Ratusan Warga Gunungkidul Nekat Ganti Kolom Agama KTP jadi Penganut Kepercayaan, Inilah Kisahnya

Bagikan :
Warga Gunungkidul Nekat Ganti Kolom Agama KTP/Foto: Freepik

TUGUJOGJA– Ratusan warga Gunungkidul mengambil langkah berani dengan mengganti kolom agama pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) menjadi penganut kepercayaan. Fenomena ini mencatat sejarah baru dalam perjalanan administrasi kependudukan di Bumi Handayani.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul melaporkan sebanyak 236 warga resmi mencantumkan status sebagai penganut kepercayaan dalam dokumen kependudukan. Perubahan ini berlangsung secara bertahap sejak tahun 2020 hingga Juli 2025.

Perubahan Kolom Agama KTP

Kepala Disdukcapil Gunungkidul, Markus Tri Munarja, menegaskan bahwa gelombang perubahan ini tidak terjadi secara mendadak. Warga melakukannya dengan proses panjang dan penuh pertimbangan.

“Warga mulai berani mencantumkan identitas sebagai penghayat kepercayaan sejak tahun 2020. Jumlahnya terus bertambah hingga sekarang,” ungkap Markus, Kamis (21/8/2025).

Perubahan kolom agama pada KTP ini berlandaskan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 97/PUU-XIV/2016. Putusan monumental tersebut menegaskan bahwa penganut kepercayaan berhak memperoleh pengakuan dalam dokumen resmi negara.

“Dengan pencatatan ini, identitas mereka sah secara hukum. Negara mengakui mereka di luar enam agama resmi: Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu,” jelas Markus.

Namun ia mengingatkan, perubahan tersebut tidak bisa dilakukan sembarangan. Warga harus tergabung dalam organisasi kepercayaan yang sudah terdaftar di Kemenkumham. Setelah memperoleh surat keterangan resmi, barulah Disdukcapil bisa memproses pencantuman pada KTP dan Kartu Keluarga.

Baca juga  Dukung Ketahanan Pangan, Kulon Progo Gelorakan Gerakan Berkebun di Pekarangan

Markus menegaskan pihaknya berkomitmen mendukung inklusi administrasi kependudukan. Ia tidak ingin ada warga yang terpinggirkan hanya karena keyakinan yang mereka anut.

“Kami mendorong penganut kepercayaan agar tidak ragu. Negara sudah menjamin hak mereka. Disdukcapil juga aktif melakukan sosialisasi langsung ke komunitas kepercayaan dan hadir dalam kegiatan mereka,” ucapnya.

Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa negara hadir untuk semua golongan, termasuk mereka yang selama ini hidup dalam bayang-bayang diskriminasi.

Lima Paguyuban Penghayat Resmi Berdiri Tegak

Dinas Kebudayaan Gunungkidul mencatat lima paguyuban penghayat kepercayaan resmi bernaung di bawah Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (MLKI). Kelimanya ialah Palang Putih Nusantara, Sumarah, Mardi Santosa Ning Budi, Pran Soeh, dan Kodrating Pangeran.

Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Chairul Agus Mantara, memastikan organisasi tersebut sudah mendapat pengakuan negara.

“Mereka berdiri sah di bawah payung hukum MLKI. Jadi, para penghayat jangan ragu. Negara sudah mengakui,” tegas Agus Mantara.

Fenomena penganut kepercayaan di Gunungkidul tidak terpusat di satu wilayah saja. Chairul membeberkan, penghayat tersebar di sembilan kapanewon, antara lain Girisubo, Rongkop, Saptosari, Semanu, Wonosari, Playen, Panggang, Karangmojo, dan Gedangsari.

Baca juga  Jalan 4 Kilometer Demi Air Bersih, Derita Warga Duwet Gunungkidul Saat Kemarau Kian Mencekam

“Jumlah mereka memang tidak sebanyak penganut agama mayoritas. Tetapi, suara mereka sah. Hak mereka sama,” ujarnya.

Dia menyebut Keputusan ratusan warga Gunungkidul mengganti kolom agama bukan sekadar formalitas administratif. Keputusan itu menjadi simbol keberanian melawan stigma yang selama puluhan tahun membayangi para penghayat kepercayaan.

Dulu, banyak dari mereka terpaksa mencantumkan salah satu agama resmi hanya agar tidak dicurigai atau terhambat akses pelayanan publik. Kini, mereka berdiri tegak dengan identitas asli. (ef linangkung)

slot gacor

situs toto

situs togel online

situs togel

sydney night

bento4d

situs slot

toto slot

situs togel

togel resmi

situs gacor

toto togel

thepubtheatre

toto togel

slot gacor

togel

toto togel

toto togel

pafiboalemokab.org

toto togel

togel online

slot thailand

toto slot

toto slot

slot gacor

toto

situs slot gacor

toto togel

situs toto

toto slot

situs slot gacor

situs togel

toto togel

slot online

situs toto

slot gacor

slot gacor

link gacor

slot resmi

slot gacor

slot gacor

Baca juga  Jadwal KRL Solo Jogja 7 Juni 2025: Berangkat dari Palur, Solo Balapan, dan Purwosari

situs toto

toto

link gacor

toto

situs togel

toto togel

situs toto

situs toto

link bento4d

link slot

situs toto

situs slot gacor

situs togel

situs togel

situs slot

slot resmi

slot online

situs gacor

situs slot

rtp slot

slot resmi

link slot

toto togel

slot gacor

situs slot gacor

slot online

toto slot

toto slot

slot gacor

toto togel

slot gacor hari ini

link slot

link gacor

toto slot

slot online

situs toto

toto slot

slot online

situs slot gacor

toto macau

situs togel

bento4d

toto

situs toto

situs toto

login bento4d

situs togel

slot resmi

toto

link gacor

situs gacor

slot gacor

situs slot

situs slot gacor

slot gacor

situs toto

situs slot gacor

toto slot

toto

situs toto

toto togel

link gacor

toto slot

situs toto

toto slot

bento4d

toto togel

slot thailand

toto togel

bento4d

situs toto

situs togel

togel online

situs slot gacor

link slot

toto togel

situs toto

toto slot

situs togel

situs toto

slot gacor

bento4d

situs toto

situs gacor

toto slot

situs toto

slot gacor

situs slot

Berita Terbaru

kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

haedar nashir

Ini Harapan Haedar Nashir untuk Penerus Paus Fransiskus

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir