Perang Iran vs Amerika Serikat Terbaru 2026, Apa Penyebabnya?

Bagikan :
Ilustrasi Perang Iran vs Amerika Serikat Terbaru 2026, Apa Penyebabnya?/Unsplash

TUGUJOGJA – Perang Iran vs Amerika Serikat terbaru 2026 memanas setelah serangan gabungan AS-Israel ke Teheran dibalas rudal Iran ke Israel, Qatar, dan Bahrain. Simak kronologi dan penyebab eskalasinya.

Konflik terbuka di Timur Tengah kembali memanas setelah serangan mendadak dilancarkan ke wilayah Iran pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026. Serangan tersebut dilakukan oleh Tentara Pertahanan Israel (IDF) dengan dukungan Amerika Serikat, memicu eskalasi militer yang meluas hingga ke sejumlah negara Teluk.

Media pemerintah Iran melaporkan ledakan terdengar di ibu kota, Teheran, menyusul operasi militer tersebut. Situasi dengan cepat berkembang menjadi saling serang rudal dan drone antara Iran dan Israel, sementara pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan turut berada dalam status siaga tinggi.

Serangan Mendadak dan Keterlibatan Amerika Serikat

IDF mengumumkan peringatan nasional kepada seluruh warga Israel agar tetap berada di dekat area perlindungan saat operasi berlangsung. Dalam pernyataannya, militer Israel menyebut:

“Ini adalah peringatan proaktif untuk mempersiapkan masyarakat terhadap kemungkinan peluncuran rudal ke arah Negara Israel,”

Pernyataan tersebut dilaporkan oleh The Jerusalem Post. Sementara itu, sebuah sumber keamanan mengonfirmasi kepada media Israel Walla bahwa Amerika Serikat terlibat dalam serangan ke Iran.

Baca juga  Mbah Harto Meninggal Dunia Usai Memupuk Sawah di Bantul, Diduga Alami Serangan Jantung

Media Iran menyebut sejumlah target strategis menjadi sasaran, termasuk Direktorat Intelijen IRGC (Korps Garda Revolusi Iran) serta beberapa lokasi di pusat Teheran. Sebagai respons langsung, pemerintah Iran menutup wilayah udaranya.

Di tengah eskalasi, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tidak berada di Teheran dan telah dipindahkan ke lokasi aman, sebagaimana dikonfirmasi seorang pejabat Iran kepada Reuters.

Iran Balas dengan Rudal dan Drone

Tak lama setelah serangan gabungan AS-Israel, IRGC mengumumkan serangan balasan ke wilayah Israel. Dalam pernyataan resminya disebutkan:

โ€œSebagai tanggapan atas agresi musuh yang bermusuhan dan kriminal terhadap Republik Islam Iran, gelombang pertama serangan rudal dan drone besar-besaran oleh Republik Islam Iran terhadap wilayah pendudukan telah dimulai.โ€

Seorang pejabat senior Iran juga menyampaikan peringatan keras kepada Israel melalui Al Jazeera:

“Semua aset dan kepentingan Amerika dan Israel di Timur Tengah telah menjadi target yang sah. Tidak ada garis merah setelah agresi ini, dan semuanya mungkin terjadi, termasuk skenario yang sebelumnya tidak dipertimbangkan,”

Ia juga menambahkan:

“Amerika Serikat dan Israel telah memulai agresi dan perang yang akan memiliki dampak luas dan jangka panjang. Kami tidak terkejut dengan agresi gabungan Amerika-Israel dan kami memiliki tanggapan yang kompleks tanpa batas waktu,”

Baca juga  Daftar Kereta Api New Generation November 2025 Lengkap Rutenya

Serta menegaskan bahwa setiap seruan agar Iran menahan diri adalah:

“tidak dapat diterima dan hanya angan-angan belaka”.

Pernyataan tersebut merujuk pada kemungkinan serangan terhadap pangkalan militer AS di Qatar dan Bahrain.

Rentetan Rudal ke Israel

Militer Israel menyatakan Iran meluncurkan gelombang kedua rudal ke wilayahnya. Dalam unggahan di media sosial, IDF menyebut bahwa:

“rentetan rudal tambahan diluncurkan ke arah Israel.”

Menurut laporan CBS News, sistem pertahanan rudal Israel berhasil mengidentifikasi dan mencegat ancaman tersebut. Meski demikian, kantor berita Ynet melaporkan ledakan terdengar di wilayah Haifa, Israel utara, setelah peluncuran rudal dari Iran.

Sirene serangan udara berbunyi di berbagai wilayah Israel. Menteri Pertahanan Israel Yisrael Katz menyatakan keadaan darurat nasional.

Dampak ke Qatar dan Bahrain

Konflik tidak hanya berdampak pada Iran dan Israel. Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan satu rudal Iran berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Patriot. Sementara itu, ledakan juga dilaporkan terjadi di Bahrain.

Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengeluarkan peringatan darurat dan meminta warga segera mencari perlindungan. Kedua negara tersebut diketahui menjadi tuan rumah kontingen besar pasukan Amerika Serikat.

Baca juga  Rekonstruksi Pengeroyokan Ilham Dwi Saputra di Bantul: Delapan Tersangka Peragakan 40 Adegan Penyiksaan Sadis hingga Korban Tewas

Qatar menampung Pangkalan Udara Al Udeid, sementara Bahrain menjadi lokasi markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Manama. Sebelumnya, Iran pernah meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid sebagai respons atas serangan AS terhadap fasilitas nuklirnya pada Juni lalu.

Kedutaan Besar AS di Qatar dan Bahrain menginstruksikan seluruh staf untuk berlindung di tempat. Dalam pernyataan daring, keduanya menyampaikan:

“Kami merekomendasikan semua warga Amerika untuk melakukan hal yang sama sampai pemberitahuan lebih lanjut.”

Mereka juga mengimbau warga untuk tetap berada di lokasi aman dan โ€œtetap tenangโ€ di tengah meningkatnya ketegangan.

Eskalasi yang Berpotensi Meluas

Rangkaian serangan dan serangan balasan ini memperlihatkan bagaimana konflik Iran dan Amerika Serikat yang melibatkan Israel telah berkembang menjadi krisis regional. Ancaman terhadap pangkalan militer AS di Teluk Persia serta potensi serangan lanjutan menunjukkan bahwa situasi masih sangat dinamis.

Dengan pernyataan tegas dari pejabat Iran bahwa โ€œtidak ada garis merahโ€, serta status darurat di Israel dan negara Teluk, perkembangan selanjutnya akan sangat menentukan arah stabilitas kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu ke depan.

***

Berita Terbaru

kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13โ€“19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogjaโ€“Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Soloโ€“Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

6129583033871878726

Ketika Display Kebudayaan Menambah Meriah Upacara Penurunan Bendera di Istana Negara Yogyakarta

haedar nashir

Ini Harapan Haedar Nashir untuk Penerus Paus Fransiskus

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan