami memastikan mereka tetap dalam kondisi prima,” ujar Kelik.
Selain pemeriksaan medis, para petugas juga mendapatkan edukasi kesehatan mengenai pentingnya menjaga pola makan seimbang, istirahat cukup, serta penggunaan alat pelindung diri (APD) saat bekerja.
Edukasi ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk mengurangi potensi gangguan kesehatan akibat paparan langsung dengan lingkungan pasar yang dinamis dan berisiko tinggi.
Langkah Dinas Perdagangan ini tidak hanya berfokus pada kesehatan individu, tetapi juga berdampak langsung terhadap kualitas layanan publik.
Pasar tradisional merupakan denyut nadi ekonomi rakyat. Di sana, kebersihan bukan sekadar estetika, tetapi juga kepercayaan.
Dengan petugas sehat, pelayanan kebersihan lebih maksimal, menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan higienis bagi pedagang maupun pembeli.
Perluas Cakupan
Kelik menambahkan bahwa program pemeriksaan kesehatan akan terus dilakukan secara berkala. Dinas juga berencana memperluas cakupan kegiatan ini agar menjangkau seluruh petugas di wilayah pasar tradisional Gunungkidul.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pekerja kebersihan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan kesehatan. Ini bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkeadilan,” tuturnya.
Para petugas kebersihan mungkin jarang disebut dalam laporan ekonomi atau headline pembangunan daerah. Namun, tanpa mereka, pasar tak akan pernah seindah dan senyaman hari ini.
Mereka menjadi bagian dari ekonomi lokal yang hidup setiap pagi, menyapa pedagang dan pembeli dengan kebersihan yang sering luput dari perhatian.
Melalui pemeriksaan kesehatan ini, Dinas Perdagangan Gunungkidul ingin memastikan bahwa pengabdian mereka mendapat penghargaan yang layak, bukan hanya dalam bentuk ucapan terima kasih.
Dengan tubuh sehat dan semangat baru, para petugas kebersihan kini siap melanjutkan tugas mulia, menjaga wajah pasar tradisional Gunungkidul tetap bersih, aman, dan nyaman bagi semua. (ef linangkung)