Damkarmat Kota Jogja Catat 44 Kasus Kebakaran hingga Agustus 2026, Pemkot Imbau Warga Stop Bakar Sampah

Bagikan :
Petugas Damkarmat Kota Yogyakarta melakukan pendinginan di lokasi kebakaran lahan kosong akibat pembakaran sampah yang merembet saat cuaca kemarau. (Ist)

TUGUJOGJA – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) memposting peringatan siaga kepada seluruh masyarakat terkait lonjakan potensi kebakaran lahan.

Langkah ini diambil setelah grafik kasus insiden api di area terbuka dan lahan kosong terpantau meningkat tajam sepanjang musim kemarau.

Petugas imbau warga menghentikan kebiasaan membakar sampah cair maupun kering guna mengantisipasi rembetan api ke permukiman padat.

Berdasarkan data resmi Damkarmat Kota Yogyakarta, tercatat ada 42 kejadian kebakaran dari Januari hingga akhir Juli 2026, dengan 5 di antaranya merupakan kebakaran lahan.

Jumlah tersebut langsung melonjak pada awal Agustus setelah dua insiden kebakaran lahan terjadi hampir bersamaan pada Minggu (2/8/2026).

“Ternyata pada musim kemarau cuaca panas kering ini ada indikasi peningkatan kasus kebakaran yang berkaitan dengan lahan. Indikasinya disebabkan karena membakar sampah tidak diawasi, yang kemudian merembet,” tutur Kepala Dinas Damkarmat Kota Yogyakarta, Taokhid melalui keterangan tertulis, Senin (3/8/2026).

Kebakaran Lahan akibat Bakar Sampah

Peristiwa terbaru melanda kawasan Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, yang menghanguskan area lahan seluas 32 meter persegi.

Baca juga  Gagal Menyalip, Truk Hantam Scoopy hingga Ringsek di Gedangan Karangmojo

Selang kurang dari satu jam, amukan jago merah kembali membakar lahan seluas 56 meter persegi di kompleks asrama Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen.

Notifikasi darurat yang masuk langsung direspons cepat oleh armada Damkarmat Kota Yogyakarta bersama personil Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) serta warga sekitar.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, deretan insiden dalam waktu berdekatan ini menjadi alarm keras bagi keselamatan lingkungan perkotaan.

Situasi lapangan menunjukkan keberadaan lahan-lahan kosong tak terurus di sudut kota menjadi titik rawan utama.

Rimbunnya tanaman liar dan rumput yang mengering akibat cuaca terik kerap dimanfaatkan oknum warga untuk membuang sampah.

Niat membersihkan area secara instan dengan cara membakar sampah sering berakhir fatal saat embusan angin kencang membawa bara api ke rimbun bambu atau semak sekitarnya.

“Cuaca yang panas kering ditambah angin ketika ada api, ada bara saja bisa cepat sekali kemudian timbul kerawanan kebakaran,” jelas Taokhid.

Optimalkan Satgas REDKAR

Guna meredam risiko musibah berulang, Pemkot Yogyakarta mengoptimalkan peran Satgas REDKAR di tiap kelurahan untuk mengedukasi warga secara mendalam.

Baca juga  Polda DIY Gerebek Sarang Judi Online di Banguntapan, 5 Pelaku Ditangkap

Masyarakat diajak beralih mengelola limbah rumah tangga melalui Gerakan Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas JOS) ketimbang mengambil jalur pintas dengan membakar.

“Jangan sampai kemudian melakukan pembakaran sampah di lahan lingkungan pemukiman. Di samping mengganggu lingkungan, juga berpotensi menimbulkan kerawanan kejadian kebakaran. Jangan sampai kemudian merembet ke bangunan dan menimbulkan dampak kerugian yang lebih besar,” tegasnya.

Berita Terbaru

tol jogja bawen
Update Tol Yogyakarta-Bawen Terkini: Seksi Ambarawa-Bawen Rampung Konstruksi, Ruas Jogja-Banyurejo Capai 97 Persen
kebakaran lahan kota jogja
Damkarmat Kota Jogja Catat 44 Kasus Kebakaran hingga Agustus 2026, Pemkot Imbau Warga Stop Bakar Sampah
pexels-defrinomaasy-31679224 (2)
Cara Cek PIP 2026 yang Belum Cair Lewat HP, Ini Penyebab Dana Belum Masuk Rekening
christian-wiediger-GWkioAj5aB4-unsplash
Bot Telegram EDABU BPJS BOT Resmi atau Penipuan? BPJS Kesehatan Buka Suara Soal Isu Kebocoran Data
6307631852319086698
KAI Daop 6 Tutup Perlintasan Tak Terjaga di Sentolo, Sudah 10 Titik Ditutup Sepanjang 2026

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Soloโ€“Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogjaโ€“Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan