
TUGUJOGJA — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-269 Kota Yogyakarta, aktivitas persiapan mulai terlihat di berbagai sudut kota. Peringatan tahunan ini diperkirakan akan berdampak pada peningkatan arus lalu lintas.
Untuk mengantisipasi potensi keterlambatan penumpang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 (Daop 6) Yogyakarta mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun.
Penutupan Jalan dan Pengalihan Arus Lalu Lintas
Satlantas Polresta Yogyakarta menetapkan rekayasa lalu lintas skala besar sebagai bagian dari dukungan terhadap rangkaian kegiatan HUT ke-269 Kota Yogyakarta.
Sejumlah ruas jalan utama, termasuk Jalan Malioboro dan Jalan Margomulyo, ditutup total pada Selasa, 7 Oktober 2025, mulai pukul 00.00 hingga 24.00 WIB.
Arus kendaraan dari Jalan Abu Bakar Ali yang biasanya menuju ke Jalan Malioboro dialihkan ke Jalan Pasar Kembang selama 24 jam penuh.
Penutupan ini mendukung pelaksanaan Car Free Day di pusat kota, dengan pembatasan aktivitas kendaraan bermotor sepanjang koridor Malioboro hingga titik nol kilometer.
Hanya andong, becak, kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, serta bus Trans Jogja yang diperbolehkan melintas di jalur tersebut.
Masyarakat yang memiliki aktivitas di pusat kota diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif agar mobilitas tetap terjaga.
Imbauan KAI Daop 6 untuk Penumpang
Sebagai respons terhadap kebijakan tersebut, KAI Daop 6 Yogyakarta mengeluarkan imbauan resmi kepada pelanggan agar memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketepatan jadwal keberangkatan kereta api, terutama dari Stasiun Yogyakarta yang berada di kawasan padat lalu lintas.
Manajemen KAI Daop 6 juga mengirimkan pesan singkat (SMS) dan pesan WhatsApp blast kepada penumpang yang tercatat dalam manifest keberangkatan tanggal 7 Oktober 2025. Pesan tersebut berisi informasi rekayasa lalu lintas dan anjuran agar penumpang tiba lebih awal di stasiun.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menekankan pentingnya kesadaran waktu bagi seluruh calon penumpang.
“KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau seluruh pelanggan KA yang akan berangkat dari Stasiun Yogyakarta untuk memperkirakan waktu perjalanan menuju stasiun dan datang lebih awal agar tidak tertinggal kereta,” ujar Feni.
Feni menjelaskan bahwa operasional kereta api pada hari peringatan HUT Kota Yogyakarta tetap berjalan normal tanpa perubahan jadwal.
Karena itu, calon penumpang diminta untuk menyiapkan waktu perjalanan lebih longgar, mengingat akses menuju stasiun akan lebih padat akibat penutupan jalan.
KAI Daop 6 juga memastikan pelayanan tetap optimal selama masa perayaan. Petugas stasiun disiagakan untuk membantu penumpang yang terdampak perubahan arus lalu lintas. Fasilitas publik seperti ruang tunggu, loket tiket, dan layanan informasi juga diperkuat untuk menjaga kenyamanan pelanggan.
“Melalui langkah antisipasi ini, KAI Daop 6 berharap seluruh pelanggan tetap dapat menikmati perjalanan dengan tenang, nyaman, dan tepat waktu,” lanjut Feni.
“Kami juga berharap masyarakat turut berpartisipasi menjaga kelancaran mobilitas selama peringatan HUT ke-269 Kota Yogyakarta.”
KAI Daop 6 Yogyakarta mengajak seluruh warga dan penumpang untuk menyambut hari jadi Kota Yogyakarta dengan tertib dan penuh kesadaran.
Rekayasa lalu lintas ini diterapkan untuk mendukung kelancaran perayaan kota budaya yang terus berkembang sebagai destinasi wisata unggulan.