Jalan Srikemunit Putus, Warga Sriharjo Bangun Jalan Darurat dari Bambu dan Kayu

Bagikan :
Warga Sriharjo membangun jalan darurat dari bambu dan kayu setelah akses ke Srikemunit putus total akibat longsor. (Ist)

TUGUJOGJA – Jalan utama menuju objek wisata Srikemunit di Kalurahan Sriharjo, Imogiri, putus total setelah longsor yang terjadi beberapa hari terakhir.

Kondisi itu membuat warga membangun jalur darurat dari bambu dan kayu agar aktivitas harian tetap berlangsung, termasuk akses anak sekolah yang sebelumnya melewati jalur setapak yang licin dan becek.

Jalur alternatif darurat itu dibuat di sisi jalan yang putus. Warga mengikat bambu dan kayu untuk membentuk pijakan yang memungkinkan sepeda motor melintas.

Lurah Sriharjo, Titik Istiyawatun Khasanah, menyampaikan bahwa langkah tersebut diambil karena kebutuhan mendesak.

“Warga langsung berkumpul membangun jalan darurat. Kami dari Pemerintah Kalurahan tentu mendukung langkah itu. Anak-anak sudah beberapa hari berjalan lewat setapak yang becek. Kondisi itu membuat saya sangat prihatin,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).

Titik menjelaskan bahwa pembangunan jalan pertolongan dari Pemkab Bantul membutuhkan waktu setidaknya satu hingga dua minggu sehingga warga memilih membuat jalur sementara. Ia menambahkan jalur darurat itu berada di area rawan karena posisinya dekat tebing longsor.

Baca juga  Satu Kampung Satu Arsitek Siap Digulirkan, 500 Arsitek Akan Dampingi Penataan Kampung Yogya

Pemkab Bantul Mulai Penanganan Darurat, Siapkan Jalan Bambu 220 Meter

Pemkab Bantul menyiapkan penanganan darurat berupa pembangunan jalan pertolongan dari bambu sepanjang sekitar 220 meter dengan lebar 1,7 meter. Pembangunan dilakukan dari arah timur ke barat dan menjadi tahap awal agar sepeda motor dapat melintas.

“Tahap pertama membuat jalan pertolongan agar sepeda motor bisa lewat. Kemudian untuk titik longsor akan dipasang bronjong atau pengaman tebing di sisi utara,” kata Titik.

Pengerjaan akan menggunakan alat berat sehingga jalur darurat buatan warga diperkirakan ditutup sementara. Titik menyebut masyarakat diharapkan beralih ke jalur resmi setelah struktur darurat dari Pemkab selesai karena dinilai lebih aman.

Menjelang dimulainya penanganan pada Senin pagi, warga mengadakan doa bersama di lokasi jalan putus. “Kira-kira material sudah turun. Nanti sore saya ke lokasi untuk ikut doa bersama sebelum penanganan besok pagi,” ujar Titik.

Kepala Dinas PUPKP Bantul, Jimmy Alran Manumpak Simbolon, mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan balai sungai mengingat lokasi longsor berada dekat aliran Sungai Oya yang memiliki kontur rawan.

Baca juga  Pasar Kangen Jogja 2025 Siap Digelar, Bakal Sambut Pengunjung dengan Aneka Budaya dan Makanan Legendaris

“Yang pasti ada dua langkah. Langkah pertama dilakukan segera agar masyarakat bisa bergerak dan mengakses jalan. Langkah kedua akan menjadi upaya jangka panjang,” ujarnya.

Jimmy menegaskan bahwa akses jalan itu penting bagi mobilitas warga, wisatawan, dan kegiatan ekonomi di Sriharjo.

Warga berharap penanganan berjalan lancar dan akses dapat segera pulih. Meski jalur darurat buatan warga membantu, risiko longsor susulan masih menjadi perhatian. Dengan dimulainya pekerjaan oleh Pemkab Bantul, warga menantikan jalur yang aman dan layak kembali digunakan.

situs toto

situs togel

toto slot

toto togel

toto togel

situs toto

situs toto

toto slot

situs slot

toto togel

link slot

toto togel

situs toto

toto togel

toto slot

situs togel

situs toto

bandar togel

toto slot

situs toto

situs slot

link slot

toto slot

slot gacor

situs slot

slot gacor

situs toto

link gacor

situs gacor

link slot

bandar togel

link gacor

link togel

situs togel

agen togel

slot gacor

togel online

Baca juga  Jadwal 8 Kereta Tambahan KAI Yogyakarta Selama Libur Panjang 28 Mei hingga 10 Juni 2025

situs toto

Berita Terbaru

kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai

IMG_3413

UC Hotel UGM Tawarkan Ruang Meeting Jogja dan Paket Meeting Terjangkau di Lokasi Strategis