Penduduk Muslim Capai 95,53%, MUI Kulon Progo Tegaskan Peran Strategis dalam Pembinaan Umat

Bagikan :
Dialog Peran dan Sinergi MUI dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo/Foto: Pemkab Kulonprogo

TUGUJOGJA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kulon Progo merayakan Milad ke-50 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Di tengah gemerlap usia setengah abad, MUI menegaskan peran yang semakin strategis dalam membina umat, apalagi di wilayah yang mayoritas penduduknya, 95,53 persen, beragama Islam.

Tema Dialog Peran dan Sinergi MUI dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menjadi benang merah perayaan ini. Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., hadir bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kulon Progo, H. M. Wahib Jamil, S.Ag., M.Pd., pimpinan ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, dan LDII, serta jajaran MUI Kapanewon se-Kabupaten.

Kelahiran MUI

Dewan Pembina MUI Kulon Progo, H. Syaifuddin, membuka refleksi perjalanan MUI dengan narasi yang sarat makna. Ia mengingatkan bahwa kelahiran MUI pada 26 Juli 1975 atau 17 Rajab 1395 H merupakan rahmat yang patut disyukuri.

Lembaga ini hadir di tengah semangat kebangkitan bangsa pasca kemerdekaan, ketika para ulama menyadari pentingnya menjaga arah umat menuju masyarakat yang adil dan bermartabat.

Baca juga  6 Tantangan Pengendalian Penduduk dalam Grand Design Pembangunan Kependudukan Kota Yogyakarta

“Ulama adalah pewaris tugas para nabi, terpanggil menjaga keseimbangan antara nilai agama dan kehidupan kebangsaan. MUI hadir bukan sekadar lembaga fatwa, tetapi kekuatan moral bangsa,” tegas Syaifuddin.

Bupati Agung Setyawan menegaskan bahwa keberadaan MUI menjadi tiang penopang moral umat. Keanggotaannya yang diisi tokoh lintas ormas Islam mencerminkan kebersamaan dan kesatuan visi. MUI menjadi wadah yang menjaga keberagaman dengan memitigasi perbedaan dan memperkuat kesepahaman antarumat.

‘MUI tidak hanya memberi fatwa, tetapi juga mengadvokasi isu keagamaan serta mengembangkan pendidikan moderat dan inklusif,” ujarnya.

Sinergi MUI Kulon Progo dengan Pemerintah

Kepala Kemenag Kulon Progo, Wahib Jamil, menyoroti sinergi MUI dan pemerintah yang ia sebut dengan akronim unik, yaitu Kuda Terpikat, Kulon Progo Damai, Keterpaduan Pemerintah dan Masyarakat.

Ia menguraikan empat pilar sinergi, yaitu memperkuat kepercayaan publik, mengoptimalkan peran masyarakat dalam edukasi agama, melestarikan nilai-nilai gotong royong dan toleransi, serta menyelesaikan problem sosial secara bersama.

Dengan mayoritas Muslim mencapai 95,53 persen, Wahib menegaskan bahwa pembinaan umat menjadi tugas strategis. Ia juga menegaskan dukungan untuk wilayah bebas korupsi dan pelayanan publik profesional, sembari menekankan integritas aparatur keagamaan

Baca juga  Skrining BPJS Kesehatan 2026 Wajib Dilakukan Peserta JKN, Ini Panduan Lengkap dan Manfaatnya

“Filosofi ngabdi, ngerengkuh, ngerumah, dan ngerembuk menjadi arah gerak bersama MUI, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat,” katanya. .

Acara berlanjut dengan dialog terbuka bertema Peran dan Sinergi MUI dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, yang dimoderatori langsung oleh Ketua MUI, Dr. H. M. Jumarin, M.Pd. Diskusi berlangsung hangat, penuh ide, dan menggambarkan komitmen bersama membangun kerukunan di bumi Kulon Progo.

Milad ke-50 ini tidak hanya menjadi perayaan usia, tetapi momentum peneguhan misi. Di tengah tantangan zaman, MUI Kulon Progo berdiri tegak sebagai pemandu moral, merangkul umat, dan menjaga harmoni, sebuah peran yang semakin vital di wilayah yang mayoritas warganya memegang teguh ajaran Islam. (ef linangkung)

link gacor

situs slot

link togel

link slot

bandar togel

togel online

situs togel

bandar togel

slot online

link slot

situs toto

slot gacor

situs togel

toto togel

situs toto

slot mahjong

bandar togel

togel online

situs togel

situs slot

slot gacor hari ini

slot gacor

situs gacor

Baca juga  Naskah Khutbah Jumat 20 Juni 2025 Singkat, Tema Menjaga Alam Semesta dan Isinya

link gacor

situs slot

slot gacor

situs gacor

situs togel

link slot

slot gacor

slot resmi

situs toto

slot gacor hari ini

situs togel

link togel

togel online

slot online

toto

toto slot

Berita Terbaru

kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai

IMG_3413

UC Hotel UGM Tawarkan Ruang Meeting Jogja dan Paket Meeting Terjangkau di Lokasi Strategis