
TUGUJOGJA – Simak bacaan doa Nabi Yunus lengkap dengan arti, kisah di baliknya, serta keutamaan dan cara mengamalkannya untuk menghadapi kesulitan hidup.
Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang tidak pernah lepas dari berbagai ujian. Mulai dari persoalan pekerjaan, hubungan sosial, hingga tekanan batin yang kerap membuat hati terasa sempit. Dalam ajaran Islam, salah satu ikhtiar yang dianjurkan ketika menghadapi kesulitan adalah dengan berdoa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.
Salah satu doa yang dikenal memiliki keutamaan besar adalah doa Nabi Yunus. Doa ini diyakini sebagai amalan yang dapat membantu seseorang keluar dari kondisi sulit, sebagaimana yang dialami Nabi Yunus saat berada dalam situasi yang sangat berat.
Kisah Nabi Yunus dan Ujian Berat yang Dihadapinya
Kisah Nabi Yunus bermula ketika beliau diutus untuk berdakwah kepada masyarakat Ninawa, yang berada di wilayah Mosul, Irak. Pada masa itu, penduduk setempat masih menyembah berhala dan menolak ajaran tauhid yang dibawa oleh Nabi Yunus.
Sebagai seorang rasul, Nabi Yunus telah berupaya mengajak kaumnya kembali ke jalan yang benar. Namun, dakwah tersebut tidak mendapat respons positif. Penolakan demi penolakan membuat beliau merasa kecewa hingga akhirnya meninggalkan kaumnya dalam keadaan marah.
Dalam perjalanannya, Nabi Yunus menaiki sebuah kapal. Namun, kapal tersebut mengalami kelebihan muatan sehingga harus dilakukan undian untuk menentukan siapa yang harus turun ke laut. Dalam proses tersebut, nama Nabi Yunus terpilih.
Setelah terjun ke laut, beliau ditelan oleh seekor ikan besar. Di dalam kegelapan perut ikan dan lautan, Nabi Yunus menyadari kesalahannya. Dalam kondisi tersebut, beliau terus berzikir dan memanjatkan doa dengan penuh penyesalan serta harapan kepada Allah SWT.
Setelah 40 hari berada dalam perut ikan, Allah SWT memerintahkan ikan tersebut untuk mengeluarkan Nabi Yunus ke daratan. Dalam keadaan lemah, beliau kemudian mendapatkan pertolongan dan kembali melanjutkan dakwahnya kepada kaumnya yang akhirnya bertaubat.
Bacaan Doa Nabi Yunus dan Artinya
Doa yang dipanjatkan Nabi Yunus saat berada dalam kesulitan tersebut kemudian dikenal sebagai doa mustajab. Berikut lafaznya:
لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Latin:
“La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minazzhalimin.”
Artinya:
“Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”
Doa ini juga tercantum dalam Al-Qur’an surat Al-Anbiya ayat 87:
وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ
Artinya:
“Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Nabi Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya. Maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap, ‘Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.’”
Keutamaan Doa Nabi Yunus
Doa Nabi Yunus tidak hanya sekadar permohonan ampun, tetapi juga mencerminkan pengakuan atas kebesaran Allah SWT serta kerendahan hati seorang hamba. Beberapa keutamaan doa ini antara lain:
1. Membantu Menghadapi Kesulitan
Doa ini diyakini dapat menjadi wasilah untuk keluar dari berbagai persoalan hidup, sebagaimana Nabi Yunus diselamatkan dari kondisi yang sangat sulit.
2. Mengandung Nilai Taubat
Kalimat dalam doa ini menunjukkan pengakuan kesalahan dan permohonan ampun secara tulus kepada Allah SWT.
3. Menenangkan Hati
Mengamalkan doa ini dapat memberikan ketenangan batin, terutama saat seseorang berada dalam tekanan atau kecemasan.
4. Mendekatkan Diri kepada Allah
Dengan membaca doa ini, seseorang diingatkan untuk selalu bergantung kepada Allah dalam setiap kondisi.
Cara Mengamalkan Doa Nabi Yunus
Doa Nabi Yunus dapat dibaca kapan saja, terutama ketika seseorang sedang menghadapi kesulitan atau merasa terdesak. Namun, ada beberapa waktu yang dianjurkan untuk mengamalkannya, seperti:
- Setelah salat fardhu
- Pada sepertiga malam terakhir
- Saat dalam kondisi sulit atau penuh tekanan
Jumlah bacaan tidak dibatasi, namun dapat diamalkan secara rutin, misalnya 40 kali atau lebih sesuai kemampuan.
Makna Mendalam di Balik Doa Nabi Yunus
Selain sebagai doa, kalimat yang diucapkan Nabi Yunus mengandung makna mendalam tentang kepasrahan total kepada Allah SWT. Doa ini mengajarkan bahwa dalam kondisi apa pun, manusia tetap harus mengakui kelemahan diri dan memohon pertolongan kepada Sang Pencipta.
Dengan memahami makna dan mengamalkannya secara konsisten, doa Nabi Yunus dapat menjadi salah satu amalan yang membantu menjaga ketenangan hati sekaligus memperkuat keimanan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.***