
TUGUJOGJA— Menjelang lonjakan mobilitas masyarakat pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT PLN (Persero) memperkuat dukungan terhadap pengguna kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
PLN secara aktif menambah dan mengoptimalkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) demi memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, nyaman, dan bebas kekhawatiran kehabisan daya.
Langkah strategis ini menjadi jawaban atas meningkatnya tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang menjadi salah satu tujuan utama wisata nasional.
Ribuan SPKLU Siap Layani Pengguna EV di Seluruh Indonesia
Executive Vice President Pengembangan Produk Niaga PT PLN (Persero), Ririn Rachmawardini, menegaskan bahwa PLN terus mempercepat pembangunan infrastruktur kendaraan listrik secara masif dan terukur.
Ririn menyampaikan bahwa hingga Desember 2025, PLN telah mengoperasikan 4.600 unit SPKLU yang tersebar di 3.500 lokasi di seluruh Indonesia.
Ia menambahkan bahwa kapasitas SPKLU nasional tahun ini melonjak hingga 3,5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan signifikan ini menunjukkan komitmen PLN dalam mendorong ekosistem kendaraan listrik sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional.
30 SPKLU Aktif di 20 Lokasi DIY, Siap Sambut Arus Nataru
Khusus di wilayah DIY, PLN telah mengoperasikan 30 mesin SPKLU yang tersebar di 20 lokasi strategis. Seluruh fasilitas tersebut siap melayani kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik selama periode Nataru.
“Untuk Jogja sendiri, PLN sudah mengoperasikan 30 mesin SPKLU di 20 lokasi. Harapannya, pada momen Nataru ini, para pengguna mobil listrik yang melakukan perjalanan jarak jauh, baik dari barat ke timur maupun sebaliknya, dapat dengan mudah memanfaatkan SPKLU di rest area maupun non-rest area di titik-titik strategis dan kota-kota besar,” ujar Ririn di PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Rabu (17/12/2025).
Ia menegaskan bahwa PLN menempatkan SPKLU secara cermat agar pengguna EV tetap merasa aman saat melakukan perjalanan lintas daerah.
PLN tidak hanya menambah jumlah SPKLU, tetapi juga melakukan evaluasi mendalam terhadap titik-titik pengisian daya.
Mereka menyesuaikan lokasi SPKLU berdasarkan populasi kendaraan listrik yang beredar, serta mengevaluasi tipe dan jenis baterai yang digunakan pengguna EV.
Bahkan, PLN memperkuat SPKLU di sejumlah titik kritis, seperti Rest Area KM 275, KM 379, dan KM 575.
Di lokasi tersebut, PLN memastikan ketersediaan lebih dari 10 slot parkir pengisian daya untuk melayani kendaraan listrik yang melakukan perjalanan antarkota.
Selain itu, PLN juga menempatkan SPKLU di kota-kota besar dan jalur utama seperti Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, hingga Bali.
Penopang Pariwisata Nasional
PLN memandang DIY sebagai wilayah strategis penopang sektor pariwisata nasional, terutama pada Desember 2025 yang memasuki high season kunjungan wisatawan.
Oleh karena itu, PLN mempersiapkan infrastruktur SPKLU secara matang agar pengguna kendaraan listrik dapat menikmati pengalaman berkendara yang optimal.
“Kami fokus di beberapa titik strategis, khususnya di Yogyakarta. Contohnya di UP3 Yogyakarta yang menjadi salah satu charging hub utama di Kota Yogyakarta.
Kami ingin memastikan pengguna EV merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pengalaman berkendara yang semakin baik,” jelas Ririn.
PLN berharap kehadiran SPKLU yang semakin masif dapat mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Melalui langkah ini, PLN menargetkan transisi energi nasional dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Manajer PLN UP3 Yogyakarta, Sigit Hari Wibowo, menegaskan bahwa pihaknya telah menata seluruh SPKLU agar beroperasi secara optimal. PLN juga menyiagakan petugas khusus selama 24 jam untuk mengantisipasi gangguan teknis pada SPKLU.
PLN ingin memastikan seluruh pengguna kendaraan listrik dapat mengisi daya dengan rasa aman, tenang, dan nyaman selama perjalanan Nataru.
Sigit juga mengimbau para pemudik dan wisatawan yang menggunakan kendaraan listrik agar memanfaatkan aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengecek lokasi SPKLU terdekat di Yogyakarta dan sekitarnya.
“Kami mengimbau para pemudik di Jogja untuk memastikan sudah membuka aplikasi PLN Mobile, mengecek lokasi SPKLU, dan memastikan baterai kendaraan listrik dalam kondisi penuh sebelum berangkat berwisata,” pesan Sigit.
Dengan kesiapan SPKLU, pengguna kendaraan listrik akan menikmati libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dengan perjalanan yang lebih ramah lingkungan. (ef linangkung)