
TUGU JOGJA – Antusiasme luar biasa menyambut kedatangan dua bintang komedi papan atas, Bunda Corla dan Siti Fauziah “Bu Tedjo”, yang hadir dalam acara meet and greet dan screening lebih awal film Mertua Ngeri Kali hari ini, Minggu (30/11/2025).
Berlangsung di XXI Sleman City Hall, acara ini menjadi peluncuran informal film komedi keluarga yang menjanjikan tawa dan haru lewat kisah gesekan mertua Batak yang dominan.
Dalam cara Meet and Greet di Sleman City Hall (30/11/2025), film ini menandai langkah besar bagi Bunda Corla dalam debutnya sebagai pemeran utama di layar lebar. Film Mertua Ngeri Kali yang disutradarai oleh Key Mangunsong ini telah siap tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 11 Desember 2025.
Kehadiran Bunda Corla dan Siti Fauziah di Yogyakarta secara eksklusif menjadi indikator tingginya kepercayaan diri tim produksi terhadap produk komedi ini.
Konflik Keluarga dan Gaya Khas Donda
Mertua Ngeri Kali mengeksplorasi konflik abadi antara mertua dan menantu, namun dikemas dengan sentuhan komedi segar dan spesifik. Kisah berpusat pada kehidupan Raja (Dimas Anggara) dan istrinya, Andara (Naysila Mirdad), yang tenang. Kedamaian mereka mendadak terusik ketika ibu Raja, Donda—karakter yang diperankan oleh Bunda Corla memutuskan untuk tinggal serumah.
Karakter Donda digambarkan sebagai mertua Batak yang sangat blak-blakan, dominan, dan penuh kontrol, menciptakan kontras yang tajam dengan pasangan muda tersebut. Donda tidak hanya mengontrol urusan putranya, tetapi juga kerap mencampuri urusan rumah tangga Raja dan Andara.
Konflik antar generasi dan budaya ini memicu serangkaian kejadian lucu, gesekan sehari-hari yang sangat relatable, namun pada akhirnya mengarah pada momen emosional yang hangat tentang penerimaan dan cinta dalam keluarga. Pertemuan karakter yang bertolak belakang ini menjadi mesin pendorong utama dalam narasi komedi film tersebut.
Transisi Akting Bunda Corla dan Sinergi Komedi
Peran Donda dalam Mertua Ngeri Kali menuntut Bunda Corla untuk menunjukkan jangkauan akting yang lebih luas. Meskipun tetap mempertahankan sisi jenaka dan ekspresif yang membuatnya dicintai publik, ia juga harus menghadirkan kedalaman emosional sebagai seorang ibu.
Bunda Corla berhasil mentransformasi karakter mertua yang dominan menjadi sosok yang menyayangi dengan caranya sendiri yang unik. Debut ini menjadi pembuktian kemampuannya untuk berakting serius tanpa kehilangan persona komedinya.
Sinergi komedi semakin diperkuat dengan kehadiran Siti Fauziah, yang dikenal luas sebagai Bu Tedjo. Meskipun detail perannya belum sepenuhnya diungkap, kehadiran Siti Fauziah di meet and greet bersama Bunda Corla menjanjikan kolaborasi chemistry komedi yang luar biasa.
Kedua figur ini, yang dikenal memiliki timing komedi yang natural dan kemampuan karakterisasi yang kuat, ditargetkan menjadi magnet utama yang menarik penonton dari berbagai lapisan usia.
Visi Sutradara untuk Komedi yang Hangat
Di bawah arahan Key Mangunsong, Mertua Ngeri Kali diarahkan untuk menjadi film komedi yang tidak hanya mengandalkan slapstick atau dialog konyol, tetapi juga komedi yang berakar pada kehidupan nyata. Key Mangunsong berkomitmen untuk mengemas konflik mertua-menantu yang sarat drama menjadi tontonan yang menghibur dan memiliki pesan sosial yang kuat.
Film ini berusaha menunjukkan bahwa di balik gesekan dan konflik, terdapat kasih sayang dan upaya untuk memahami satu sama lain. Keberanian dalam memilih Bunda Corla sebagai pemeran utama juga menunjukkan visi sutradara untuk memanfaatkan potensi bintang media sosial dalam menghidupkan karakter yang menuntut energi dan screen presence yang besar.
Acara meet and greet di Sleman City Hall, yang memberikan kesempatan screening lebih awal bagi penggemar di Yogyakarta, berfungsi sebagai strategi word-of-mouth yang efektif sebelum rilis nasional pada 11 Desember 2025.
Mertua Ngeri Kali diprediksi akan menjadi salah satu film komedi keluarga yang paling dinantikan di akhir tahun, menawarkan kombinasi unik antara budaya Batak, drama rumah tangga, dan tawa yang dihadirkan oleh bintang-bintang dengan daya tarik massa yang kuat.***