
TUGUJOGJA – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dijadwalkan mulai berlangsung pada April 2026.
Menjelang pelaksanaan tersebut, Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menyediakan fasilitas simulasi TKA yang dapat diakses secara daring oleh siswa.
Simulasi ini dirancang sebagai sarana latihan agar peserta didik lebih memahami format, alur pengerjaan, serta jenis soal yang akan dihadapi saat TKA resmi. Akses simulasi disediakan melalui dua platform resmi milik Kemendikdasmen.
Mata Pelajaran yang Diujikan dalam TKA SD dan SMP
Mengacu pada informasi dari laman Rumah Pendidikan Kemendikdasmen, TKA 2026 untuk jenjang SD dan SMP mengujikan dua mata pelajaran utama, yakni Bahasa Indonesia dan Matematika. Kedua mata pelajaran tersebut dipilih untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik secara komprehensif.
Hasil TKA nantinya tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi capaian akademik siswa, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu syarat seleksi masuk SMP serta SMA/SMK melalui jalur prestasi. Penerapan pemanfaatan nilai TKA ini disesuaikan dengan kebijakan pemerintah daerah masing-masing.
Link Resmi Simulasi TKA SD-SMP 2026
Pusmendik menyediakan dua tautan resmi yang dapat digunakan siswa untuk mengakses simulasi TKA 2026. Kedua link tersebut adalah:
Melalui dua platform tersebut, peserta didik dapat memilih jenjang pendidikan yang sedang ditempuh serta menentukan mata pelajaran yang ingin disimulasikan.
Tata Cara Simulasi TKA SD dan SMP di Laman Pusmendik
Bagi siswa yang ingin mencoba simulasi melalui laman Pusmendik, berikut alur yang perlu diikuti:
Pertama, kunjungi laman https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka. Setelah halaman terbuka, pengguna akan diarahkan ke kolom โSimulasi TKAโ. Selanjutnya, pilih jenjang pendidikan sesuai dengan status peserta, yakni SD atau SMP, kemudian tentukan mata pelajaran yang akan dikerjakan.
Setelah itu, klik tombol โMulai Simulasiโ. Sistem akan menampilkan kotak dialog login, di mana username dan password akan dihasilkan secara otomatis. Peserta cukup menekan tombol โLoginโ untuk melanjutkan.
Tahap berikutnya adalah pengisian data diri, seperti nama peserta, tanggal lahir, serta token yang tertera di bagian atas halaman. Setelah data dilengkapi, sistem akan menampilkan rangkuman tes yang memuat informasi nama peserta, status tes, waktu, dan lokasi. Klik โMulaiโ untuk mengerjakan soal.
Pada laman soal, peserta dapat melihat berbagai fitur, mulai dari nomor soal, pengaturan ukuran huruf, batas waktu pengerjaan, daftar soal, konteks soal, pertanyaan beserta pilihan jawaban, tombol soal sebelumnya, opsi ragu-ragu, hingga tombol soal berikutnya. Jika ingin memperbaiki jawaban, peserta dapat memilih tombol โKembaliโ. Setelah seluruh soal selesai dikerjakan, peserta diminta mengonfirmasi dengan menekan tombol โSelesai Tesโ.
Tata Cara Simulasi TKA SD dan SMP di Rumah Pendidikan
Selain melalui Pusmendik, simulasi TKA juga dapat diakses lewat portal Rumah Pendidikan. Langkah-langkahnya dimulai dengan membuka laman https://rumah.pendidikan.go.id/. Setelah itu, pilih menu โRuang Muridโ dan klik fitur โLatihan Soalโ.
Pada halaman Latihan Soal, terdapat kotak informasi bertuliskan โSimulasi TKAโ. Klik opsi โCoba Simulasiโ, kemudian pilih jenjang pendidikan yang sesuai dan mata pelajaran yang ingin dicoba. Terakhir, tekan tombol โMulai Simulasiโ untuk memulai latihan.
Jadwal Lengkap TKA SD-SMP 2026
Pemerintah juga telah menetapkan rangkaian jadwal resmi TKA SD dan SMP 2026, mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan ujian. Berikut rinciannya:
- Pembukaan pendaftaran TKA: 19 Januari 2026
- Penutupan pendaftaran TKA: 28 Februari 2026
- Simulasi TKA SMP: 23 Februariโ1 Maret 2026
- Simulasi TKA SD: 2โ8 Maret 2026
- Gladi bersih TKA SD dan SMP: 9โ17 Maret 2026
- Pelaksanaan TKA SMP: 6โ16 April 2026
- Pelaksanaan TKA SD: 20โ30 April 2026
Dengan tersedianya simulasi dan jadwal yang jelas, diharapkan peserta didik dapat mempersiapkan diri lebih matang sebelum mengikuti TKA 2026.
***