Puluhan Guguran Lava Pijar Terjadi di Gunung Merapi Sepanjang Kamis dan Jumat Dini Hari

Bagikan :
Guguran Lava Pijar Terjadi di Gunung Merapi/Wikipedia

TUGUJOGJA– Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali meningkat. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan terjadinya puluhan kali guguran lava pijar dari puncak Gunung Merapi selama Kamis (8/5) hingga Jumat dinihari (9/5).

Dalam periode pengamatan Kamis, 8 Mei 2025 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, tercatat sebanyak 91 kali gempa guguran. Kemudian, kisaran amplitudo adalah antara 2 hingga 30 mm dan durasi 44 hingga 171 detik.

Dari aktivitas tersebut, teramati 20 kali guguran lava pijar mengarah ke barat daya, khususnya ke Kali Bebeng dan Kali Sat/Putih. Jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter.

Sementara itu, selama Jumat dinihari (9 Mei 2025 pukul 00.00 – 06.00 WIB), terjadi 36 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.900 meter ke arah yang sama. Kondisi visual menunjukkan asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi hingga 150 meter di atas puncak kawah.

BPPTKG menyatakan aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas guguran.

  • Mengarah ke sektor selatan-barat daya: Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 km
  • Di sektor tenggara: Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol sejauh 5 km
Baca juga  Alih Fungsi Lahan Sleman Kian Masif, Produktivitas Padi Kini Tertinggal dari Gunungkidul

Jika terjadi letusan eksplosif, material vulkanik bisa terlontar hingga radius 3 km dari puncak.

BPPTKG mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di wilayah potensi bahaya. Kemudian, mereka meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan di sekitar Gunung Merapi. Ini bisa memicu lahar hujan dan awan panas guguran.

“Kami mencatat suplai magma masih terus berlangsung, yang berarti potensi terjadinya awan panas guguran masih tinggi,” tulis BPPTKG dalam laporan resminya.

Masyarakat juga perlu mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dan segera mengikuti informasi resmi dari BPPTKG jika terjadi perubahan aktivitas signifikan di Gunung Merapi. (ef linangkung)

situs toto

situs pools

situs togel

link gacor

situs hk

togel online

sangkarbet

situs togel

slot resmi

slot online

slot gacor

situs togel online

Berita Terbaru

raperda hpr
Terungkap 126 Anjing Dibunuh per Hari, DIY Resmi Larang Perdagangan Hewan Penular Rabies untuk Pangan
kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai

IMG_3413

UC Hotel UGM Tawarkan Ruang Meeting Jogja dan Paket Meeting Terjangkau di Lokasi Strategis