Teks Khutbah Jumat Menyambut Ramadhan 1447 Hijriah 2026: Petunjuk Al-Quran dalam Mempersiapkan Diri

Bagikan :
Ilustrasi Teks Khutbah Jumat Menyambut Ramadhan 1447 Hijriah 2026: Petunjuk Al-Quran dalam Mempersiapkan Diri/Unsplash

TUGUJOGJA – Simak naskah khutbah Jumat menyambut Ramadhan 1447 Hijriah 2026 bertema petunjuk Al-Quran. Lengkap dengan dalil Al-Quran, hadis, dan teks Arab khutbah pertama serta kedua.

Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi tinggal menghitung hari. Momentum ini selalu menjadi waktu istimewa bagi umat Islam untuk memperbarui niat, memperkuat ibadah, dan memperdalam hubungan dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Tidak mengherankan jika materi khutbah Jumat dengan tema menyambut Ramadhan banyak dicari menjelang datangnya bulan penuh berkah tersebut.

Khutbah Jumat menjadi sarana yang efektif untuk mengingatkan jamaah agar mempersiapkan diri secara lahir dan batin. Berikut naskah khutbah Jumat bertema “Petunjuk Al-Quran dalam Menyambut Ramadhan” yang dapat dijadikan referensi.

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. أما بعد. فَإِنِّيْ أُوْصِيْ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْن. قَالَ اللهُ تعالى: يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ. أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ ۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ ۚ وَأَن تَصُومُوا خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ. شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (سورة البقرة: 183-185)

Baca juga  Teks Khutbah Jumat 9 Januari 2026 tentang Hikmah Bulan Rajab dan Peristiwa Isra Miraj

Maasyiral muslimin rahimakumullah,

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dalam ayat yang telah dibacakan, Allah menegaskan bahwa puasa diwajibkan agar manusia mencapai derajat takwa.

Ramadhan sudah di ambang pintu. Hanya beberapa hari lagi bulan mulia itu hadir. Seorang mukmin seharusnya menyambut kedatangannya dengan kegembiraan dan kesiapan, bukan dengan keluhan atau rasa berat. Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kesempatan memperbaiki kualitas diri.

Para sahabat Nabi Muhammad dan generasi salafus saleh bahkan telah mempersiapkan diri jauh sebelum Ramadhan tiba. Mereka memohon kepada Allah agar dipertemukan dengan bulan suci itu, lalu berdoa agar amal ibadah mereka diterima setelah Ramadhan berlalu.

Menyambut Ramadhan bukanlah sekadar menggelar seremoni atau perayaan simbolik. Hakikat penyambutan terletak pada kesiapan hati, pikiran, dan amal. Seremoni boleh saja dilakukan sebagai sarana dakwah dan pengingat, namun substansinya adalah perubahan diri menuju ketakwaan yang lebih baik.

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas diri melalui sabdanya:

مَنْ كَانَ يَوْمُهُ خَيْرًا مِنْ أَمْسِهِ فَهُوَ رَابِحٌ. وَمَنْ كَانَ يَوْمُهُ مِثْلَ أَمْسِهِ فَهُوَ مَغْبُوْنٌ. وَمَنْ كَانَ يَوْمُهُ شَرًّا مِنْ أَمْسِهِ فَهُوَ مَلْعُوْنٌ

Artinya: “Siapa saja yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia (tergolong) orang yang beruntung. Siapa saja yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia (tergolong) orang yang merugi. Siapa saja yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka ia orang yang dilaknat (celaka).” (Hadis Riwayat Al-Hakim).

Ramadhan akan menjadi bermakna jika ia membawa perubahan nyata. Allah berfirman:

يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Baca juga  Zakat Fitrah Dibayar Kapan? Ini Bacaan Niat hingga Ketentuan Pembayarannya

Artinya: “Allah menginginkan kemudahan untuk kita. Allah tidak menginginkan kita mengalami kesulitan. Allah menginginkan agar kita bisa melakukan ibadah itu dengan sempurna. Allah menginginkan agar kita mampu mengagungkan Allah atas hidayah yang telah diberikan kepada kita. Dan Allah menginginkan agar kita bersyukur bahagia dalam hidayah tersebut.” (Surat Al-Baqarah ayat 185).

Ramadhan juga disebut sebagai bulan diturunkannya Al-Quran:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ

Artinya: “Bulan Ramadhan yang merupakan bulan diturunkannya al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia, dan sebagai penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu sendiri, serta sebagai pembeda antara yang hak dan yang batil.”

Karena itu, menyambut Ramadhan berarti menghadirkan Al-Quran dalam kehidupan. Tidak hanya membacanya dengan lisan, tetapi juga menanamkannya dalam hati sehingga menjadi pedoman dalam membedakan kebenaran dan kebatilan.

Perintah Allah jelas:

فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ

Artinya: “Siapapun di antara kalian yang menyaksikan kehadiran bulan ini, maka berpuasalah pada bulan tersebut.”

Maka, persiapan terbaik sebelum Ramadhan datang adalah memastikan kondisi fisik dan spiritual dalam keadaan prima agar mampu menjalankan ibadah puasa secara optimal.

بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنْ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم.

Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْخَلَائِقِ وَالْبَشَرِ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْمَحْشَرِ، أَمَّا بَعْدُ.
فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.
فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يٰأَيُّها الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ.
اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ، اَلْأَحْياءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ.
اللهُمَّ كَمَا شَرَّفْتَنَا بِاْلإِيْمَانِ بِكَ، وَكَرَّمْتَنَا فِيْ أَرْكَانِ الإِسْلَامِ بِالصِّيَامِ لَكَ، أَعِنَّا عَلَى طَاعَتِكَ فِيْهِ، وَاجْعَلِ اللَّهُمَّ صَفَاءَ أَرْوَاحِنَا فِي اسْتِقْبَالِهِ وَسِيْلَةً لِلْإِجَابَةِ فِي كُلِّ مَا نَسْأَلُ مِمَّا عَلَّمْتَنَا أَنْ نَدْعُوَكَ بِهِ فِي قَوْلِكَ فِيْ كِتَابِكَ الْكَرِيْمِ.
اَلَّلهُمَّ وَفِّقْنَا لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى عِنْدَ الْقِيَامِ بِاسْتِقْبَالِ شَهْرِكَ الْكَرِيْمِ، شَهْرِ رَمَضَانَ الْمَبَارَكِ. اَلَّلهُمَّ بَلِّغْنَا رَمَضَانَ وَوَفِّقْنَا عَلَى اْلقِيَامِ بِهِ. بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَيَا ذَا الْجَلَالِ وَاْلإِكْرَامِ.
اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَنِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا إِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ بُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عامَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ.
عٍبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتاءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشاءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ.

Baca juga  Soal dan Jawaban Modul 3.3 Pelatihan Anti Bullying Kemenag 2025

***

toto togel

situs toto

situs togel

toto togel

link togel

situs toto

situs slot

rtp slot

link togel

slot resmi

toto slot

togel online

slot gacor hari ini

bandar togel

toto togel

slot online

situs gacor

slot online

link slot

link gacor

togel online

link slot

situs slot

slot resmi

toto togel

link toto

slot online

slot gacor

situs togel

togel online

link slot

situs toto

Berita Terbaru

bisma-mahendra-W9EJYyCZ5HI-unsplash (2)
Link Resmi War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Dibuka, Ini Syarat, Cara Daftar, dan Tata Tertibnya
didier-provost-hjATSdtr6fM-unsplash
5 Rekomendasi Penginapan Pinggir Pantai Gunungkidul dengan View Laut yang Memanjakan Mata
images (15)
Rute Trans Jogja Terbaru 2026 Lengkap Semua Jalur, Tarif, Cara Bayar, dan Area Layanannya
WhatsApp Image 2026-08-05 at 11.32
Dipepet dan Diancam Sajam, Warga Pakem Jadi Korban Begal di Candibinangun saat Berangkat Kerja sebelum Subuh
raperda hpr
Terungkap 126 Anjing Dibunuh per Hari, DIY Resmi Larang Perdagangan Hewan Penular Rabies untuk Pangan

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai

IMG_3413

UC Hotel UGM Tawarkan Ruang Meeting Jogja dan Paket Meeting Terjangkau di Lokasi Strategis