
TUGUJOGJA — Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY resmi memperkuat kolaborasi strategis demi mengoptimalkan potensi dan meningkatkan prestasi atlet Yogyakarta.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemda DIY dan KONI DIY yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Umbulharjo, Senin (12/01/2026).
Ketua Umum KONI DIY sekaligus Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, bersama Kepala Disdikpora DIY, Drs. Suhirman, M.Pd., secara langsung menandatangani perjanjian tersebut.
Kolaborasi Pemda dan KONI DIY
Sejak awal acara, suasana penuh optimisme menyelimuti penandatanganan kerja sama tersebut. Pemda DIY dan KONI DIY menunjukkan keseriusan untuk melahirkan atlet-atlet unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Kepala Disdikpora DIY, Suhirman, menegaskan bahwa kerja sama ini merepresentasikan komitmen kuat Pemda DIY dan KONI DIY dalam mengembangkan bakat atlet daerah.
Ia menjelaskan bahwa Pemda DIY secara aktif mendukung penyediaan fasilitas olahraga sekaligus memperbaiki sistem pendataan atlet agar pembinaan berjalan lebih terarah.
Suhirman menyampaikan bahwa Disdikpora DIY dan KONI DIY merancang skema baru pembinaan atlet yang menitikberatkan pada pendataan berjenjang, pemantauan rutin, serta evaluasi berkelanjutan.
Skema tersebut bertujuan menciptakan ekosistem olahraga yang profesional dan berorientasi pada prestasi jangka panjang.
“Skema baru ini kami susun agar kita bisa memperoleh hasil yang sangat menggembirakan. Prestasi pada PON atau kejuaraan lainnya menjadi martabat daerah. Karena itu, kita harus bekerja bersama dan tidak mungkin mencapai keberhasilan jika berjalan sendiri-sendiri,” tegas Suhirman.
Kunci Peningkatan Prestasi Atlet DIY
Lebih lanjut, Suhirman menekankan pentingnya evaluasi rutin terhadap proses latihan atlet. Ia menyebutkan bahwa Disdikpora DIY bersama KONI DIY akan melakukan pendataan bertahap untuk memantau perkembangan kemampuan atlet sesuai target.
Ia menjelaskan bahwa evaluasi tersebut akan menjadi dasar pengambilan keputusan dalam menentukan program latihan, dukungan sarana, serta penguatan cabang olahraga unggulan.
Dengan langkah ini, Pemda DIY berupaya memastikan setiap cabang olahraga benar-benar berkembang secara maksimal.
“Kami akan melakukan evaluasi rutin bersama KONI agar setiap kegiatan dan cabang olahraga benar-benar menunjukkan hasil. Harapan kami, Daerah Istimewa Yogyakarta tetap menjadi yang terbaik dan terus melahirkan atlet berprestasi,” ujar Suhirman penuh keyakinan.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI DIY, KMT A. Tirtodiprojo, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai dukungan Pemda DIY melalui Disdikpora menjadi energi baru bagi KONI DIY dalam menjalankan program pembinaan olahraga prestasi.
Tirtodiprojo menegaskan bahwa dukungan peminjaman dan pemanfaatan fasilitas olahraga milik daerah akan sangat membantu pelaksanaan program latihan atlet.
Ia memastikan KONI DIY akan memaksimalkan dukungan tersebut demi meningkatkan kualitas latihan dan pembinaan atlet.
“Disdikpora memberikan dukungan nyata melalui peminjaman fasilitas yang mendukung kegiatan olahraga. Dukungan ini kami sambut sepenuhnya demi prestasi atlet-atlet DIY,” tegasnya.
Komitmen Jangka Panjang untuk Prestasi Olahraga DIY
Tirtodiprojo juga mengingatkan bahwa pengembangan olahraga prestasi di DIY masih menempuh perjalanan panjang.
Ia menilai pembinaan atlet membutuhkan pengelolaan yang konsisten, berkelanjutan, dan penuh komitmen dari seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, perjanjian kerja sama ini menjadi langkah awal yang sangat penting. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan hanya dapat tercapai jika seluruh pihak terus meningkatkan kualitas latihan, pembinaan, dan pendampingan atlet secara maksimal.
“Kami berharap prestasi olahraga DIY tidak menurun, bahkan harus terus meningkat. Atlet-atlet yang sudah berprestasi harus semakin diasah agar tampil lebih tajam dan mampu meraih prestasi yang lebih tinggi,” imbuhnya.
Penandatanganan Perjanjian tentang Penggunaan Barang Milik Daerah untuk Dioperasionalkan oleh KONI DIY ini menjadi tonggak penting dalam penguatan sinergi antara Pemda DIY dan KONI DIY.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Plt. Kepala Balai Pemuda dan Olahraga DIY, Sugeng Wahyudi, jajaran pengurus KONI DIY, serta perwakilan dari KONI dan BPO DIY.
Melalui kolaborasi ini, Pemda DIY dan KONI DIY menegaskan tekad untuk membangun sistem pembinaan olahraga yang kuat, profesional, dan berorientasi prestasi. (ef linangkung)