
TUGUJOGJA – Hari Kesaktian Pancasila akan kembali diperingati pada 1 Oktober 2025. Dalam rangka memperingatinya, dilaksanakan upacara bendera. Dalam susunan acaranya ada agenda pembacaan naskah ikrar yang ditandatangani Ketua DPR RI.
Sejak ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967, tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.
Peringatan ini dimaksudkan untuk mengenang peristiwa sejarah bangsa sekaligus meneguhkan kembali komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa Indonesia.
Tahun 2025, Kementerian Kebudayaan menetapkan tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya” sebagai pengingat bahwa nilai-nilai luhur Pancasila menjadi kekuatan yang menjaga persatuan di tengah keragaman.
Sebagaimana tradisi setiap tahun, peringatan ini diwujudkan dalam bentuk upacara bendera yang digelar secara serentak di tingkat pusat, daerah, perwakilan luar negeri, hingga satuan pendidikan.
Urutan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025
Pelaksanaan upacara diatur dalam Pedoman Penyelenggaraan yang diterbitkan resmi oleh Kementerian Kebudayaan. Berdasarkan susunan acara, pembacaan naskah ikrar menempati posisi penting, yaitu setelah pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan sebelum doa penutup.
Rangkaian pokok acara umumnya terdiri dari:
- Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara.
- Laporan komandan upacara.
- Pengibaran bendera Merah Putih.
- Mengheningkan cipta.
- Pembacaan teks Pancasila.
- Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
- Pembacaan ikrar.
- Pembacaan doa.
- Laporan penutup.
- Penghormatan terakhir kepada Inspektur Upacara.
Dengan demikian, pembacaan ikrar menjadi salah satu inti upacara karena merefleksikan keteguhan bangsa dalam menjaga Pancasila dari berbagai ancaman.
Isi Naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila 2025
Dikutip dari pedoman resmi Kementerian Kebudayaan, berikut adalah isi lengkap naskah ikrar yang akan dibacakan dalam upacara 1 Oktober 2025:
IKRAR
Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya:
- bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia;
- bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara;
- bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia;
Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Jakarta, 1 Oktober 2025
Atas Nama Bangsa Indonesia
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia,
Dr. (H.C.) Puan Maharani
Link Unduh Naskah Ikrar Resmi
Masyarakat yang ingin mendapatkan dokumen resmi dapat mengaksesnya melalui situs resmi Kementerian Kebudayaan.
Naskah ikrar tersebut tercantum dalam Lampiran 3 dari dokumen Pedoman Penyelenggaraan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025.
Tautan unduh: DOWNLOAD DI SINI
Dengan adanya akses ini, seluruh elemen masyarakat bisa menggunakan naskah resmi tersebut untuk keperluan upacara di daerah masing-masing, sehingga keseragaman dan kekhidmatan tetap terjaga.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025 tidak hanya berfungsi sebagai acara seremonial, tetapi juga menjadi momen penting untuk memperbarui tekad kebangsaan.
Melalui pembacaan ikrar, bangsa Indonesia diajak kembali mengingat sejarah, menyadari ancaman yang pernah ada, sekaligus meneguhkan komitmen untuk menjaga Pancasila sebagai fondasi negara.
Dengan tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, peringatan ini diharapkan mampu memperkuat rasa persatuan serta memperkokoh semangat kebersamaan demi mewujudkan cita-cita bangsa.***