
TUGUJOGJA – Bacaan di antara takbir shalat Idul Fitri lengkap dengan teks Arab, latin, dan artinya. Simak panduan zikir tasbih dan tahmid yang dianjurkan.
Shalat Idul Fitri menjadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam saat merayakan hari kemenangan.
Salah satu ciri khas utama dalam pelaksanaan shalat ini adalah adanya takbir tambahan di setiap rakaat, yang membedakannya dari shalat sunnah lainnya. Di sela-sela takbir tersebut, umat Islam dianjurkan membaca zikir berupa tasbih dan tahmid sebagai bentuk pujian kepada Allah SWT.
Jumlah takbir tambahan dalam shalat Idul Fitri terdiri dari tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua. Di antara setiap takbir inilah terdapat amalan sunnah berupa bacaan zikir yang dapat menambah kekhusyukan ibadah.
Bacaan Tasbih di Antara Takbir
Dalam praktiknya, terdapat bacaan yang umum dilafalkan di sela-sela takbir tambahan. Bacaan ini berisi kalimat tasbih, tahmid, dan takbir yang menegaskan keagungan Allah SWT.
Berikut bacaan yang sering digunakan:
Bacaan Utama (Tasbih & Tahmid):
ุณูุจูุญูุงูู ุงูููู ููุงููุญูู
ูุฏู ููููู ูููุงู ุฅููููู ุฅููุงูู ุงูููู ููุงูููู ุฃูููุจูุฑู
Subhaanallaahi walhamdulillaahi walaa ilaaha illallaahu wallaahu akbar
Artinya:
“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar”.
Bacaan tersebut diucapkan setiap kali selesai satu takbir sebelum melanjutkan takbir berikutnya. Fungsinya sebagai zikir untuk mengingat dan memuji Allah di tengah rangkaian shalat.
Alternatif Bacaan Versi Panjang
Selain bacaan singkat, terdapat pula versi zikir yang lebih panjang yang juga dianjurkan untuk dibaca. Bacaan ini memberikan variasi dalam berzikir selama pelaksanaan shalat Id.
ุงูููููู ุฃูููุจูุฑู ููุจููุฑูุง ููุงููุญูู
ูุฏู ููููููู ููุซููุฑูุง ููุณูุจูุญูุงูู ุงูููููู ุจูููุฑูุฉู ููุฃูุตููููุง
Allahu akbar kabiiroo walhamdulillaahi katsiiroo wasubhaanallaahi bukrotaw waashiilaa
Artinya:
“Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah pada pagi dan petang”.
Bacaan ini dapat dipilih sesuai kemampuan dan kebiasaan masing-masing, selama tetap berisi pujian kepada Allah SWT.
Waktu dan Tata Letak Bacaan
Zikir di antara takbir memiliki waktu yang jelas dalam rangkaian shalat Idul Fitri. Bacaan tersebut dilafalkan setelah satu takbir selesai, sebelum takbir berikutnya dimulai.
Urutannya adalah sebagai berikut:
- Takbir diucapkan
- Disusul bacaan tasbih atau zikir
- Dilanjutkan dengan takbir berikutnya
Setelah takbir terakhir, baik pada rakaat pertama maupun kedua, tidak ada lagi bacaan zikir tambahan. Jamaah langsung melanjutkan dengan membaca Surah Al-Fatihah dan surat pendek.
Bacaan Tambahan yang Dianjurkan
Selain dua bacaan utama, terdapat tambahan zikir yang juga disebutkan dalam beberapa riwayat dan boleh dibaca sebagai pelengkap.
Wa lรข haula walรข quwwata illรข billรขhil ‘aliyyil azhรฎm.
Allรขhumma ighfir lรฎ warhamnรฎ wahdinรฎ wa ‘รขfinรฎ warzuqnรฎ.
Bacaan ini bersifat opsional dan tidak wajib, sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing jamaah.
Hukum Membaca Zikir di Sela Takbir
Para ulama sepakat bahwa membaca zikir di antara takbir hukumnya sunnah. Artinya, jika dilakukan akan mendapatkan pahala, namun jika terlewat tidak membatalkan shalat Idul Fitri.
Begitu pula dengan jumlah takbir tambahan yang menjadi ciri khas shalat Id, yakni tujuh kali di rakaat pertama dan lima kali di rakaat kedua. Apabila seseorang lupa melakukannya, maka shalatnya tetap sah.
Menjaga Kekhusyukan Saat Shalat Id
Pelaksanaan shalat Idul Fitri bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga momen untuk memperbanyak zikir dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bacaan di antara takbir menjadi salah satu sarana untuk memperdalam makna ibadah tersebut.
Dengan memahami urutan, bacaan, serta hukum yang menyertainya, umat Islam dapat menjalankan shalat Idul Fitri dengan lebih tenang, tertib, dan penuh kekhusyukan.
***