Cara Aktifkan 2FA Dapodik Terbaru: Diberlakukan Wajib Per 15 September 2025

Bagikan :
Two-factor authentication (2FA) adalah fitur Dapodik yang wajib diaktifkan, berikut caranya, foto ilustrasi (Pexels// cottonbro studio)

TUGUJOGJA – Pemerintah melalui Tim Data Pokok Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi resmi menetapkan aturan baru terkait keamanan akun.

Mulai tanggal 15 September 2025, seluruh akun Dapodik diwajibkan mengaktifkan fitur keamanan Two-Factor Authentication (2FA).

Setelah itu, pengguna tidak lagi memiliki pilihan untuk menunda atau menekan tombol “aktifkan nanti”. Dengan demikian, setiap akun operator maupun guru tenaga kependidikan harus segera menyiapkan aktivasi 2FA agar tetap bisa digunakan.

Aturan ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan perlindungan data satuan pendidikan dan tenaga kependidikan yang semakin krusial.

Untuk membantu Anda memahami lebih jelas, berikut penjelasan lengkap mengenai cara aktivasi, fungsi, serta manfaat 2FA di akun Dapodik.

Cara Mengaktifkan 2FA Dapodik

Proses aktivasi autentikasi dua faktor di akun Dapodik terbilang mudah. Anda hanya perlu memastikan perangkat dan aplikasi penunjang sudah tersedia. Berikut panduan lengkapnya:

Login Akun Dapodik

  • Pertama-tama, silahkan login SSO PTK Dapodik dengan memakai username dan password aktif yang sudah terdaftar serta terhubung dengan email.
Baca juga  Tata Cara dan Niat Shalat Hajat di Malam Lailatul Qadar, Waktu Mustajab untuk Berdoa

Buka menu aktivasi

  • Setelah berhasil login, pilih opsi untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor.
  • Pada tahap ini, sistem akan meminta Anda menautkan akun dengan aplikasi Google Authenticator.

Download aplikasi Google Authenticator

  • Aplikasi ini bisa diinstal secara gratis lewat Google Play Store bagi pengguna Android atau App Store bagi pengguna iOS.

Pindai kode QR dari laman Dapodik

  • Jalankan aplikasi Google Authenticator, lalu tombol tambah (+) dan pilih opsi “Scan QR Code”.
  • Selanjutnya,  arahkan kamera HP pada kode QR yang muncul di laman tersebut.

Masukkan kode verifikasi

  • Setelah akun berhasil ditautkan, aplikasi Google Authenticator akan menampilkan kode unik enam digit.
  • Selanjutnya salin kode tersebut lalu masukkan ke kolom verifikasi yang ada di laman Dapodik.

Selesaikan Aktivasi Fitur

  • Jika verifikasi sukses, akun Dapodik Anda resmi terhubung dengan fitur 2FA.
  • Dengan begitu, proses login ke depan bakal jauh lebih aman karena membutuhkan dua lapisan verifikasi.

Mengapa Perlu Aktifkan 2FA di Dapodik?

Penerapan autentikasi dua faktor bukan hanya formalitas, tetapi langkah nyata dalam menjaga kerahasiaan dan keamanan data pendidikan. Beberapa alasan penting diberlakukannya kebijakan ini antara lain:

Baca juga  Syarat Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025, Bisa Dapat Rp3 Jutaan

Keamanan berlapis untuk akun

2FA memastikan bahwa login ke akun Dapodik tidak bisa hanya dilakukan dengan kata sandi. Dibutuhkan kode verifikasi tambahan sehingga upaya peretasan dapat diminimalisasi.

Mengurangi risiko serangan siber

Dengan adanya kode unik dari aplikasi otentikasi, pelaku kejahatan digital akan kesulitan membobol akun meskipun mereka mengetahui kata sandi. 2FA mampu menghalangi berbagai serangan seperti phishing, keylogging, maupun malware.

Melindungi data sensitif pendidikan

Dengan adanya 2FA, maka potensi penyalahgunaan data-data yang ada di dalam sistem tersebut mampu ditekan seminimal mungkin.

Memberikan rasa aman bagi pengguna

Dengan tingkat perlindungan yang lebih tinggi, operator sekolah maupun guru dapat lebih percaya diri dalam mengakses maupun mengelola data tanpa khawatir akun mereka diambil alih pihak tidak bertanggung jawab.

Pernyataan Resmi Tim Dapodik

Lewat pengumuman yang telah disampaikan belakangan ini, Tim Dapodik menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan keamanan digital.

“Dalam rangka meningkatkan keamanan serta menghindari kebocoran data pengguna satuan pendidikan dan guru tenaga kependidikan,” ungkap pernyataan resmi yang beredar.

Baca juga  10 Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SMP 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban untuk Latihan Ujian

Wajib Per 15 September 2025

Jadi kesimpulannya, mulai 15 September 2025, aktivasi 2FA bukan lagi pilihan melainkan kewajiban bagi seluruh akun Dapodik.

Dengan mengikuti panduan aktivasi, pengguna dapat memastikan akun tetap terlindungi sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keamanan data pendidikan.

Oleh sebab itu, segera aktifkan 2FA di akun Dapodik Anda agar tidak mengalami kendala login saat aturan baru mulai diberlakukan.***

monperatoto

link gacor

toto togel

monperatoto

monperatoto

link gacor

situs togel

toto togel

toto togel

situs togel

link gacor

monperatoto

monperatoto

monperatoto

situs toto

monperatoto

toto slot

slot

monperatoto

monperatoto

monperatoto

Berita Terbaru

bisma-mahendra-W9EJYyCZ5HI-unsplash (2)
Link Resmi War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Dibuka, Ini Syarat, Cara Daftar, dan Tata Tertibnya
didier-provost-hjATSdtr6fM-unsplash
5 Rekomendasi Penginapan Pinggir Pantai Gunungkidul dengan View Laut yang Memanjakan Mata
images (15)
Rute Trans Jogja Terbaru 2026 Lengkap Semua Jalur, Tarif, Cara Bayar, dan Area Layanannya
WhatsApp Image 2026-08-05 at 11.32
Dipepet dan Diancam Sajam, Warga Pakem Jadi Korban Begal di Candibinangun saat Berangkat Kerja sebelum Subuh
raperda hpr
Terungkap 126 Anjing Dibunuh per Hari, DIY Resmi Larang Perdagangan Hewan Penular Rabies untuk Pangan

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sejarah Monumen Kecelakaan Kulon Progo

Bukan Pajangan Biasa, Ini Kisah Pilu di Balik Monumen Kecelakaan Kulon Progo

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai