Pembatalan Pesanan Resto dan Hotel di Pantai Selatan: Dampak Efisiensi

Bagikan :
Ketua DPD PHRI Gunungkidul, Sunyoto/Foto: ef linangkung

TUGUJOGJA– Lesunya sektor pariwisata di kawasan Pantai Selatan Gunungkidul mulai terasa dampaknya.

Kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran dan beberapa pemerintah daerah yang melarang studi tour memang memiliki dampak signifikan.

Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Gunungkidul, Sunyoto, mengungkapkan sejumlah rombongan wisatawan dari Jawa Barat dan Banten membatalkan pesanan hotel dan restoran, khususnya yang berada di kawasan pantai.

“Beberapa rombongan dari Jawa Barat dan Banten yang sudah memesan, tahun ini membatalkan, terutama untuk resto-resto besar di pinggir pantai. Dampaknya cukup terasa bagi kami,” ujar Sunyoto saat ditemui, Kamis (24/4/2025).

Ia menilai, kondisi ini tak lepas dari efisiensi anggaran di tingkat pemerintah pusat serta kebijakan Gubernur Jawa Barat dan Banten.

Secara tidak langsung, hal itu berdampak pada jumlah kunjungan wisata yang biasa digerakkan oleh kegiatan dinas atau rombongan besar.

Selain itu, Sunyoto juga menyebut, hotel-hotel berbintang yang biasa menjadi tempat pelaksanaan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) kini harus berjuang lebih keras.

Baca juga  Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

“PHRI tentu punya tantangan berat. Kami harus punya inovasi dan solusi, terutama untuk menutup segmen pasar yang tergerus ini. Meeting dari kementerian juga sekarang sangat berkurang,” ungkapnya.

Meskipun sempat terjadi lonjakan okupansi saat libur Lebaran, Sunyoto mengatakan bahwa tingkat hunian itu hanya berlangsung singkat. Padahal, libur lebaran kemari durasinya cukup panjang.

“Lebaran kemarin okupansi sempat 90 persen, tapi hanya dua hari. Padahal liburnya panjang, harapannya bisa longstay. Tapi itu tidak terjadi.”

Ke depan, PHRI Gunungkidul akan mulai merancang strategi untuk menggaet segmen pasar baru, guna mengurangi ketergantungan pada kelompok wisatawan dari instansi pemerintah atau rombongan besar dari wilayah tertentu.

“Kami akan mempromosikan ke segmen pasar yang lain. Ini sedang kami bahas, segmen mana yang bisa dibidik,” pungkasnya. (ef linangkung)

Berita Terbaru

bisma-mahendra-W9EJYyCZ5HI-unsplash (2)
Link Resmi War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Dibuka, Ini Syarat, Cara Daftar, dan Tata Tertibnya
didier-provost-hjATSdtr6fM-unsplash
5 Rekomendasi Penginapan Pinggir Pantai Gunungkidul dengan View Laut yang Memanjakan Mata
images (15)
Rute Trans Jogja Terbaru 2026 Lengkap Semua Jalur, Tarif, Cara Bayar, dan Area Layanannya
WhatsApp Image 2026-08-05 at 11.32
Dipepet dan Diancam Sajam, Warga Pakem Jadi Korban Begal di Candibinangun saat Berangkat Kerja sebelum Subuh
raperda hpr
Terungkap 126 Anjing Dibunuh per Hari, DIY Resmi Larang Perdagangan Hewan Penular Rabies untuk Pangan

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai

IMG_3413

UC Hotel UGM Tawarkan Ruang Meeting Jogja dan Paket Meeting Terjangkau di Lokasi Strategis