
TUGUJOGJA- Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan DIY, Sumariyoto, mengungkapkan saat ini arus mudik sudah mengalami peningkatan, terutama di Terminal Jombor.
Di Terminal ini, menurutnya puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 29-30 Maret 2025.
“Paling H-2 nanti puncak kedatangannya sekitar tanggal 29 Maret besok. Tapi kami enggak berani memprediksi karena kami enggak memiliki kajian secara komprehensif. Hanya saja mencuplik apa yang disampaikan pak Menhub waktu berkunjung ke Ngarsa Dalem yang beliau prediksi wisatawan kesini sekitar 2,3 juta,” ujarnya di Terminal Jombor, Rabu (26/3/2025).
Terminal Jombor Mulai Dipadati Pemudik
Menurut pantauannya, aktivitas pemudik di Terminal Jombor untuk kedatangan dari luar kota mulai ramai pada siang hari. Sementara itu, pagi hari adalah rute dalam kota.
Kemudian, Kepala UPT Balai Pengelola Terminal dan Perparkiran Dinas Perhubungan DIY, Agnes Dhiany Indria Sari mengungkapkan, peningkatan di Terminal Jombor sudah terjadi sejak Senin (24/3). Namun, masih belum signifikan peningkatannya.
“Meskipun di terminal aktivitasnya sudah naik ya, tapi untuk saat ini peningkatan penumpang belum signifikan, artinya cukup landai peningkatannya,” katanya.
Senada dengan Sumaryoto, Agnes memprediksi puncak mudik di Terminal Jombor akan terjadi setelah 28 Maret 2025.
“Kemungkinan nanti untuk puncaknya itu setelah tanggal 28 Maret. Jadi antara tanggal 29 Maret-30 Maret itu nanti arus mudiknya. Sedangkan untuk arus baliknya nanti kita perkirakan pada tanggal 7 April,” ujarnya.
Perbandingan dengan Tahun Lalu
Daripada Lebaran tahun sebelumnya, tahun ini masih di bawah angka tersebut.
“Sejak hari senin kemarin sudah mulai peningkatan ada penumpang. Tapi secara angkanya belum signifikan. Kalau dibandingkan dengan lebaran tahun lalu, masih di bawah angka lebaran tahun lalu ya, untuk rata-rata hariannya,” bebernya.
Agnes memperkirakan jumlah penumpang yang akan tiba di Terminal Jombor sekitar 400 orang per hari. Sementara itu, untuk keberangkatannya sekitar 1.000 orang per hari.
“Kalau kita lihat dari rata-rata tahun kemarin itu sekitar 400 orang sekian untuk kedatangan, dan keberangkatan itu di sekitar 900-an sekian hampir seribu. Ya, kita harapkan nanti angkanya tidak jauh dari angka itu,” sebutnya.
Rata-rata tujuan para penumpang tersebut di antaranya ke Sumatera, Palembang, Lampung, Jabodetabek kemudian ke Merak, Bogor, Bandung. Selain itu, tujuannya ke arah timur, Denpasar dan Mataram. (Olive)