
TUGUJOGJA – Menjelang Hari Raya Pentakosta, umat Katolik diajak untuk memperdalam relasi rohani dengan Roh Kudus.
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mendaraskan Doa Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus, yang dapat dijadikan panduan doa pribadi maupun komunitas.
Doa ini menjadi alternatif yang menyentuh hati selain doa Novena Roh Kudus yang umum dipanjatkan selama sembilan hari setelah Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus.
Hari Raya Pentakosta yang dirayakan lima puluh hari setelah Paskah merupakan momen penting dalam liturgi Gereja Katolik. Pentakosta memperingati pencurahan Roh Kudus kepada para rasul dan menjadi hari lahirnya Gereja.
Maka, mempersiapkan diri secara batiniah menjelang Pentakosta sangatlah penting. Umat diajak untuk membuka hati bagi kehadiran Roh Kudus, khususnya dengan memohon ketujuh karunia-Nya.
Berikut adalah teks Doa Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus yang dapat Anda daraskan selama masa persiapan menuju Hari Raya Pentakosta Katolik:
Teks Doa Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus
Datanglah ya Roh Hikmat,
Turunlah atas diri kami. Ajarlah kami menjadi orang bijak, terutama agar kami dapat menghargai, mencintai, dan mengutamakan cita-cita surgawi. Semoga kami Kaulepaskan dari belenggu dosa dunia ini.
Datanglah ya Roh Pengertian,
Turunlah atas diri kami. Terangilah budi kami agar dapat memahami ajaran Yesus Sang Putra dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari.
Datanglah ya Roh Nasihat,
Dampingilah kami dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak ini. Semoga kami selalu melakukan yang baik dan menjauhi yang jahat.
Datanglah ya Roh Keperkasaan,
Kuatkanlah hamba-Mu yang lemah ini agar tabah menghadapi segala kesulitan dan derita. Semoga kami Kaukuatkan dengan memegang tangan-Mu yang senantiasa menuntun kami.
Datanglah ya Roh Pengenalan akan Allah,
Ajarlah kami mengetahui bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja. Bimbinglah kami agar tidak terbuai oleh kemegahan dunia. Bimbinglah kami agar dapat menggunakan hal-hal duniawi untuk kemuliaan-Mu.
Datanglah ya Roh Kesalehan,
Bimbinglah kami untuk terus berbakti kepada-Mu. Ajarlah kami menjadi orang yang tahu berterima kasih atas segala kebaikan-Mu dan berani menjadi teladan kesalehan bagi orang-orang di sekitar kami.
Datanglah, ya Roh Takut akan Allah,
Ajarkanlah kami untuk takut dan tunduk kepada-Mu di manapun kami berada. Tegakkanlah kami agar selalu berusaha melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Mu.
Amin.
Kesimpulan
Doa ini tidak hanya menjadi sarana penghayatan spiritual menjelang Pentakosta, tetapi juga sebagai bentuk pertobatan dan pembaharuan hidup.
Dengan mendoakan permohonan tujuh karunia iniโhikmat, pengertian, nasihat, keperkasaan, pengenalan akan Allah, kesalehan, dan takut akan Allahโumat Katolik membiarkan Roh Kudus bekerja dalam diri mereka.
Doa ini dapat dibaca secara pribadi, dalam kelompok doa, atau menjadi bagian dari renungan harian di masa novena Roh Kudus. Semakin tekun umat memohon karunia Roh Kudus, semakin besar pula peluang mengalami buah-buah Roh dalam kehidupan sehari-hari: kasih, sukacita, damai, kesabaran, kemurahan, dan kelembutan.
Mari jadikan doa ini sebagai bagian penting dalam perjalanan iman kita. Roh Kudus adalah penolong dan penghibur sejati yang memampukan kita hidup seturut kehendak Allah. Semoga menjelang Pentakosta ini, kita semakin terbuka pada karya dan bisikan Roh Kudus.
***