UAJY Luncurkan Kanal Pelaporan Kekerasan Terintegrasi, Permudah Korban Melapor dan Dapatkan Pendampingan

Bagikan :
UAJY meluncurkan kanal pelaporan kekerasan siap.uajy.ac.id untuk mempermudah korban melapor dan mempercepat penanganan kasus di lingkungan kampus.

TUGU JOGJA – Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) resmi meluncurkan kanal pelaporan kekerasan berbasis digital melalui platform siap.uajy.ac.id pada Senin (8/8/2026). Kehadiran sistem ini ditujukan untuk mempermudah korban maupun pihak yang mengetahui dugaan kasus kekerasan dalam menyampaikan laporan sehingga proses penanganan dapat dilakukan lebih cepat, terintegrasi, dan tepat sasaran.

Peluncuran platform tersebut berlangsung bersamaan dengan kampanye bertajuk “Ruang Suara Dibuka” yang diselenggarakan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UAJY bekerja sama dengan Program Studi Informatika serta mata kuliah Kampanye Komunikasi Strategis Program Studi Ilmu Komunikasi. Kegiatan digelar di Lobby Kampus III Gedung St. Bonaventura UAJY.

Platform SIAP Jadi Kanal Resmi Pelaporan Kekerasan di UAJY

Platform siap.uajy.ac.id merupakan singkatan dari Sistem Informasi Aduan dan Pelaporan. Kanal digital ini dikembangkan sebagai sarana resmi pelaporan kasus kekerasan di lingkungan kampus.

Pengembangan sistem dilakukan melalui kolaborasi antara Satgas PPKPT UAJY dengan dosen Departemen Informatika, Brian Putra Prakasa, S.T., M.Kom., bersama tim mahasiswa bimbingannya. Melalui sistem ini, pelaporan diharapkan menjadi lebih mudah diakses oleh korban maupun pihak lain yang memiliki informasi terkait dugaan tindak kekerasan.

Rektor UAJY, Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M., menegaskan bahwa kehadiran platform tersebut merupakan upaya kampus untuk membuka akses pelaporan yang lebih luas sehingga penanganan kasus dapat dilakukan secara lebih cepat.

Menurutnya, sistem digital ini memungkinkan korban maupun orang terdekat korban untuk menyampaikan laporan tanpa harus menghadapi hambatan akses yang selama ini sering terjadi dalam proses pelaporan kasus kekerasan.

Baca juga  33 Kata-Kata Ucapan Selamat Valentine untuk Pacar Bahasa Inggris Romantis dan Artinya

Wujud Pemenuhan Amanat Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024

Ketua Satgas PPKPT UAJY, Theresia Diyah Wulandari, S.Fil., M.M., Ph.D., menjelaskan bahwa peluncuran kanal pelaporan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi ketentuan dalam Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Satgas PPKPT.

Regulasi tersebut mewajibkan setiap perguruan tinggi menyediakan sarana dan prasarana pendukung pencegahan serta penanganan kekerasan, termasuk kanal pelaporan dan ruang penanganan yang dapat diakses oleh sivitas akademika.

Wulandari mengungkapkan bahwa kebutuhan akan sistem pelaporan terintegrasi muncul setelah Satgas PPKPT menerima puluhan laporan sejak mulai beroperasi pada awal 2025.

‘’Sejak berdirinya PPKPT pada Januari 2025, kami sudah menerima laporan sebanyak 26 kasus kekerasan yang dilaporkan secara personal entah itu kepada tim satgas maupun lewat nomor pribadi. Sehingga, menurut kami perlu adanya satu platform yang terintegrasi dan bisa diakses yang memudahkan bagi pelapor,” jelas Wulandari.

Keberadaan platform digital tersebut diharapkan dapat menyederhanakan proses pelaporan sekaligus memastikan setiap laporan terdokumentasi dengan baik untuk mendukung proses penanganan lebih lanjut.

LLDIKTI Wilayah V Apresiasi Ruang Aman bagi Korban

Peluncuran kanal pelaporan kekerasan UAJY mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V.

Ketua Tim Belmawa (Pembelajaran dan Kemahasiswaan) LLDIKTI Wilayah V, Muhammad Iqbal Fauzi, menilai kehadiran platform ini menjadi langkah penting dalam menciptakan ruang yang aman bagi korban untuk menyampaikan pengalaman mereka.

Baca juga  UAJY Perkuat Posisi sebagai Pusat Riset Life Science Lewat Workshop Teknologi Bioreaktor Mikrobiologi

“Saya sangat mengapresiasi dan senang sekali dengan kehadiran platform pelaporan untuk korban kekerasan yang ada di Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini,” tuturnya.

Menurutnya, sistem pelaporan yang mudah diakses dapat membantu korban memperoleh ruang untuk berbicara sekaligus memastikan suara mereka dapat didengar dan ditindaklanjuti.

Perkuat Jejaring Penanganan Bersama PTP2TA DIY

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Sekretaris Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Korban Kekerasan (PTP2TA/P2TPAKK) Daerah Istimewa Yogyakarta, Yohana Santi Rosmawati.

Ia menilai keberadaan Satgas PPKPT dan kanal pelaporan digital di UAJY membuka peluang kolaborasi yang lebih kuat antara lembaga layanan korban dengan pihak perguruan tinggi dalam menangani kasus kekerasan.

“Saya apresiasi sekali. Yang pertama-tama saya senang sekali dengan Universitas Atma Jaya ini yang sudah memiliki Satgas PPKPT. Dan kami menjadi lebih senang karena kami punya jejaring yang lebih karena dulunya kami kesulitan masuk kampus. Sehingga, kalau ada kasus kami tinggal kontak-kontakan dengan satgas, demikian juga jika satgas membutuhkan sesuatu dari kami,” ujarnya.

Kerja sama tersebut dinilai penting untuk memastikan korban memperoleh pendampingan yang sesuai, baik dari sisi psikologis, sosial, maupun aspek perlindungan lainnya.

Kampanye “Ruang Suara Dibuka” Libatkan Mahasiswa

Selain peluncuran platform, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kampanye “Ruang Suara Dibuka” yang melibatkan mahasiswa melalui mata kuliah Kampanye Komunikasi Strategis Program Studi Ilmu Komunikasi UAJY.

Baca juga  Penjelasan BMKG tentang Angin Kencang yang Sering Melanda DIY Belakangan Ini, Cek Penyebab Lengkapnya

Dosen pengampu mata kuliah tersebut, Prof. Gregoria Arum Yudarwati, S.I.P., M.Mktg. Comm., Ph.D., menegaskan bahwa proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis merancang kampanye, tetapi juga pada pemahaman terhadap nilai-nilai yang dijunjung oleh universitas.

Melalui keterlibatan mahasiswa dalam kampanye ini, UAJY berharap kesadaran mengenai pencegahan kekerasan dapat semakin tumbuh di lingkungan akademik.

Ke depan, kampus berharap kanal siap.uajy.ac.id dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pelaporan yang aman dan mudah diakses. Kehadiran platform tersebut juga diharapkan mampu mendukung upaya pencegahan kekerasan sekaligus memperkuat budaya kampus yang berintegritas, unggul, inklusif, dan humanis.

slot gacor hari ini

toto togel

slot gacor

togel

slot gacor

slot gacor

link slot

kampungbet

kampungbet

situs togel

slot gacor

situs togel

slot gacor

link slot

situs togel

link slot

situs togel

situs toto

slot gacor

link slot

link gacor

slot gacor hari ini

situs togel

slot gacor hari ini

situs parlay

link gacor

toto togel

slot gacor

situs slot

slot gacor

slot gacor

kotabet link

link gacor

situs togel

situs togel

toto togel

toto togel

toto togel

kampungbet daftar

kampungbet daftar

kampungbet daftar

kampungbet daftar

kampungbet daftar

toto togel

judi bola

situs togel

kampungbet

toto togel

situs gacor

situs gacor

toto togel

situs hk pools

link togel

bandar hk

toto togel

https://frankspizzapalace.com/menu

kampungbet

Berita Terbaru

kebakaran lahan kota jogja
Damkarmat Kota Jogja Catat 44 Kasus Kebakaran hingga Agustus 2026, Pemkot Imbau Warga Stop Bakar Sampah
pexels-defrinomaasy-31679224 (2)
Cara Cek PIP 2026 yang Belum Cair Lewat HP, Ini Penyebab Dana Belum Masuk Rekening
christian-wiediger-GWkioAj5aB4-unsplash
Bot Telegram EDABU BPJS BOT Resmi atau Penipuan? BPJS Kesehatan Buka Suara Soal Isu Kebocoran Data
6307631852319086698
KAI Daop 6 Tutup Perlintasan Tak Terjaga di Sentolo, Sudah 10 Titik Ditutup Sepanjang 2026
Screenshot_2026-08-04-09-19-28-849_com.google.android.apps
Pantai Wediombo Kembali Jadi Habitat Penyu Lekang, Puluhan Tukik Dilepas ke Laut

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

haedar nashir

Ini Harapan Haedar Nashir untuk Penerus Paus Fransiskus