DPRD Gunungkidul Soroti Kebocoran Retribusi Pariwisata, Dorong Evaluasi dan Penguatan Sistem

Bagikan :
Suasana rapat DPRD Gunungkidul saat pembahasan pengawasan triwulan dan evaluasi sektor pariwisata daerah. (Ist)

TUGUJOGJA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul menyoroti masih adanya kebocoran dalam penarikan retribusi sektor pariwisata di wilayah setempat.

Temuan tersebut disampaikan dalam agenda pengawasan triwulan pertama tahun 2026 yang mencakup periode Januari hingga Maret.

Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul, Ery Agustin, mengatakan hasil pengawasan menunjukkan masih terdapat persoalan dalam sistem pengelolaan retribusi yang perlu segera diperbaiki oleh pemerintah daerah.

“Kami menemukan masih banyak kebocoran dalam penarikan retribusi. Ini menjadi catatan penting yang harus segera diperbaiki,” ujar Ery.

Temuan tersebut disampaikan dalam forum pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati yang kemudian menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis dari DPRD kepada pemerintah daerah.

DPRD Soroti Pengawasan dan Sistem Penarikan

Menurut Ery, kebocoran retribusi tidak hanya berdampak pada berkurangnya pendapatan daerah, tetapi juga berpotensi menghambat pengembangan sektor pariwisata yang selama ini menjadi salah satu penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gunungkidul.

DPRD menilai penguatan fungsi pengawasan dan pembenahan sistem penarikan retribusi perlu dilakukan agar potensi pendapatan daerah dapat dimaksimalkan.

Baca juga  Tiga Pameran Industri Terbesar Digelar di Jogja April 2026, Dorong Sinergi F&B, Packaging, dan Printing

Ery menyebut pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan sejumlah langkah perbaikan, termasuk pergantian dan pemindahan petugas penarik retribusi sebagai tindak lanjut atas persoalan yang muncul pada tahun 2025.

Namun menurutnya, langkah tersebut perlu diikuti dengan pengawasan yang lebih ketat agar perbaikan berjalan efektif.

“Permasalahan tahun 2025 harus menjadi pelajaran. Tahun 2026 ini harus menjadi momentum perbaikan menyeluruh,” katanya.

Minta Penguatan Penegakan dan Transparansi

Selain evaluasi internal, DPRD juga mendorong pemerintah daerah mengambil langkah tegas dalam menangani persoalan kebocoran retribusi, termasuk apabila ditemukan unsur pelanggaran oleh oknum tertentu.

DPRD menilai penguatan organisasi perangkat daerah (OPD) yang menangani pendapatan juga penting agar pengelolaan retribusi dilakukan secara maksimal dan transparan.

Menurut DPRD, sektor retribusi pariwisata memiliki peran penting karena menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar bagi daerah.

“Retribusi harus dikembalikan dalam bentuk infrastruktur dan penguatan ekosistem pariwisata,” ujar Ery.

Ia menambahkan bahwa pendapatan dari sektor tersebut perlu dimanfaatkan untuk peningkatan fasilitas, infrastruktur, pelayanan, hingga pengelolaan destinasi wisata.

Baca juga  Pemkab Gunungkidul Siapkan Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD usai Penyampaian LKPJ 2025

DPRD Dorong Digitalisasi Retribusi

Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, DPRD merekomendasikan penerapan sistem penarikan retribusi berbasis digital guna meningkatkan transparansi dan menekan potensi kebocoran.

Digitalisasi dinilai dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan pendapatan sekaligus meminimalkan celah terjadinya penyimpangan dalam proses penarikan retribusi.

Selain itu, DPRD juga mendorong percepatan penataan objek wisata di Gunungkidul agar pengembangan destinasi dapat berjalan beriringan dengan peningkatan pendapatan sektor pariwisata.

Program penataan yang telah dimulai sejak 2025 dan dilanjutkan pada awal 2026 diminta diperluas ke destinasi wisata lainnya.

Ery menegaskan DPRD siap bersinergi dengan pemerintah daerah apabila diperlukan penyusunan regulasi baru untuk mendukung penguatan sistem pengelolaan retribusi dan sektor pariwisata secara keseluruhan.

“Kami siap bersinergi. Jika memang dibutuhkan regulasi baru, DPRD akan mendukung penuh demi perbaikan sistem,” tegasnya.

Berita Terbaru

kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

haedar nashir

Ini Harapan Haedar Nashir untuk Penerus Paus Fransiskus

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir